Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Theory
Photography

10 Hal yang Saya Harap Saya Ketahui Ketika Saya Ingin Memulai Fotografi

by
Length:MediumLanguages:
This post is part of a series called Photography Jumpstart.
Video Introduction to Digital Photography Part 3: Essential Settings

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Ketika pertama kali memulai fotografi, perkembangannya tampak terjadi dalam waktu yang pesat. Anda akan mengukur perkembangan anda dari perubahan yang anda lihat dalam hasil pekerjaan anda dan foto yang anda hasilkan. Hari ini saya akan membagikan beberapa hal yang telah saya pelajari dalam empat tahun saya di bidang memotret. Dan memberikan beberapa saran yang saya rasa dapat membantu anda dalam mempercepat perkembangan anda.

Ada sepuluh hal yang saya harap saya ketahui ketika memulai fotografi:


1. Cara Pandang Anda Berubah

Ketka anda mulai menggeluti fotografi secara serius, anda mungkin tidak akan melihat hal dengan cara yang sama lagi. Jika pengalaman anda memeriksa hal dengan kritis seperti saya, anda akan menjadi murid dari setiap foto dan video yang anda habiskan. Sulit bagi saya sekarang untuk menonton sebuah film tanpa menganalisis cara pengambilan setiap gambarnya. Film adalah sarana yang unik, namun saya tetap tertarik dengan begitu banyaknya inspirasi dari bagaimana para ahli tersebut menggabungkan kumpulan gambar tersebut.

Ketika anda mulai memburu gambar yang bagus, anda dapat menghitung betapa berubahnya gaya hidup anda. Bangun pagi buta atau tidak tidur semalaman hanya untuk mendapatkan pencahayaan yang unik telah menjadi bagian dari kebiasaan anda. Anda mungkin mendapatkan diri anda sedang menganalisis foto atas bagaimana mereka sangat luar biasa atau bagaimana jika anda mencoba membuat yang seperti itu. Secara pribadi, saya percaya bahwa proses kebalikan dari keahlian teknik pengambilan gambar yang ahli adalah cara yang sangat kuat untuk mengembangkan hasil anda. Berkecimpung di dunia fotografi membawa sisi positif dari otak.


2. Sebuah Hobi yang Mahal

Fotografi adalah hobi yang mahal, apalagi ketika anda membeli perlengkapannya. Ketika membeli kamera SLR pertama anda, anda pasti akan membeli satu set lensa dan lampu potret yang hanya akan berfungsi dengan merek yang sama dengan kamera anda.  Setelah itu semua, akan sangat mahal untuk menjual semua paketan kamera dan pindah ke system yang lain( saya telah mengalami ini sehingga saya tahu).

expensive
Membeli system kamera itu sama seperti menjebak anda kedalam garis yang selalu memerlukan upgrade dengan jumlah lensa yang sama.

Ada dua cara untuk menghindari mahalnya sisi fotografi, yaitu; pertama, jangan gantungkan kesuksesan anda dengan alat-alat yang anda gunakan. Ini artinya tidak membeli dengan jalan berfikir bahwa membeli perlengkapan lebih akan membuat pekerjaan anda sempurna. Tidak ada peluru ajaib saat berhubungan dengan perlengkapan. Cara terbaik untuk mendapatkan perlengkapan adalah dengan perlahan dan hati-hati.

Kedua, kurangi pengeluaran dengan cara yang diperhitungkan. Membeli perlengkapan bekas terasa sangat menakutkan bagi saya pertama kali, tapi itu telah membuktikan bahwa dengan membeli peralatan bekas, saya dapat membeli kamera dan lensa yang tidak diluar jangkauan saya. Membuat keputusan cerdas seperti bilangan prima(akan dibahas lebih lanjut nanti) akan membantu anda mengatasi penyakit dalam membeli perlengkapan. Baca terus untuk ide-ide lain dalam memutuskan pembelian perlengkapan yang cerdas.


