Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Tripod

Tripod Systematic Gitzo, Sebuah Pratinjau, dan Sebuah Potretan

Scroll to top
Read Time: 8 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Abdul Mutholib (you can also view the original English article)

Kali ini kami akan melakukan sedikit pendekatan yang berbeda terhadap pratinjaunya. Kami akan mencobanya sebagai subjek fotografi, demikian pula sebagai alat. ikatakan bahwa rentang tripod Systematic dari Gitzo telah didesain ulang, dengan tripod jalan yang lebih kecil dan fitur baru di kedua versi serat karbon dan aluminium. Mari kita perhatikan.


Gitzo: sebuah operasi pada tripod Systematic

Ini bukan hanya sekedar pratinjau tripod. Tetapi juga sebuah pelajaran dalam produk fotografi dan sebuah tantangan untuk para pembaca agar dicoba di rumah dengan subjek apapun. Seperti yang akan kami tunjukkan pada artikel ini, generasi baru tripod Systematic Gitzo bisa juga menjadi subjek fotografis. 

Hal yang paling pertama, biarkan saya memberitahu anda bagaimana semuanya bermula. Saya harus mengatakan bahwa tripod fotografi adalah sesuatu yang dikerjakan seseorang untuk sebuah katalog, di bawah penugasan dari pabrik. Saya menggunakan tripod, kami semua menggunakan tripod pada fotografi kami, tetapi berapa kali kami menghabiskan waktu untuk memfoto tripod, tripod kami sendiri? Maksud saya, benar-benar memfoto tripod, bukan tripod yang tertulis ke dalam gambar yang dibuat untuk menunjukkan sesuatu yang lain.


Memotret tripod bisa menjadi pelajaran dalam penggunaan cahaya untuk menyampaikan apa yang tidak terlihat di bawah kondisi normal.

Bagaimana Semuanya Dimulai

Ada waktunya, nyanyian Neil Young, dan saya rasa inilah waktunya. Itulah bagaimana semuanya bermula… saya memotret tripod. Semua berawal dengan sebuah email dari Gitzo. Mereka memiliki versi baru tripod Systematic mereka dan ingin saya mencobanya dan memberitahu mereka bagaimana tanggapan saya. Jadi mereka mengirimi saya versi barunya, brand baru GT3542LS, dan peralatan versi lamanya, GK3580SQR, terpasang pada tripod GT3530LS dengan tripod Systematic Ball Head Quick Release GH5380SQR.


Tripod Systematic baru dan lama dari Gitzo melalui tempatnya.

Seri baru ini baru memenangkan penghargaan pada Red Dot Design Award edisi tahun 2012, salah satu kompetisi desain yang paling bergengsi di dunia, jadi Gitzo punya alasan untuk berbangga. Jajaran tripod sistematis Gitzo baru yang rilis pada Januari 2012 telah dipilih oleh juri dari total 4515 projek, diserahkan oleh desainer dan perusahaan dari 58 negara membuat penghargaannya menjadi lebih berarti. 

Tripod sistematis Gitzo merupakan jajaran top Gitzo saat berkaitan dengan solusi yang sama-sama kuat dan stabil di samping penawaran kefleksibilitas penggunaannya. Nama serinya, Systematic mengusul penyesuaian tripod-tripod ini pada kebutuhan yang berbeda-beda, keduanya di video dan fotografi, dan pada area yang terbentang dari fotografi luar ruangan dan makro hingga olahraga atau dalam studio. 

Tersedia dalam bentuk serat karbon 6x dan pipa aluminium, serinya melihat di versi baru ini, tripod aluminium ini diperbaharui untuk menawarkan fitur yang sama dari model karbon. Jadi, karakteristik Gitzo sistem Anti Leg Rotation (ALR), G-Lock, kaki pengunci yang bisa dipindahkan, pelebar kaki tiga dan platform atas baru yang biasa di kedua jenis material tersebut. Platform baru ini memungkinkan untuk koneksi yang lebih solid pada kepala dan mengurangi getaran berkat pengunci aman berteknologi cakram polimer dan sekrup pengunci untuk ball head.


Desain baru casting atas (di sebelah kiri) memberikan stabilitas lebih pada tripod Systematic. 

Modularitas Systematic berdasarkan pada elemen casting atas yang membuka dan menutup untuk membiarkan setiap tripod menjadi teratur dengan disk datar, disesuaikan atau menggeser kolom tengah, adaptor video half-ball, meningkatkan unit atau mengkhususkan komponen tengah.

