Cyber Monday Sale Save up to 40% off unlimited courses, tutorials and creative assets. Cyber Monday Sale! Save Now
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Macro

5 Foto Macro Serangga Inspirasional Dan Bagaimana Cara Membuatnya

by
Length:LongLanguages:
This post is part of a series called You Can Do This!.
5 Inspirational Pictures of Buildings and How to Take Your Own Architecture Photos
5 Inspirational Panoramic Shots and How to Make Your Own

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Fotografi macro memberikan kita peluang untuk mengambil beberapa gambar unik yang tidak setiap orang dapat melakukannya. Di sini, kita melihat cara terbaik untuk memotret serangga dan laba-laba, juga beberapa inspirasi untuk mendorongmu mengintai serangga di taman.

Apa Yang Kamu Butuhkan

Sebuah Lensa Macro (Atau Alternatifnya)

Direkap pada Gambar-Gambar Macro Bunga Inspirasional Dan Bagaimana Cara Membuatnya: Sebuah lensa macro akan membantumu fokus sangat dekat pada benda-benda yang sangat kecil. Mereka biasanya cepat (aperture besar ukuran maksimum) dan hadir dalam variasi focal length dan harga. Saya menemukan bahwa lensa prime lebih tajam namun perlu dipersiapkan lebih keras untuk mengaitkan gambar kamu.

Sebuah lensa macro sejati akan memiliki rasio 1:1 atau lebih besar dari itu, yang berarti itu menghasilkan perwakilan subyek berukuran sebesar badan atau lebih besar lagi. Beberapa lensa telephoto (seperti 70-300mm yang populer) akan menyatakan mereka memiliki sebuah fungsi macro, namun maksud sebenarnya adalah kamu dapat melakukan zoom hingga pada ukuran 'hampir macro'. Tentu saja keuntungan ini jauh lebih terasa, dan berguna jika kamu memotret serangga, sebagai contoh. Aperture yang kecil biasanya berarti bahwa pembesaran ini tidak layak untuk kualitas gambar yang bagus.

Kamu tidak harus memerlukan sebuah lensa khusus. Ada berbagai alternatif, seperti extension tube untuk lensamu saat ini, dan bahkan filter yang dapat kamu beli. Sebuah compact camera atau phone camera dengan simbol sebuah bunga kecil mungkin dapat mengambil gambar macro standar, sehingga kamu dapat mencoba ini hampir dengan apapun! Kamu dapat melihat lebih lanjut dalam rekomendasi bacaan tentang perlengkapan macro, di bawah.

Rekomendasi Bacaan:

Hal-Hal Kecil Yang Membutuhkan Banyak Cahaya

Ketika ini tentang kekhususan macro serangga, maka lensa yang lebih panjang menjadi berguna sehingga kamu bisa lebih jauh dari subyek. Jika kamu terlalu dekat, mereka akan terbang / lari. Ada juga masalah bayanganmu yang menghalangi intensitas cahaya. Jadi untuk serangga, lensa yang panjang cenderung lebih baik (namun, saya tekankan, bukan hal yang esensial).

Semakin banyak kamu melakukan zoom, semakin sedikit cahaya yang tersedia, yang dapat menyebabkan beberapa masalah Depth of Field. Menaikkan aperturemu hingga ke titik terlebar pada focal length yang diinginkan selalu menggoda, namun kamu mungkin hanya menciptakan sebuah rasa sakit kepala dalam fokus; jika kamu tidak mengarahkan pada mata / wajah (kecuali jika kamu ingin sesuatu yang benar-benar berbeda) maka gambarmu tidak akan kelihatan benar.

Sebuah flash ring akan juga membantu dengan cahaya, sehingga kamu dapat menggunakan sebuah shutter speed yang cepat dan sebuah aperture yang lebih kecil namun itu faktor lain yang mungkin menakutkan subyekmu. Ini adalah alasan lain saya menyukai lensa prime: mereka cenderung lebih cepat (karena memiliki aperture lebih lebar) dan sebagai hasilnya, lebih tajam karena kamu mendapatkan shutter speed yang cepat tanpa kehilangan cahaya.