3. Lewati Batasannya

Ketika saya mempelajari tentang pencahayaan untuk yang pertama kali, satu kesalahan yang selalu saya bicarakan adalah tentang bagaimana mempelajari cara menghitung skala  pencahayaannya. Mengukur pemberhentian cahaya dan mengingat skala unit ukuran (f-stop) itu sangat buang-buang waktu.

Learning all of the f-stops and memorizing exposure scales is something that many beginners do but its not the best use of your time
Mempelajari semua f-stop dan menghafal semua skala pencahayaan adalah hal yang paling sering pemula lakukan. Tapi itu bukanlah hal yang bagus untuk digunakan dalam waktu anda.

Yang lebih penting adalah dengan mempelajari bagaimana segitiga eksposur(pencahayaan) dapat berhubungan. Dan bagaimana untuk menyeimbangkan dan untuk mendekati kreatifitas dalam penangkapan cahaya. Jangan khawatir untuk menghitung setiap stop dan menyeimbangkan cahaya yang sempurna, ketika masih banyak hal lain yang dapat dipelajari seperti bagaimana untuk membentuk pose orang, dan mengontol cahaya.


4. Pindah ke Cara Manual.

Semakin cepat anda memulai untuk bersungguh-sungguh dalam mengontrol pencahayaan atau eksposur, maka semakin cepat anda akan menjadi lebih dari seorang yang hanya memencet tombol kamera. Ini tidak selalu mudah - ini membutuhkan banyak pembelajaran tentang pengukuran, pencahayaan, fokus dan lain-lain.

Menjelajah diluar mode eksposur otomatis adalah langkah terbesar yang akan anda ambil untuk beralih dari tombol kamera menjadi seniman. Saat anda mulai mengendalikan foto dan telah dapat menangani nuansa paparan atau eksposur, anda merubah proses eksposur secara terbalik dan membayangkan hasil fotonya. Anda dapat mempelajari cara bagaimana menangani latar pencahayaan, eksposur kreatif, dan lebih banyak lagi yang bisa ditangani oleh kamera itu sendiri.

Backlit situations such as these require a good knowledge of using exposure Moving to manual and learning the settings and how to approach exposure is the only way to handle difficultly lit situations such as backlit scenes
Situasi latar pencahayaan yang menantang.

Langkah menengah yang besar adalah belajar bagaimana mengendalikan satu factor tambahan dalam satu waktu atau sekaligus. Pertama, pahami ISO dan dampak kualitas pada gambar pada saat cahaya mencapai sensor. Lalu anda bisa menyambungkannya untuk mengendalikan kecepatan shutter dan aperture dan mempertimbangkan hasil visual dari pengaturan tersebut juga. Melompat ke prioritas shutter atau prioritas aperture adalah latihan yang layak menuju ke mode manual eksposur sepenuhnya.


5. Menyisihkan Waktu untuk Memotret

Mungkin terlihat sangat mendasar, namun saya sering mendapati saya lupa bahwa satu-satunya cara untuk memperbaiki atau meningkatkan adalah dengan membawa kamera ditangan setiap hari, dan selalu menangkap gambar. Jika ada satu cara yang terus membuat saya gagal, itu adalah menghalangi waktu antara sekolah dan bekerja untuk memotret.

How can you improve if you dont set the time to make photos This seems so obvious yet I fell victim to it as much as anyone Shooting with friends and keeping yourself challenged is perhaps two of the best ways to keep you busy making photographs and improving your skill all along
Bagaimana anda bisa berkembang apabila anda tidak mengatur waktu untuk mengambil foto? Ini sangat jelas, namun saya tetap menjadi salah satu yang mengalaminya sama seperti yang lain. Menangkap gambar bersama teman dan tetap merasa tertantang mungkin adalah dua cara terbaik untuk membuat anda tetap sibuk membuat foto dan sekalian meningkatkan kemampuan anda.

