Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Digital Camera
Photography

10 Hal yang Tidak Anda Ketahui Tentang Kamera Anda

by
Length:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Karena kamera digital SLR menjadi semakin populer, fitur yang biasanya disediakan untuk para profesional kini tersedia bagi semua orang. Semakin banyak teknologi dimasukkan ke kamera kita. Anda tidak perlu menggunakan setiap fitur pada kamera Anda untuk setiap foto, tetapi ketika Anda sangat butuh terhadap efek atau situasi tertentu, kemungkinan ada pengaturan atau mode yang dapat mempermudah pekerjaan Anda. Berikut ini sepuluh contoh fitur bermanfaat yang mungkin tidak Anda ketahui!

1. Bracketing

Bracketing adalah istilah teknis yang biasa digunakan untuk HDR, di mana tiga hingga lima foto diambil berturut-turut pada eksposur berbeda yang dapat Anda atur. Biasanya, dari sana Anda dapat memuat foto-foto tersebut ke software tone mapping HDR pilihan Anda. Namun, Anda juga dapat menggunakan fitur ini untuk mendapatkan beberapa eksposur dari gambar yang sama dan secara manual meningkatkan dynamic range Anda.

Penggunaan bracketing populer lainnya adalah untuk memastikan Anda mendapatkan eksposur yang tepat. Sebenarnya, inilah alasan awalnya bracketing diperkenalkan. Anda dapat mengambil beberapa foto secara berurutan dengan berbagai exposure, dan Anda hampir dijamin mendapatkan yang sempurna.

Bracketing-7D-Image
Fitur ini dapat ditemukan di menu untuk kamera Canon dan Nikon Anda dengan istilah "Automatic Exposure Bracketing." Cobalah dengan berbagai pengaturannya dan lihat apa yang terbaik untuk Anda.

2. Back Button Focus

Pengaturan standar untuk sebagian besar sistem kamera adalah ketika Anda menekan tombol shutter setengah, kamera Anda akan secara otomatis fokus. Ini adalah solusi yang bagus, tetapi banyak orang lebih memilih alternatif yang dikenal sebagai back button focus. Secara pribadi, saya telah menemukan bahwa dengan menggunakan tombol ‘AF Aktif’ di bagian belakang kamera untuk fokus dengan jempol saya, saya mampu menstabilkan kamera saya lebih baik, dan mengurangi gerakan buram pada shutter speed yang lebih lambat. Fotografer lain melaporkan hal yang sama.

Biasanya, back button focus dapat diatur pada semua DSLR modern dari produsen-produsen utama. Pastikan untuk memeriksa manualnya tentang cara mengaktifkan pengaturan ini dan mencobanya. Anda mungkin menemukan bahwa fitur ini membantu menghasilkan gambar yang lebih tajam, hanya dengan menyesuaikan cara Anda memegang kamera saat memotret.

3. Picture Styles

Saat memotret dalam RAW, Picture Style pada kamera Anda tidak terlalu penting, karena semua data akan disimpan ketika dimuat ke komputer dalam format RAW-nya. Secara tradisional, picture style (di mana Anda dapat mengubah saturation, brightness, contrast dan lebih banyak lagi di-kamera) hanya berlaku untuk format file JPEG, jadi ketika gambar mungkin terlihat hitam dan putih di-kamera, itu akan mengembalikan warnanya ketika dimuat ke komputer dengan format file RAW-nya.

Camera-Picture-Styles
Saya sering membuat gambar monokromatik sebagai picture style saya. Ini memungkinkan saya untuk fokus pada kontras, bukan warna di setiap gambar saya, menyebabkan saya menemukan lebih banyak kekurangan dalam eksposur dan ekspresi. Kadang-kadang, membatasi apa yang Anda lihat dapat membuat Anda menemukan kekurangan dengan lebih mudah.

4. In-Camera HDR

Salah satu fitur terbaru yang mulai ditambahkan pada kamera adalah fungsi HDR built-in. Fitur ini tidak hanya memiliki fungsi bracketing, tetapi juga menggabungkan eksposur dan membuat gambar jadi. Meskipun saya secara pribadi bukan penggemar HDR, para fotografer arsitektur mungkin telah menemukan penggunaan yang sangat praktis dengan adanya tool ini, terutama ketika mereka perlu mendapatkan foto bersih untuk klien mereka pada tenggat waktu yang singkat.

Camera-HDR-Menu-Mode
Saat ini, sistem ini hanya tersedia pada sistem kamera paling modern, seperti Canon 5d Mark III dan Nikon D800. Namun, ketika model baru muncul, fitur ini dapat diharapkan menjadi jauh lebih umum dan disempurnakan.

5. Double Exposures

Fitur ini kembali ke hari-hari saat pemakaian film. Pengaturan double exposure memungkinkan Anda meng-expose dua gambar pada frame yang sama. Ketika dilakukan dengan benar, hal itu dapat membuat beberapa hasil yang sangat menarik dan indah. Meskipun teknik ini dapat disimulasikan dalam Adobe Photoshop dansoftware pengedit gambar lainnya, terkadang lebih mudah untuk melakukannya di tempat kejadian, karena Anda dapat mencoba dan mengatasinya saat berada di lokasi. Hal ini juga menciptakan hasil yang mengejutkan, bahwa Anda mungkin belum mencoba untuk membuatnya di Photoshop.

 Chris ODell httpchristianodellphotographycom Used With Permission
Image Credit: Double Exposure by Chris O'Dell

6. Advanced Focusing Modes

Salah satu kemajuan paling mengesankan untuk DSLR modern adalah perbaikan dengan sistem fokus yang disematkan ke dalam kamera. Dengan kamera modern, Anda dapat menggunakan berbagai mode pemfokusan. AI servo pada kamera Canon (AF-C pada kamera Nikon) dapat diatur untuk melacak subjek yang bergerak.

