Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Night Photography

5 Foto Malam Inspirasional dan Bagaimana Membuatnya Sendiri

by
Read Time:10 minsLanguages:
This post is part of a series called You Can Do This!.
5 Inspirational Panoramic Shots and How to Make Your Own
5 Inspirational Sports Pictures that Freeze Time and How to Take Your Own

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Fotografi di malam hari membuka berbagai peluang yang tidak dapat kamu capai selama siang hari. Di sini kita akan melihat lima gambar di malam hari yang menginspirasi dan beberapa tips untuk melakukannya sendiri.

Khususnya di musim dingin, kita dapat merasa bersalah dalam mengemas kamera segera setelah malam hari merayap. Fotografi hanyalah tentang cahaya, sehingga untuk memfoto di dalam pencahayaan yang kurang dapat terasa cukup berlawanan. Sementara fotografi malam dapat cukup menantang, itu tidaklah sulit setelah kamu mengerti tentang kekurangan cahaya dan metode yang kamu gunakan untuk menangani itu.

Apa Yang Kamu Butuhkan

Sebuah Tripod

Ini cenderung menjadi hal pertama di dalam daftar saya dalam fotografi jenis apapun, namun sebuah tripod cukup esensial untuk memotret di malam hari. Ini tidak hanya akan memberikanmu pilihan untuk melakukan exposure panjang namun mereka akan secara dramatis mengurangi kemungkinan goyangnya kamera, bahkan dengan pemotretan yang lebih pendek.

Sebuah Remote Trigger

Saya biasanya menyatukan ini dengan tripod karena kamu dapat menggunakan self-timer alih-alih sebuah remote; namun bagaimana pun juga, untuk exposure panjang di malam hari, kamu mungkin perlu menggunakan fitur BULB pada kamera. Jika kamu melakukan ini sembari menggunakan mode self-timer, kamu harus menyentuh kamera secara fisik untuk menghentikan exposure—sesuatu yang benar-benar ingin kamu hindari sama sekali. Dalam kasus ini, sebuah remote shutter akan membuat hidupmu jauh lebih mudah.

Sebuah Lampu Senter

Sebuah senter berguna untuk dua alasan, pertama kamu mungkin ingin menempatkan cahaya di depan subyekmu dengan itu atau kamu mungkin hanya memerlukannya untuk melihat! Saya sedang mengambil foto bintang tahun lalu dan waktu itu gelap gulita. Penggunaan cahaya dari mobil merusak tampilan malam saya dan menggunakan senter pada ponsel (walaupun biasanya berguna) memboroskan batere dan tidak mudah diarahkan. Untungnya saya memiliki senter pulpen di dalam mobil yang terbukti sangat berguna.

Inspirasi

Cahaya

lightslightslights
Gambar berijin dari Photodune

Jejak cahaya sangat menyenangkan dan dapat menambahkan daya tarik sesungguhnya pada sebuah pemandangan yang membosankan. Coba dan temukan suatu tempat yang memiliki lalu lintas reguler dan dimana kamu bisa mendapatkan titik menguntungkan yang bagus dan aman. Gambar seperti ini juga bagus dalam hitam putih.

Pantulan

reflectionsreflectionsreflections
Gambar berijin dari Photodune

Pantulan adalah temanmu ketika memotret di malam hari. Lampu kota yang ditangkap di dalam sebuah kanal, seperti di atas, secara tiba-tiba membawakan kecantikan dan daya tarik dalam sebuah pemandangan. Jika kamu memotret bintang atau bulan, dengan adanya danau atau kolam yang memantulkan itu kembali dapat tampak ajaib. Jika airnya tidak tenang, perpanjang exposure untuk tampilan yang lebih mulus.

Petir

lightninglightninglightning
Gambar berijin dari Photodune

Petir di malam hari sungguh efektif Itu dapat menjadi sedikit tangkap dan lepas, kesempatan terbaikmu adalah mengatur dimana kamu merasa akan menangkap kilatan dan kemudian tetap mempertahankan exposure panjang hingga kamu mendapatkan beberapa. Ingatlah untuk memperhatikan arah badai dan jarak yang cukup jauh; kamu tidak ingin berakhir di tengahnya!