Sebuah lensa macro yang panjang tidaklah selalu jawabannya, itu menambahkan sebuah masalah goncangan yang serius, yang merupakan sakit kepala yang lain untuk kamu tangani. Fotografer macro secara umum menemukan sekitar 100mm adalah length yang bagus, yang memberikanmu jarak kerja sekitar 4-5 inci. Lebih kecil dari itu maka kamu praktis duduk di pangkuan serangga untuk mendapatkan gambarnya, dan terlalu panjang dari itu berarti setiap nafas atau gerakan kecil berdampak berlebihan... semoga beruntung dengan fokus itu.

Serangga, laba-laba... Serangga!

Kamu membutuhkan serangga.

Bunga-bunga adalah tempat terbaik untuk memulai. Jika kamu melakukan sedikit riset, kamu dapat menemukan bunga mana yang sering dikunjungi serangga tujuanmu. Sebagai contoh, nenekku memiliki sebuah Buddleia (atau Buddleja) yang umumnya dikenal sebagai 'rumput kupu-kupu' karena, tebakanmu benar, kupu-kupu menyukainya!

Tolong, tolong, tolong coba untuk menemukan makhluk-makhluk ini di habitan mereka sendiri dan jika mungkin, biarkan mereka di sana. Banyak fotografer mengambil serangga dan memasukkannya di dalam freezer untuk membuatnya lemas dan mudah dipotret dan saya bahkan pernah melihat foto dimana subyeknya dilem pada permukaan. Secara pribadi, saya lebih suka tidak jadi melakukan foto yang bagus daripada mendapatkannya dengan cara ini. Tidak hanya itu akan terasa sedikit curang, namun bayangkan jika seseorang memasukkan kucing atau anjingmu di dalam freezer untuk membiusnya atau dilem pada tanah untuk membuatnya tetap diam; akan terasa tidak bagus atau benar untuk melakukannya.

Jika serangga yang lamban yang kamu cari maka pertimbangkan timingmu. Pagi-pagi sekali adalah waktu yang tepat untuk menangkap serangga ini kita mereka belum melakukan pemanasan dan mungkin sedikit 'grogi', khususnya pada akhir musim panas dan menjelang musim gugur.

Jika kamu sungguh-sungguh ingin memindahkan suatu hal ke suatu tempat, lakukan secara lembut dan hati-hati; makhluk-makhluk ini dapat menjadi sangat peka dan saya menyarankan untuk membiarkannya tetap pada tempatnya jika mungkin.

Inspirasi

Semut

Ant
Foto lisensi dari Photodune

Ini adalah contoh yang bagus akan Depth of Field yang pendek yang berhasil, tapi baru saja! Fotografer sangat dekat untuk mendapatkan mata semut yang tertutup oleh antenanya, dan mungkin itu dalam 100 pengambilan foto lainnya, kita tidak akan pernah tahu, namun inilah mengapa kesabaran dan tangan yang kokoh adll skill yang diharapkan ketika itu tentang fotografi macro.

Palet warna kalem dalam tonal coklat tanah berkerja sangat baik dengan subyek dan kontrasnya bagus sehingga seringkali foto macro serangga yang kita lihat di atasnya berwarna sangat terang.

Kupu-Kupu Pada Sebuah Bunga

butterfly on flower
Foto lisensi dari Photodune

Sebuah kupu-kupu penuh warna pada bunga yang cerah adalah sesuatu yang sering kita lihat namun, bagi saya, yang satu ini berkerja dengan baik terkait dengan fakta itu tidak terlalu sibuk. Ada tiga warna cerah yang mendominasi gambar ini namun backgroundnya datar, sehingga itu akan lolos. Kupu-kupu dan bunga keduanya tampak baik pada fokus di sini dan background yang gelap membantu kupu-kupu itu untuk tampak timbul!