Hingga sampai saat ini Systematic bersama dengan Gitzo, pilihan para fotografer professional yang menggunakan lensa panjang dan kamera yang berat, dan memulainya di seri 3. Tapi pada desain ulang ini, jarak Systematic telah diperpanjang untuk melingkup Gitzo seri 2 supaya memberi keuntungan kekuatan mekanis dan membangun kualitas pada ukuran dan berat yang lebih portable. 

Setiap Seri Systematic memiliki 3 bagian, standar 4 bagian dan panjang 4 bagian tripod, dengan seri 3 dan 5 juga memberi model 4 bagian ekstra panjang dan seri 5 yang menonjolkan tripod besar 6 bagian yang ikonik bersamaan dengan model 6 bagian ultra padat untuk wisatawan.


Ratchet terpasang baru ini membuatnya lebih mudah mengubah kepala.

Anggapan saya pada tripod ini

Jadi, saya mempunyai tripod baru GT3542LS dan peralatan lama GK3580SQR dengan seri 5 GT3530LS Systematic Ball Head Quick Release GH5380SQR yang saya gunakan di kedua model. Mudah menemukan perbedaannya: model baru memiliki empat bagian kaki dan sedikit lebih kecil saat ditutup daripada versi lama, dan casting atasnya dimana kepalanya sangat pas, yang saat ini berbentuk segitiga, rupanya memberi lebih banyak dukungan keseluruhan sistem.

Sedikit perbedaan yang saya rasakan ini lebih penting adalah pernyertaan tuas kunci pasak yang sekarang digunakan untuk menutup dan membuka casting atas dengan cepat dan mudah, untuk mengubah kepala. Saya tahu ini bukan sesuatu yang dilakukan setiap hari, tetapi memiliki kunci yang selalu ada di tripod bisa membuat perbedaan daripada membawa kunci inggris kemanapun. Saya mengetahui saya salah menempatkan hal-hal kecil itu, jadi lebih baik mengetahuinya sekarang membuat bagian tripod dan bawa kemana saja. 

Juga, Gitzo sekarang memposisikan kancing keselamatan pada dasar kepalanya, jadi bahkan jika itu terbuka, kepalanya tidak ada keluar kecuali kancing kecil di sisi bawah ditekan. Bagus.  


Dengan sistem lama (gambar kanan) anda perlu membawa kunci inggris bersama anda sepanjang waktu.

Sistemnya punya 4 seri, dari yang baru dan lebih portabel 2 ke yang muat berat 5. Tripod yang saya terima untuk uji, versi 3, di suatu tempat di tengah, memberi seperti pernyataan katalognya, “keseluruhan tampilan yang memukau dengan kekauan badan yang bagus, dalam ukuran yang membuatnya sangat fleksibel dan dapat menyesuaikan diri, seri 3 ini ideal bagi penggunaan dengan lensa hingga 400mm. Tersedia di model bagian 3 atau 4, setiap model baik itu standar atau versi lama, atau versi bagian 4 ekstra panjang tambahan.” Ini dengan alamiahnya merupakan pilihan yang paling umum di antara fotografer alam liar dan lanskap, mengambil lensa dengan mudahnya hingga 500mm atau lebih, bahkan jika Gitzo menyarankan lensa 400mm yang nyaman.


Tiba-tiba seluruh koleksi gambar tripod mulai berbentuk. 

Tripod Systematic Series 3 ini sesuai dengan tagihan saya dengan persyaratan tripod kokoh portabel untuk long exposure, dan untuk banyak hal lain juga.  Ini meningkat ke tingkat mata di 146.5 cm/57.7”, dan bisa bekerja serendah 9.4cm/3.7” karena ini tidak memiliki kolom tengah. Tutup dengan 57.7cm/22.6” dan berat 1.96kg/4.3lbs, menjadi mampu membawa berat hingga 25kg/55lbs.

Tripod ini memiliki kaki karet yang terpasang sembunyi, kaki tajam satu bagian. Kakinya bisa terbuka sekaligus dan juga menutup dengan mudah dan bisa diposisikan dengan beragam gaya dikarenakan selektor sudut kaki yang baru. Ini memberikan lebih banyak ruang pegang untuk membuat susunan tripod dan penyesuaiannya lebih mudah, dan memiliki pengait kuat di bawah kepalanya.