Canon 5D Mark III telah memajukan sistem pemfokusannya begitu banyak dari versi sebelumnya sehingga mereka memiliki porsi besar dari menu yang didedikasikan untuk berbagai mode pemfokusan. Sementara banyak yang mendapat hal lebih dari fotografer rata-rata, sistem ini telah merevolusi olahraga dan fotografi aksi. Padahal sebelumnya, focus secara manual itu umum, fotografer sekarang bisa menggunakan presisi dalam foto-foto mereka, dan tidak perlu khawatir tentang masalah fokus.

Setiap kamera memiliki sistem pemfokusan uniknya sendiri, jadi sekali lagi, disarankan untuk merujuk ke manual Anda untuk penjelasan lengkap tentang bagaimana sistem fokus kamera Anda bekerja. Untuk melihat lebih luas bagaimana autofocus bekerja pada level teknis, Anda harus memeriksa penjelasan brilian Matthew Zhang di sini.

7. Lens Calibration

Tentu saja, Anda mungkin pernah mendengar istilah back focusing atau front focusing sebelumnya. Seiring waktu, lensa akan mulai kehilangan fokusnya sedikit, dan mulai sedikit lebih fokus ke depan atau ke belakang subjek Anda. Ini adalah kejadian alami terhadap lensa, itulah sebabnya setelah beberapa tahun penggunaan berat, lensa disarankan untuk dikirim untuk pembersihan dan kalibrasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen kamera telah menambahkan fitur ini ke dalam beberapa model yang memungkinkan Anda untuk mengkalibrasi sendiri, tanpa perlu mengirimnya. Pada kenyataannya, itu tidak lebih dari bypass, dan tidak benar-benar mengubah lensa atau memperbaikinya. Dengan menemukan seberapa banyak lensa Anda back focusing atau front focusing, kamera dapat secara otomatis mengkompensasinya sebelum mengambil foto.

Lens-Calibration-System

Fitur ini bisa jadi rumit untuk disetel dan digunakan, tetapi berfungsi dengan sangat baik ketika digunakan dengan benar. Ada berbagai teknik dan software yang dapat membantu Anda dengan kalibrasi lensa Anda, tetapi sering, Anda akan memerlukan grafik kalibrasi untuk membantu mengukur perbedaan. Disarankan agar Anda mengkalibrasi lensa Anda secara teratur, terutama jika Anda menemukan beberapa lensa Anda mati ketika mengambil gambar dalam kondisi wide open.

8. Image Lock System

Tidak pernah disarankan untuk menghapus gambar pada kartu memory menggunakan kamera Anda. Mengapa demikian, karena tidak terlalu biasa bagi saya pribadi untuk mulai memotret pada kartu memory yang hampir penuh, kepanikan adalah ketika menghapus gambar lama dari memory saya. Ketika melakukan ini dengan cepat, tidak jarang secara tidak sengaja menghapus beberapa foto yang mungkin Anda tidak ingin hapus.

Ini semua dapat dicegah menggunakan fitur image lock. Sistemnya sederhana. Anda tidak dapat menghapus apa pun yang telah Anda kunci. Fitur ini sering tidak diperhatikan, tetapi bisa menjadi penyelamat hidup yang lengkap.

Umumnya, fitur ini dapat diaktifkan di pengaturan tampilan gambar kamera Anda. Beberapa kamera bahkan memiliki tombol khusus yang dapat Anda tekan selama playback.

9. Rating Image

Mungkin pahlawan tanpa tanda jasa dari Canon 5D Mark III saya adalah fitur rate. Fitur ini brilian ketika digunakan dengan benar. Saat melihat foto pada kamera, tombol rate memungkinkan Anda untuk memberi peringkat gambar pada sistem bintang 1-5, yang kemudian disimpan ke dalam metadata file. Ketika gambar diunggah ke Lightroom atau sistem pengeditan lain, gambar akan mempertahankan peringkat itu dan ditampilkan di komputer Anda. Ini sangat berguna ketika Anda ingin klien atau tim Anda memilih foto favorit mereka saat di set.

Pada titik waktu ini, fitur ini hanya tersedia pada body kamera Canon terbaru, tetapi harus segera menuju ke kamera lain juga.

10. Rear Curtain Flash Sync

Jika kamera Anda memiliki flash built-in, kemungkinan juga memiliki beberapa pengaturan flash juga. Mungkin pengaturan yang paling praktis, selain dari mengatur power, adalah sinkronisasi rear curtain. Pengaturan ini membuat flash Anda menyala tepat sebelum akhir exposure bukan di awal.

Anda dapat menggunakan pengaturan ini bersama dengan slow shutter speed untuk menampilkan gerakan subjek. Shutter akan terbuka dan memaparkan cahaya sekitar, maka lampu flash akan membekukan momen terakhir sehingga tidak buram. Teknik ini biasanya digunakan dalam fotografi aksi dan olahraga.

Copyright PhotosByDarko httpwwwflickrcomphotosmusashi6611293772055
Image Credit: Rear Curtain Sync by PhotosByDarko

Explore Kamera Anda

Semoga, Anda telah belajar tentang beberapa fitur di kamera Anda yang tidak Anda ketahui. Panduan kamera hari ini bisa setebal novel. Menakutkan memang. Tetapi jika Anda mencoba mempelajari satu atau dua fitur baru setiap minggu, Anda akan melalui seluruh manual dalam waktu singkat. Berikan komentar di bawah jika Anda telah menemukan fitur tersembunyi di kamera Anda yang membantu fotografi Anda.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.