Laba-laba dan Jaring

spider and web
Gambar lisensi dari Photodune

Serangga dalam habitat alaminya sering memberikan kita konteks dan ini adalah contohnya dengan seekor laba-laba dalam sebuah jaring. Saya bukanlah penggemar komposisi sentral pada umumnya, namun di sini marak lensa di pojok kanan atas dan biru gelap di kiri atas benar-benar berkerja untuk mendorong kita sedikit, membuat komposisinya tampak sedikit tiga dimensi.

Saya tidak yakin apakah bokeh pada background itu alami atau tekstur tambahan dalam post-production, namun itu berkerja dalam cara yang halus untuk memisahkan background tanpa menganggu gambar utama.

Lebah

bees
Gambar lisensi via Photodune

Masih ingat untuk menjaga background tidak ramai dan sederhana? Yah lupakan dulu hal itu untuk hasil yang hebat seperti gambar lebah pada sarangnya ini. Tubuh lebah yang pontang-panting berserakan ini berkerja secara luar biasa untuk tidak berkedip dan gagal untuk menemukan subyek dalam mengistirahatkan mata.

Pola warna kuning dan hitam adalah alasan ini berkerja sangat baik, membuat sesuatu yang hampir abstrak namun tetap saja tidak!

Kupu-Kupu Lainnya

butterfly on leaf
Gambar lisensi via Photodune

Seekor kupu-kupu dalam komposisi yang mirip dengan contoh sebelumnya namun memiliki efek yang berlawanan. Bokeh background yang halus tampak cantik dan memiliki sedikit tumbukan warna pada kiri atas yang cocok dengan tonal warna kupu-kupu itu. Ada jumlah fokus yang cukup di sini untuk memberikan daya tarik tanpa ada gangguan sama sekali.

Teknik

Masalah Depth of Field

Satu hal yang menyenangkan tentang foto macro adalah penggunaan Depth of Field yang cerdas. Kasarannya, semakin panjang lensa yang kamu gunakan, semakin dalam zoom yang kamu lakukan, semakin sempit nilai DOF. Jika kamu menginginkan seekor serangga untuk fokus penuh, mungkin secara teknis kamu tidak lagi memotret 'macro', karena kamu mungkin keluar dari rasio 1:1 dengan harus melakukan zoom out untuk mendapatkan bidang fokus yang optimal. Untuk membuatnya lebih rumit, perbedaan ini akan bervariasi antara sebuah DSLR dan compact camera.

Rekomendasi Bacaan:

  • Focus Stacking Untuk Perluasan Depth of Field: Kabar baiknya adalah ada cara di sekitar batasan pendeknya Depth of Field. Focus Stacking sulit dilakukan dengan subyek bergerak seperti serangga, yang mungkin tidak ingin tetap diam untuk beberapa saat, namun itu adalah teknik yang berguna untuk kamu miliki.

Membuat Serangga Tampak Menonjol

Terkadang seekor serangga kecil dapat kalah terhadap background yang ramai akan tanaman atau bunga. Untuk cara untuk melawan ini adalah menggunakan Depth of Field yang pendek, namun, seperti yang didiskusikan di atas, itu dapat menimbulkan masalah tersendiri. Sebuah alternatif adalah memotret subyek terhadap background yang gelap, untuk membuatnya 'timbul'. Arahkan ke latar depan yang terang untuk menggelapkan background yang memang telah gelap. Jika kamu tidak dapat cukup menggelapkannya, coba untuk menggeser selembar kartu atau kain ke belakang, sambil berharap tidak mengganggu serangga!

Rekomendasi Bacaan:

Fokus Manual

Menggunakan auto focus ketika melakukan zoom dekat pada obyek bergerak pastinya akan membuatmu gila. Melakukan fokus manual dapat menjadi sulit namun layak untuk dilakukan dengan benar; mode auto cenderung 'mengincar' ketika terlalu dekat dan berusaha untuk fokus pada area yang sangat kecil dan kamu akan membuang-buang waktu untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan.