Tripod Gitzo Systematic ini tentang menjadi pilihan tripod saya sejak sekarang. Saya sangat suka Series 5 Systematic Ball Head Quick Release GH5380SQR yang saya ujicobakan, meskipun saya harus berpikir mendapat quick release head lainnya, mungkin ball head Series 3 GH3780QR, yang memudahkan saya melebarkan sudut gerak untuk lensa tanpa memutar ban leher. Tetapi untuk saat ini kepala yang kokoh sesolid batu ini adalah semua yang saya harus kerjakan.


Pada akhirnya, saya memiliki gambar yang cukup untuk membuat eBook menggunakan module Adobe Lightroom 4.

Seri Foto

Jadi, puas dengan sentuh dan coba seri terbaru, saya memutuskan memotret tripod dan saya memimpikan pengaturan yang ideal untuk tripodnya. Saya membayangkan tentang daratan hijau dengan bunga apiun merah. Saya telah melihat beberapa bunga apiun sendiri di lapangan baru-baru ini, dan berharap menemukan lebih banyak, tetapi cuacanya tidak membantu sama sekali seperti kita menghadapi musim dingin tanpa hujan dan tidak ada yang terlihat beres. 

Tanpa latar belakang merah dan hijau yang dimanfaatkan, saya harus berpikir ulang sesi foto saya. Kemudian saya terserang flu (atau flu-nya menyerang saya!) dan harus tinggal di rumah selama beberapa hari. Lalu saya memutuskan saya akan bermain dengan tripod dan memotretnya dalam sejenis sesi studio bekerja dari gambar yang terang ke beberapa pengalaman yang terbatas. 

Saya telah mengerjakan proyek ini selayaknya saya memotret seorang model, mencoba menunjukkan bentuk seksinya. Saya paham tripod bukan objek yang berbentuk, tetapi saya berpikir tantangan ini menarik dan ingin melihat apakah saya bisa bermain dengan cahaya untuk mendapat sesuatu yang luar biasa.  Itulah yang saya kerjakan, di sesi yang membutuhkan dua hari kerja dan senang-senang dan berakhir menjadi proyek Tripod Seksi bagi saya. 

Ini merupakan tantangan dan saya telah mempelajari beberapa hal di sepanjang jalan. Tidak hanya tentang tripod Gitzo Systematic yang baru tetapi juga tentang apa yang tripod bisa lakukan dengan waktu untuk meluangkan dan keinginan mencoba sesuatu yang berbeda.  Hasilnya adalah koleksi yang bisa menjadi titik awalan bagi anda untuk melihat dengan cara yang berbeda pada tripod anda sendiri. Saya paham maka saya akan melakukannya dari sekarang.

Saya harus akui ini tidak mudah memulainya. Saya mengerjakan agak banyak bingkai yang tidak menarik dan saya tidak merasa ini benar. Sepanjang jalan saya merasa mungkin ini bukan ide yang bagus.  Tetapi tiba-tiba saya mendapat satu potret, daripada yang baru, dan koleksinya mulai mendapat bentuknya. Dan dari latar belakang putih hingga gelap dan beberapa long exposure yang saya buat bagan kerjanya menunjukkan tentang apa tripod Gitzo Systematic itu. 

Studio kecil saya dimana semua gambar ditampilkan di sini – dan lebih banyak – telah selesai. Kagum? Cobalah dirumah dengan tripod anda. Cahaya itu sihir.

Bagaimana Mengerjakannya 

Saya berakhir dengan begitu banyak gambar yang saya buat keseluruhan eBook untuk senang-senang dan juga alasan untuk tetap mencoba module baru membuat buku di Adobe Lightroom 4. Saya sedang menunjukkan anda disini bersamaan dengan beberapa gambar, contoh halaman akhir yang saya buat. Dan juga saya memutuskan untuk menerbitkan satu gambar yang menunjukkan kondisi bawah yang mana sebagian besar gambar dibuat. 

Potret awal anak termuda saya dengan tripod dipotret berhadapan dengan tembok putih. Cahaya itu sihir dan mengendalikannya memberi anda mengerjakan apa yang imajinasi anda inginkan.  Jadi inilah studio saya: softbox dan diffuser Lasolite, latar belakang gelap, gobos, pasak kain, pemicu radio Phottix Odin, kamera Canon EOS dan beragam lensa semua berkontribusi pada sihir.  Panggung utamanya adalah meja makan saya ditempatkan dekat dengan jendela menghadap timur.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.