Cityscape

cityscapecityscapecityscape
Gambar berijin dari Photodune

Cityscape adalah gambar yang besar bagi fotografer malam. Cahaya dari kota dapat tampak menakjubkan namun membawa masalah tersendiri. Kamu mungkin perlu mencampurkan exposure jika kamu memiliki area yang terutama gelap atau terang. Ini juga dimana mengetahui sistem Kelvin sangat berguna, sehingga kamu dapat menyesuaikan white balance secara manual dan menghindari kabut berwarna.

Cahaya Jalan

street lightsstreet lightsstreet lights
Gambar berijin dari Photodune

Saya menyukai foto ini karena sangat berbeda. Kita tidak memiliki kesempatan melihat keseluruhan kota namun dimana-mana banyak yang memiliki lampu jalan. Itu memiliki daya tarik arsitektur tersendiri menurut pendapat saya, namun berikan pencahayaan dan sebuah komposisi yang menarik dan kamu bisa mendapatkan sesuatu yang berbeda dari biasanya dalam foto malammu.

Teknik

Riset Lokasimu

Tolong jangan berjalan-jalan dalam kegelapan dan menabrak sesuatu atau jatuh ke dalam lubang galian. Periksa lokasi di siang hari dan buat catatan area penting atau bahaya potensial ketika kamu kembali di malam hari.

Jika kamu ingin memotret yang melibatkan lalu lintas yang bergerak, maka akan bijaksana untuk melihat jalanan yang mana yang ramai di malam hari, sehingga kamu tidak menunggu mobil lewat selama berjam-jam.

Dengan memeriksa di siang hari juga akan memberikan peluang untuk menemukan tempat terbaik dan teraman untuk memotret. Kamu tidak ingin membuang waktu meraba-raba di kegelapan mencoba menyusun gambarmu—miliki di dalam kepalamu apa yang kamu inginkan sebelum malam tiba.

Bermandikan Cahaya Bulan

Cahaya bulan mungkin menarik bagimu, namun itu jelas dapat menyusahkan ketika memotret di malam hari. Jika kamu ingin mendapatkan bintang-bintang maka jangan berusaha untuk melakukannya ketika lebih dari bulan separoh muncul di langit.

Akan bijaksana untuk memeriksa fase bulan dan dimana itu akan muncul dan terbenam, ketika kamu merencanakan pemotretan.

Potret Secara Manual

Dengan mengenal kameramu dan bagaimana menggunakannya adalah keuntungan dalam situasi apapun. Dengan dapat mengimbangi seperangkat variabel dengan membuat sendiri penyesuaian dapat menjadi perbedaan antara mendapatkan gambar atau memiliki sesuatu yang tidak berguna.

Bayangkan memotret dalam mode auto pada malam hari. Berdasarkan metering dalam kamera itu mungkin akan mencoba dan memotret pada aperture terlebar yang ada; juga menaikkan ISO, untuk mengimbangi kekurangan cahaya. Sebagai hasilnya, kamu akan berakhir dengan sesuatu dalam Depth of Field yang sempit, terekspos secara buruk dan mungkin kebanyakan noise.

Singkirkan juga auto white balance. Jika kamu memotret dimana ada banyak cahaya buatan, seperti kota, kamera dapat memilih pengaturan yang membuatnya tampak sangat keras dan kekuningan.


Gunakan sebuah Kalkulator DOF 

Di atas, saya menyebutkan permasalahan Depth of Field (DOF) yang sempit saat kamu ingin menggunakan aperture terlebar yang ada. Dengan menggunakan Kalkulator DOF akan memungkinkanmu mencari jarak hyper focal pada lensamu. Itu adalah jarak terdekat yang memungkinkan untuk fokus sementara tetap memiliki Depth of Field yang tidak terbatas.

Pilih Shutter Speed Dengan Bijak

Mudah untuk mengira bahwa kita memerlukan lebih banyak cahaya, jawaban jelasnya adalah shutter speed yang lebih lama, namun itu semua tergantung pada apa yang kamu inginkan. Untuk jejak cahaya, seperti jejak bintang atau lampu mobil, maka sebuah exposure yang panjang akan melakukan triknya. Bagaimana pun juga, jika mencoba mendapatkan lanskap bintang yang jelas dan bagus dan tidak menginginkan ada jejak, maka kamu harus membatasi waktu exposure selama dikarenakan pergerakan bumi.