Salah satu cara terbaik untuk terus membuat foto adalah dengan menantang diri sendiri. Ketika saya memiliki sebuah tugas, walaupun ditugaskan sendiri, saya lebih baik mengerjakannya diluar sekalian memotret. Ada banyak tantangan untuk memotret yang akan membuat anda tertantang secara kreatif. Jika anda menjalani struktur seperti yang saya jalani, segala tantangan dan seluruh tugas adalah cara untuk menjaga agar ide-ide kreatif terus mengalir.


6. Memprioritaskan Lensa

Salah satu kunci untuk menghindari menghabiskan terlalu banyak uang untuk perlengkapan fotografi adalah membeli dengan cerdas dan mendapatkan hak pembelian untuk pertama kalinya. Melihat ke dua tahun belakang, saya menghabiskan hobi fotografi saya dengan mengganti body kamera satu, ke body kamera lainnya. Saya mencari yang megapiksel, yang mempunyai banyak titik focus otomatis, dan apapun yang saya pikir dapat meningkatkan hasil tangkapan gambar saya. Dalam prosesnya, saya selalu memiliki cara untuk menghindari apa yang sebenarnya harus saya tingkatkan: lensa!

Selama anda berkomitmen dengan lensa kit yang murah beserta kameranya, anda akan membatasi kerja anda. Meskipun sangat mungkin untuk membuat foto yang hebat dengan lensa kit namun itu memiliki keterbatasan; biasanya lensa ini adalah lensa 18-55mm dengan aperture yang lambat. Aperture yang lambat membatasi anda pada lingkungan yang terang. Saat anda menghentikan lensa ke f/8 atau sekitar itu, bisa saja sangat tajam namun tetap bisa kurang.

Tips ini mungkin terlihat kontradiksi dan terus-menerus mendapatkan perlengkapan lebih untuk membuat foto yang lebih bagus, namun ada benarnya juga untuk meningkatkan kaca didepan kamera anda. Ini lebih penting untuk melakukan upgrade yang benar dengan memilih lensa yang lebih cepat (wide aperture) yang member anda nilai bagus dalam perangkat luar fotografi


7. Jangan Terburu-buru Menjadi Seorang Ahli.

Ketika anda telah memotret untuk beberapa waktu dan anda memulai untuk memamerkan hasil kerja anda, ada kemungkinan besar bahwa anda akan didatangi oleh beberapa tawaran. Apakah itu tawaran dari seorang senior teman anda, beberapa foto yang harus dicetak, atau foto untuk pernikahan (biasanya yang murah) untuk menangkap momen sebelum pernikahan mereka.

Tentu saja sangat menarik ketika tiba-tiba hobi anda menghasilkan uang. Itu dapat membantu anda untuk mendapatkan lebih banyak perlengkapan untuk memotret. Namun, itu juga membawa beberapa nuansa yang sulit untuk diukur. Berurusan dengan pelanggan yang membatalkan pemesanan pada menit-menit terakhir, mengambil resiko kewajiban yang besar dan belum lagi dengan bagian untuk proses yang hanya bisa dikerjakan oleh ahlinya. Tidak perduli hubungan apa yang anda miliki dengan pelanggan, anda tetap berperan sebagai pihak yang menerima uang karena jasa anda. Jangan terburu-buru untuk menjadi ahli dan jangan lupa daratan.


8. Bawa Kamera Anda Kemanapun.

Anda tidak akan pernah mendapatkan atau membuat sebuah foto yang bagus apabila kamera anda ditinggal dirumah. Saya harus mensugestikan diri saya bahwa hari dimana saya meninggalkan kamera saya dirumah akan menjadi hari saya kehilangan kesempatan mendapatkan penghargaan atas menangnya saya dalam ajang jurnalistik foto yang telah saya nantikan. Oleh karena itu, anda akan jarang mendapatkan saya tanpa membawa-bawa alat penangkap gambar. Mau ada memiliki kamera SLR atau sebuah kamera dari iPhone dengan aplikasi favorit anda, yang penting anda memiliki alat untuk menangkap gambar.

