Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Photography
Photography

Cara Mendapatkan yang Terbaik Dari Perjalanan Fotografi Anda

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Perjalanan fotografi (photography trip) adalah hal yang menarik untuk direncanakan dan dilakukan. Anda dapat menggabungkan liburan dengan memperbarui atau menyegarkan portofolio anda atau bahkan membuat foto untuk dijual secara komersial. Di sini, kami akan memandu anda untuk memaksimalkan waktu anda sehingga anda bisa kembali ke rumah dengan foto-foto indah dan berguna, dan juga kenangan yang luar biasa.

Bagian 1. Rencanakan Perjalanan

Research dan Buat Rencana Perjalanan Kasar

Tidak seperti perjalanan tugas, biasanya tidak ada yang singkat untuk perjalanan fotografi, tapi bukan berarti anda tanpa persiapan atau research.

Seberapa banyak anda mengetahui tentang tempat yang anda kunjungi?

Gunakan Guide Book

Langkah pertama saya untuk memutuskan ke mana harus berkunjung biasanya dengan membuka guide book (buku panduan) saya. Saya tahu hal itu tampak ketinggalan zaman ketika semua panduan sangat mudah untuk dilihat secara online (dan bahkan ketika di perjalanan), tapi sejak awal saya lebih menyukai buku panduan. Internet bisa terlalu penuh dengan informasi; buku panduan memiliki ruang terbatas dan oleh karena itu harus memilih dengan hati-hati dengan apa yang mereka sertakan.

Bila anda menemukan sesuatu dalam buku yang ingin anda kunjungi atau lakukan, tambahkan ke dalam list atau tandai halamannya. Anda bisa menggunakan ini dengan research (penelitian) lebih lanjut secara online untuk membangun sebuah rencana perjalanan. Pada titik ini masukkan semua hal yang menarik minat anda ke dalam list. Dan anda membuat list yang ideal yang bisa anda susun nanti.

Hati-hati dengan penggunaan buku panduan (guidebook): waspadalah terhadap tanggal publikasi. Saya cenderung membeli buku panduan baru untuk alasan ini; informasinya bisa berlalu dengan sangat cepat. Saya pernah menghabiskan akhir pekan mencoba untuk mencari di sebuah pasar di Berlin yang jelas sudah tidak ada lagi.

landmarks
Image: Photodune

Mengambil Keuntungan dari Google Images

Umumnya, saya menggunakan panduan Lonely Planet, tapi saya menemukan kekurangan, gambarnya membuat frustrasi. Bagi fotografer, potensi untuk beberapa gambar bagus adalah alasan besar untuk bepergian dan memilih tempat untuk dikunjungi. Memang sulit untuk membuat keputusan tanpa gambar.

Menggunakan opsi image (gambar) pada penelusuran Google dapat membantu anda memvisualisasikan posisi anda. Baru-baru ini, saya telah melakukan research perjalanan ke Swiss dan tidak yakin ke mana saya ingin berkunjung. Saya memilih Lonely Planet Europe dan membaca tentang "keindahan Lucerne". Kemudian dengan cepat melakukan pencarian Google image dan Lucerne pun ditambahkan ke jadwal saya.

Menggunakan gambar juga merupakan cara praktis untuk melihat apa yang mungkin ingin anda foto, terutama jika anda suka memotret landscape, arsitektur, atau situs terkenal. Jika ada sudut pandang atau scene tertentu yang saya inginkan, saya akan menambahkannya situs tersebut ke dalam daftar jadwal saya dan meletakkan gambar di sampingnya jadi saya ingat yang mana lokasinya.

Cobalah Google Maps untuk Merencanakan Rute Anda

Setelah anda memiliki gambaran kasar tentang tujuan anda, Selanjutnya anda dapat menggunakan Google Maps (atau layanan yang setara) untuk merencanakan tujuan anda dan menentukan tempat-tempat pemberhentian, berapa lama yang anda perlukan untuk perjalanan antara lokasi yang satu dan yang lainnya, apakah jadwal perjalanan anda layak dilakukan dengan ketersedian waktu yang anda miliki. Di sinilah anda akan mulai "menipiskan" daftar anda.