Jika susah untuk mendapatkan fokus sebelum serangga pindah, mengapa tidak memposisikan dirimu terlebih dahulu. Saya menyebutkan bahwa tanaman Buddleia menarik kupu-kupu: dengan sudah memfokuskan pada salah satu bunga dalam hal kupu-kupu mendarat di atasnya akan benar-benar menguntungkan. Maka kamu hanya perlu membuat sedikit penyesuaian untuk mengakomodasi cara seranggamu memposisikannya sendiri.

Shutter Speed

Sebuah shutter speed yang cepat sangat esensial, seperti yang disebutkan di atas, namun bagaimana kamu tahu seberapa cepat yang cukup? Nah, aturan praktisnya adalah mencoba dengan kecepatan yang sama atau lebih besar dari focal length yang kamu gunakan. Jadi jika kamu berada pada 200mm maka 1/200 detik atau (disukai) lebih, akan menjadi sebuah kecepatan yang bagus.

Tips Utama Untuk Mendapatkan Foto Macro Serangga

  1. Gunakan sebuah shutter speed yang cepat dan coba untuk memotret 'berulang dengan cepat' untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam fokus yang benar.
  2. Menempatkan subyek dalam lingkungannya sendiri, sebagai contoh laba-laba dalam sebuah jaring, menambahkan konteks dan membantu dalam 'bercerita'.
  3. Sebuah lensa yang lebih panjang akan mencegahmu dari menakuti subyekmu.
  4. Incar sebuah bunga dan tunggu serangganya daripada mengejarnya dan berpindah-pindah tempat.
  5. Kartu dan kain dapat menjadi background dadakan yang bagus jika milikmu terlalu ramai.

Sumber Lebih Lanjut

Pemikiran Terakhir

Tidak ada penolakan bahwa memotret macro serangga memerlukan waktu dan kesabaran, namun hasilnya dapat menakjubkan. Fotografi macro bukanlah sesuatu yang dapat dengan pasti dilakukan setiap orang hanya dengan mengambil kamera dan 'melakukannya', jadi ada peluang untuk mengambil beberapa gambar yang sangat unik dan menarik yang memiliki faktor 'wow, bagaimana mereka melakukannya?!'

Waktu untuk memotret macro serangga terbatas jika kamu menginginkan variasi. Musim semi dan musim panas adalah waktu terbaik, namun jangan melupakan musim yang lebih dingin dan lebih basah juga. Ada banyak daya tarik untuk ditemukan dalam seekor woodlouse atau laba-laba beku dan jaringnya dan akan sedikit sekali kemungkinan internet dibanjiri dengan jenis gambar ini karena kebanyakan orang mengusahakannya dalam cuaca yang bagus!

Mendapatkan fokus yang benar adalah kuncinya; jika kamu melewatkan mata atau sayap, atau titik daya tarik apapun yang kamu cari, maka kamu akan merusak gambarmu karena itu tidak akan memiliki dampak tanpa fokur yang tajam. Pertimbangkan pertukaran antara focal length dan Depth of Field ketika menyetel kamera. Apakah layak mendapatkan seluruh bagian subyek di dalam frame jika kamu memiliki fokus pendek sepanjang area yang salah?

Seperti semua hal, itu membutuhkan latihan dan sebuah cara yang benar-benar bagus untuk memulai adalah mencari tanaman yang menarik serangga hingga kamu mulai mendapatkan ide untuk pengaturan pemotretan terbaik. Itu dapat membuat frustrasi dan lalu akan sangat menggoda untuk memindahkan serangga ke dalam lingkunganmu sendiri untuk membuatnya lebih mudah. Coba dan hindari melakukan itu: saya kira kita tidak akan bahagia dengan diambil dan dihempaskan pada sebuah lingkungan asing sehingga selalu yang terbaik adalah dengan melupakan itu sebisamu.

Ingatlah untuk membagikan gambar macro seranggamu dengan kami dalam komentar di bawah dan kami akan selalu senang untuk menyediakan feedback atau bantuan ekstra jika kamu menyukainya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.