Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Theory
Photography

Melepaskan Klise Matahari Terbit dan Terbenam

by
Length:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Adalah sebuah keharusan yang harus dimiliki oleh setiap fotografer, di titik yang sama, potretan matahari terbit atau terbenam. Warna luar biasanya di langit sama-sama sangat menarik, namun kita semua mengetahui bahwa itu adalah klise fotografis. Kesempatan mendapat potretan yang beda dengan jutaan gambar matahari terbit dan terbenam di dunia hampir tidak ada, tetapi untuk beberapa alasan, kita masih bisa melakukannya! Saya akan mengeksplorasi apa yang membuat kita terdorong memotret fajar dan petang dan apa yang bisa kita dapatkan untuk mengatur gambar kita terlepas dari jedanya.

Mengapa Kita Begitu Tertarik pada Foto-foto Matahari Terbit dan Terbenam?

Gambar matahari terbit dan terbenam ini tak dapat ditolak, dan sulit untuk menolak hebohnya menyaksikan tontonan cahaya yang luar biasa dan kaya akan warna-warni memenuhi langit. Mungkin inilah perasaan menyaksikan peristiwa unik tersebut yang menyeret kita kedalamnya, kealamian cahaya yang berkembang secara konstan ini hanya bereaksi dengan awan-awan dan kondisi cuaca mungkin menjadi peristiwa yang terjadi di setiap harinya, namun satu hal yang tak akan pernah sama peristiwa seperti apa pun itu atau yang akan datang.

Juga salah satu fenomena alamiah yang indah yang, dibanding dengan air terjun yang mempesona, pemandangan pantai, atau peristiwa cuaca yang langka, lebih penting dan mudah diperoleh pada kebanyakan orang, maka dari itu berpotretlah sesering mungkin.

Image Credit: Hope Valley Sunrise by Simon Bray
Sumber Gambar: Hope Valley Sunrise oleh Simon Bray

Gambaran Historis Matahari Terbit dan Terbenam

Para leluhur kita telah terobsesi terhadap matahari selama ribuan tahun, menempatkan arti besar pada kekuatan spiritual dan energinya. Penduduk Mesir kuno menyembah dewa matahari Ra, dari yang dipercaya semua kehidupan telah diciptakan olehnya.

Penduduk Yunani kuno mempercayai Helios, sang dewa matahari raksasa, melakukan perjalanan pada sebuah kereta dijalankan oleh kuda-kuda bersayap api, dari timur berakhir di bumi saat petang, ia membawa matahari, dan turun ke barat seperti malam menutup hari. Dewa itu digambarkan pada patung yang bermahkotakan lingkaran matahari.

Image Credit: Helios-relief, Triglyphon with metope Found by Heinrich Schliemann
Sumber Gambar: Relif Helios, Triglyphon dengan metope oleh Gryffindor

Pengikut Pythagoras, mendasarkan banyak kosmologis mereka dan kepercayaan spiritual atas “Api Sentral”, yang berasal dari perputaran Bumi dan Matahari. Gambar di bawah ini adalah lukisan dari seorang seniman Rusia Fyodor Broonikov, menggambarkan sekelompok pengikut Pythagoras merayakan matahari terbit, atau mungkin mereka menganggapnya sebagai Terbitnya Api Sentral.

Image Credit: Pythagoreans by Fyodor Bronnikov
Kredit Gambar: Pengikut Pythagoras oleh Fyodor Broonikov

Menemukan Inspirasi dalam Ekspresi Artistik Lain

Jadi ini tidak hanya fotografer yang tertarik pada matahari terbit dan terbenam, begitu pula dengan para pendahulu kita. Seniman dan pemusik telah menggunakannya sebagai sumber inspirasi selama beberapa tahun. Lagu-lagu oleh The Eagles, Norah Jones, and Elton John & George Michael mereferensi matahari terbit atau terbenam, menggunakannya sebagai metaphor untuk waktu yg telah berlalu, permulaan baru atau kesempatan menemukan artinya sebelum terlambat.

Akan tetapi, lukisan matahari favorit saya pada sejarah seni semestinya adalah ‘Impression Sunrise’ of Le Harye oleh Claude Monet. Prancis dari tahun 1873. Lukisan terlihat agak terbungkam, dengan mata yang langsung tertarik ke matahari dan pantulannya di atas air.

Akan tetapi, penelitian dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa ketika diukur dengan sebuat fotometer, matahari sebenarnya memiliki kecerahan atau pencahayaan yang sama seperti langit. Disebabkan cara berbeda yang korteks visual didalam otak kita menerima pencahayaan dan warna, yang muncul lebih cerah.