Youll never make great photos if you are separated from your camera Whether its an SLR a smaller point and shoot or a cell phone camera getting better as a photographer means always having some tool to make images with
Anda tidak akan pernah mendapatkan gambar yang bagus apabila anda terpisah dengan kamera anda. Maupun itu sebuah SLR yang bentuknya lebih kecil, atau kamera telepon genggam, menjadi seorang fotografi yang lebih baik seperti layaknya fotografi professional berarti selalu memiliki alat-alat untuk menangkap gambar.

Selanjutnya, filosofi “selalu membawa” telah membentuk pilihan peralatan saya baru-baru ini. Saya tidak akan membeli kamera yang lebih besar yang hanya akan ditaruh didalam tas, karena saya tau tidak perduli bagaimana keunggulan kualitasnya, apabila tidak digunakan, tidak akan ada untungnya buat saya.


9. Dapatkan Lensa 50mm Sekarang

Jika kamera anda saat ini adalah jenis kamera yang dapat diturkarkan lensanya, saya tidak dapat memikirkan lensa yang lain selain 50mm. dengan aperture yang cepat, biasanya f/2, f/1.4, f/1.8, atau itu dapat membantu anda mengatasi dalam situasi yang gelap dan juga dapat membantu anda untuk mengendalikan kedalaman lapangan dengan cara yang tidak akan pernah bisa dimiliki oleh lensa kit. Jika anda menggunakan yang lebih kecil, ukuran APS-C sensor, sebuah lensa 35mm akan menghasilkan hasil yang sama dengan yang ukuran 50mm dalam bingkai penuh kamera.

The 50mm f18 lens is one thing that is frequently recommended and with good reason With the wide aperture you can take on low light situations and limit depth of field in creative ways
Lensa 50mm f/1.8 adalah salah satu yang paling sering direkomendasikan dengan alasan yang bagus. Dengan aperture yang lebar, anda bisa menghadapi situasi cahaya rendah dan membatasi kedalaman bidang dengan cara yang kreatif.

Bagi saya, control kreatif terbesar adalah kemampuan dalam mengendalikan kedalaman lapangan. Jika anda tidak terbiasa dengan istilah tersebut, ini akan mengacu ke bagaimana fokusnya foto. Lensa aperture yang lebar seperti f/1.8 50mm memungkinkan kita membatasi bagian tajam foto pada sebagian kecil yang memungkinkan anda untuk mengisolasi titik fokusnya.


10. Pelajari Kamera Anda Luar dan Dalam

Satu cara untuk meningkatkan bidikan anda adalah dengan memahami isi dari perkakas yang ada pada kamera anda. Ketika anda tidak memerlukan waktu berfikir tentang tombol untuk dipencet dan pilihan teknik apa yang harus dipakai, baru anda bebas untuk mendekati fotografi dengan kreasi anda. Anda telah memikirkan hal berupa pencahayaan, tidak memutar tombol yang mengontrol lubang lensa. Ketika anda benar-benar mempelajari setiap pilihan yang ada, setiap pengaturan, setiap control pada kamera anda, kamera anda akan menjadi mata anda.

Memang terdengar tidak masuk akal, namun menghabiskan beberapa waktu membaca yang berkualitas  secara manual adalah salah satu cara untuk mengenal lebih jauh. Bahkan itu adalah cara yang sangat bagus untuk membidik gambar setiap hari dan mengorek lebih dalam di fitur pengaturan.


Rangkuman

Ketika saya melihat kembali ke empat tahun yang lalu yang telah saya habiskan untuk membidik gambar dengan serius, sulit bagi saya untuk menghitung berbagai macam teknik fotografi yang telah membentuk hidup saya. Dari teman-teman yang saya temui dalam pengalaman bisnis yang bersangkutan dengan itu, fotografi dapat menjadi suatu kekuatan positif untuk orang-orang dari yang belum berpengalaman sampai yang sudah sangat professional di bidangnya.

Apa hal-hal yang ingin anda ketahui ketika memulai fotografi? Apa yang telah anda pelajari sepanjang karir fotografi anda?


Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.