Lakukan Lock Mirror

Mirror lock-up adalah sebuah fungsi dimana kebanyakan kamera membuat kaca membalik sebelum kamu mengambil gambar. Ini diharapkan mencegah getaran ekstra memburamkan gambarmu.

Sementara ini adalah sesuatu yang disumpahi kebanyakan fotografer, tes telah belum menunjukkan bahwa itu memiliki efek nyata pada gambarmu dan secara pribadi, saya tidak pernah repot-repot melakukannya dan saya tidak memiliki masalah dengan ketajaman. Saya rasa satu-satunya waktu dimana ini akan benar-benar membuat perbedaan adalah jika kameramu berada pada permukaan yang tidak tenang, dimana itu tidak seharusnya terjadi.


Lakukan Bracket Exposure

Kamu mungkin memiliki area kontras tinggi di dalam gambarmu yang membuatnya sulit untuk melihat bagian tertentu sebuah foto. Ini seringkali menjadi masalah di kota, dimana beberapa bagian lebih terang dan beberapa bagian berada di dalam bayangan gelap.

Ambil beberapa exposure, yang memaparkan bagian paling gelap dan paling terang pada gambarmu dengan tampilan yang memadukannya nanti. Jika kamu tidak percaya diri dengan mengubah exposuremu, kameramu mungkin memiliki fitur 'auto-bracketing' (AEB) yang akan mengambil gambar pada interval tertentu; sebagai contoh setara dengan satu stop cahaya, di atas dan di bawah exposure yang benar.

Terangi Latar Depan

Jika kamu memiliki subyek tertentu di dalam latar depan, seperti sebuah landmark atau bahkan orang; mereka mungkin tidak mendapatkan cukup cahaya untuk memaparkan secara benar di dalam gambar. Meneranginya secara manual adalah salah satu hal yang dapat kamu coba daripada menggunakan multi exposure. Mungkin memerlukan beberapa uji coba namun prinsip dasarnya adalah mengarahkan cahaya pada obyekmu sebagai bagian pengambilan foto.


Masalah Potensial

Shutter speed panjang dapat membuat lebih banyak 'noise' di dalam sebuah gambar dikarenakan sensor yang statis. Banyak kamera sekarang memiliki fitur 'Long Exposure Noise Reduction’ yang dapat kamu nyalakan di dalam pengaturan. Sadari bahwa jika kamu menyalakannya, kamera akan memakan waktu yang sama untuk menuliskan gambar seperti saat itu memotretnya. Jadi jika kamu melakukan exposure 4 menit, kamu harus menunggu 4 menit lebih lama setelah gambarnya diambil, sebelum kamu dapat menggunakan kamera lagi atau melihat gambarmu.

Tips Teratas Untuk Mendapatkan Foto Malam Yang Bagus

  1. Periksa lokasi sebelumnya dan cari tempat terbaik untuk mempersiapkan.
  2. Potret dalam mode Manual jika bisa, dan gunakan alat seperti Kalkulator DOF untuk membantumu memilih pengaturan
  3. Lakukan bracket pada fotomu untuk mengatasi kontras tinggi
  4. Hindari malam ketika bulan purnama atau hampir purnama
  5. Bawa senter. Itu akan membantumu menerangi subyek namun juga membantu melihat arahmu!

Sumber Lebih Lanjut

Pemikiran Akhir

Memotret di malam hari hadir dengan tantangannya tersendiri namun merupakan jenis fotografi yang sangat menguntungkan. Tidak peduli apakah itu kota atau langit gelap yang menjadi bidangmu, memotret setelah matahari terbenam menawarkan begitu banyak potensi.

Terbiasa dengan memegang kamera dan bagaimana cara kerja lensa akan membantumu memberikan hasil sebaik mungkin, sehingga kamu dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang berubah dan memaksimalkan fotomu.

Ingatlah untuk memeriksa lokasimu secara aman selama siang hari dan temukan tempat terbaik untuk mempersiapkan, buat catatan apapun yang mungkin nantinya akan kamu lupakan. Cukup layak juga untuk memeriksa fase bulan, dalam hal itu akan mengganggu pemotretanmu.

Membawa senter di malam hari akan sangat berguna, apakah itu untuk menerangi latar depan atau untuk melihat beberapa kaki di depanmu. Kamu tidak ingin berjalan-jalan di kegelapan dan menjatuhkan peralatanmu atau bahkan melukai dirimu sendiri.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.