Jika anda membandingkan ini pada lukisan dan potret matahari terbit yang lebih modern, anda akan menemukan bahwa seniman sekarang menggunakan kekayaan warna atau gambar yang lebih jenuh, yang membuat mereka langsung merasa tidak benar dan terkadang sedikit menjijikkan!

Pemahaman modern tentang penggambaran matahari terbit dan terbenam sering disebut “lebih banyak lagi”, namun pemahaman Monet tentang warna dan cahaya membuatnya menciptakan gambaran pemandangan abadi, artistik, dan realistis.

Image Credit: Impression Sunrise by Claude Monet
Sumber Gambar: Impression Sunrise oleh Claude Monet

Eksplorasi Teori Warna

Dalam hal visual dan artistic, konsep teori warna berdasarkan atas struktur pencampuran warna dan bagaimana warna mengombinasi dan berhubungan satu sama lain. Berdasarkan sekitar roda warna, warna disusun ke dalam warna primer (Merah, Biru, Kuning) dan sekunder (Hijau, Magenta, Cyan), yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Roda warna tersebut tersusun dengan cara mengilustrasikan kombinasi antar warna untuk menghasilkan warna-warni tersier (Jingga, Merah Jambu, Ungu, Biru Langit, Spring Green dan Chartreuse Green).

Image Credit: Colour Wheel by Dan PMK
Sumber Gambar: Colour Wheel oleh Dan PMK

Apakah Teori Warna adalah Alasan Kita Tertarik dengan Matahari Terbit dan Terbenam?

Bersamaan dengan teori warna, terdapat harmoni gagasan warna, yang dikenal sebagai susunan warna yang menawarkan pengalaman visual yang seimbang dan menyenangkan penontonya. Sesuatu yang tidak harmonis tidak bisa diterima karena terlalu membosankan atau terlalu kacau. Ini juga didikte oleh pilihan pribadi, bergantung pada sejumlah faktor termasuk pengaruh keadaan umur, jenis kelamin dan sosial budaya begitu juga pengaruh konteks dimana warna akan terlihat. Hal ini menunjukkan suatu cara untuk memperlihatkan yang kita pelajari tentang matahari terbit dan terbenam secara visual menggairahkan, namun, teori warna juga mengusulkan respon natural yang lebih naluriah.

Harmoni warna timbul saat tiga warna yang berhubungan disatukan, dan dari roda warna, kita dapat melihat ada tiga warna utama terdapat pada matahari terbit ataupun matahari terbenam, merah, jingga dan kuning berdampingan. Teori warna juga mengusulkan warna “yang lebih hangat” yang mana tiga warna diatas warna paling penting, kemungkinan besar timbul dan menarik perhatian penonton sebagai hasil dari tingginya saturasi warna. Dapat diusulkan baha respon kita terhadap matahari terbit dan terbenam benar-benar stimulasi visual alami yang membangkitkan respon emosi kognitif.

Mencari Arti Simbolis

Melewati beberapa hari mungkin tidak terlihat siginifikan, namun untuk beberapa hal, setiap gerakan matahari terbit dan terbenam merupakan siklus hidup mini yang beraksi. Matahari terbit saat fajar membawakan cahaya, permulaan baru. Beberapa akan berpikir lebih jauh, mempertimbangkan metaphor “melihat cahaya” dimana cahaya menunjukkan pengetahuan dan kebenaran. Matahari terbit membawa bumi keluar dari kegelapan, symbol harapan. Di beberapa kebudayaan, ide ini juga terikat pada waktu untuk berdoa.

Image Credit: Oia Cross by JDN
Kredit Gambar: Oia Cross oleh JDN

Penutup Hari

Matahari terbenam di sisi lain membawa penutup hari, dan dalam hal jalan kehidupan, cahaya yang berkurang melambangkan akhir, pengunduran diri, penghapusan, atau bahkan kematian. Hal ini mungkin sebuah bagian untuk dipahami, khususnya ketika menyaksikan warna-warna gemilang dan cahaya matahari terbenam, namun mungkin ini adalah bagian alasan mengapa gambar matahari terbenam memegang reputasi klise?

Tanpa rasa dari arti atau symbolism, mereka hanyalah warna dan cahaya yang tertangkap dalam sebuah bingkai. Mungkin itu menangkap momen penting, namun hilang dari arti yang sebenarnya. Perlukah semua foto memiliki arti? Itu adalah pertanyaan untuk hari lain.

Image Credit: Shocked Crows by Niloy
Sumber Gambar: Shocked Crows oleh Niloy

Bekerja dengan Alam untuk Mengatur Foto Secara Terpisah

Ada banyak elemen geografis yang dapat membantu foto matahari terbit dan terbenam anda. Contohnya, jika anda dekat dengan garis khatulistiwa, waktu senja setelah matahari terbenam lebih pendek. Ketika matahari terbenam di garis lintang yang lebih tinggi, itu mengatur sudut miring dan jadinya menjadi lebih dekat dengan ufuk langit setelah matahari terbenam, ini memberi waktu yang krusial untuk warna gemilang selama cahaya dan warna akan memudar dan berubah.

Ini juga bagus mempertimbangkan formasi awan selama matahari sedang terbenam. Pelindung awan yang jelas akan menghalangi terlihatnya matahari terbenam, namun tetaplah bersiaga akan formasi awan yang menarik, selama warna matahari terbenam akan memantulkan awan membentuk pola dan potongan yang menarik dan menyenangkan, yang membuat potret lebih menarik ketika langitnya cerah.

Perlu dicatat bahwa adakalanya pelindung awan akan menutupi area anda. Setelah matahari di terbenam di cakrawala, mungkin bisa terlihat. Jika seperti ini, anda akan memiliki sedikit langit yang jernih dan kemudian awan terang dengan indah.

Image Credit: Hope Valley by Simon Bray
Sumber Gambar: Hope Valley oleh Simon Bray

Bekerja dengan Kosmologi

Salah satu peristiwa matahari yang paling menarik tentunya adalah gerhana matahari, ketika bulan lewat didepan matahari. Cahaya yang terbatas mungkin tidak memberikan luasnya warna sebagai matahari terbit dan terbenam yang normal, namun hal ini tentunya adalah kesempatan besar untuk mengambil potret landscape yang menarik. Ada harian gerhana matahari online, jadi coba lihat dan cari tahu kapan gerhana akan terlihat dari tempat anda tinggal.

Anda juga dapat memasukkan bintang-bintang dan planet yang terlihat pada potretan matahari terbit dan terbenam. Ini bergantung pada lokasi geografis anda, namun anda dapat meneliti dengan mudah planet mana yang akan muncul. Anda mungkin pergi ke luar kota dan menemukan tempat bebas dari polusi cahaya, namun tentunya akan menambah minat dan dalamnya gambar anda.

Image Credit: Solar Eclipse by Ravenshoe Group
Sumber Gambar: Solar Eclipse oleh Ravenshoe Group

Teknik untuk Mengambil Foto Matahari Terbit dan Terbenam yang Berbeda

Lihat dibelakang anda. Terlalu mudah memandang matahari, ketika mungkin drama yang sesungguhnya terjadi di belakang anda. Waspadalah terhadap apa yang terjadi di sekitar anda, pikirkan tentang tempat cahaya matahari jatuh, ini mampu membuat foto lanskap atau potret yang luar biasa.

Image Credit: Winter Morning Sunrise - Yosemite Valley by Chase Lindberg
Sumber Gambar: Winter Morning Sunrise - Yosemite Valley oleh Chase Lindberg

Cobalah gunakan filter infra merah. Ini mungkin teknik yang paling abstrak, namun penggunaan filter infra merah seperti Hoya R72 dapat mengubah warna cahaya natural menjadi visual berwarna cerah ajaib mudah dengan memperkenankan kamera anda menangkap gelombang cahaya yang berada diluar apa yang mata anda dapat mengolahnya.

Image Credit: Fairy Tale by Dexxus
Sumber Gambar: Fairy Tale oleh Dexxus

Gunakan pengaturan white balance non-tradisional. Jika anda memotret pada RAW, setelah anda sampai ke tahap pengolahan pos, anda bisa sesuka hati mengubah white balance pada gambar untuk mengubah mood potretan anda. gambar di bawah ini telah diubah dari potret matahari terbenam yang lebih hangat menjadi gambar lebih dramatis yang menggunakan tone yang lebih kalem.

Image Credit: Sunset in a Perfect World by Eric Bryan
Sumber Gambar: Sunset in a Perfect World oleh Eric Bryan
Image Credit: Sunset at the Seal Beach Pier by Eric Bryan
Sumber Gambar: Sunset at the Seal Beach Pier oleh Eric Bryan

Mengambil Klise dari Gambar Anda

Bukan sebuah klise untuk menikmati dan menjadi tertarik oleh matahari terbit dan terbenam. Ada alasan historis, artistik, ilmiah, visual, emosial mengapa mereka begitu menarik hati, namun tentunya menadi sebuah klise untuk mengambil foto keduanya. Pikirkan tentang proses dan teknik anda, jadi di waktu selanjutnya anda dapat melepaskan pandangan anda terhadap warna-warni gemilang di langit, anda dapat menangkapnya dengan cara yang unik dan menarik.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.