Ingat bahwa waktu tempuh pada maps adalah rata-rata. Misalnya, suatu rute di Skotlandia dikatakan 60 mil (waktu tempuh 60 menit) sebenarnya bisa memakan waktu dua jam bila anda mempertimbangkan jalan yang sempit dan perbukitan. Jalan raya biasanya akan lebih cepat tapi tidak cukup indah dan lebih rentan terhadap penutupan jalan dan penundaan.

Map
Image: Photodune

Cek Trip Advisor sebagai Panduan

Tahap selanjutnya bagi saya adalah Trip Advisor. Ini sangat rumit karena kepentingan dan standar orang lain bisa berbeda dari keinginan anda sendiri dan anda tidak ingin kehilangan apapun yang mungkin anda nikmati. Jadi gunakan review online hanya sebagai panduan dan cari trennya. Kemungkinannya, jika 99 persen pemberi ulasan telah memberi daya tarik satu bintang dan mengatakan itu tidak sepadan dengan waktu yang dihabiskan, maka mungkin tempat itu tidak layak untuk dikunjungi.

Tentukan Transportasi dan Tempat Tinggal

Research Transportasi Lokal

Anda dapat menghemat waktu dan uang dengan memilah-milah transportasi umum yang akan membawa anda ke mana anda ingin pergi. Dari pada menggunakan taksi dari bandara, apakah ada bus yang menuju hotel anda? Jika anda dapat kesulitan dengan transportasi mana yang akan anda gunakan, Anda dapat memanfaatkan pembelian tiket transportasi di negara tujuan anda; ini bisa menghemat banyak uang.

Pastikan anda memperhatikan jam selesai bus / trem / kereta pada malam hari sehingga anda tidak akan terjebak. Ambil jadwal transit sesegera mungkin dan simpanlah dengan dokumen perjalanan anda sehingga anda akan memiliki alternatif jika transportasi anda tertunda atau dibatalkan.

train station
Image: Photodune

Akomodasi: Temukan Jalur atau Base yang Sesuai

Jika anda tidak keberatan dengan unpacking dan packing, anda dapat memanfaatkan waktu anda dengan tetap stay di setiap lokasi sepanjang perjalanan anda, sehingga hanya bergerak dalam satu arah, bukan maju mundur ke satu tempat utama. Dengan cara ini dapat mengurangi waktu perjalanan anda dan meningkatkan jumlah tempat yang anda kunjungi.

Bagaimanapun, jika tempat-tempat yang ingin anda kunjungi berserakan tanpa rute yang jelas dari yang satu ke yang berikutnya, maka mungkin bijaksana untuk memiliki sebuah base di suatu tempat di dekat pertengahannya dan melakukan perjalanan dari sana ke tempat tujuan setiap hari.

Jenis akomodasi di mana anda tinggali memerlukan beberapa pemikiran juga. Tempat tidur dan sarapan kecil akan ideal jika anda bangun di pagi hari, keluar di hari itu, dan kembali pada jam yang wajar di waktu petang. Namun, jika anda berencana untuk datang dan pergi setiap saat (misalnya, berangkat pukul 4.30 pagi untuk memotret matahari terbit dan pukul 11:00 malam untuk memotret bintang-bintang), anda mungkin mengganggu tamu lain di tempat yang kecil. Tinggal di hotel yang lebih besar, self-contained apartemen, atau kabin mungkin pilihan yang lebih baik (walaupun lebih mahal).

Bagian 2. Siap untuk Pergi

Packing yang Ringan

Jika anda berencana bepergian dengan mobil, maka tentu saja, anda memiliki ruang lebih banyak daripada jika anda melakukan penerbangan misalnya. Namun, anda tetap harus mencoba dan bersikap konservatif tentang apa yang anda ambil. Tanyakan pada diri anda apakah anda benar-benar membutuhkan setiap lensa atau aksesoris. Bahkan kemungkinannya jika bepergian dengan mobil pun anda akan berakhir dengan cukup banyak berjalan kaki, jadi jangan membebani diri anda atau anda akan kelelahan dan sakit setelah beberapa hari.

Menggunakan tas kamera yang tepat juga penting. Anda harus menggunakan sesuatu yang menyebarkan berat badan ke tubuh anda secara merata, seperti backpack bukannya tas selempang.

Tripod apa yang akan anda bawa? Jika dengan penerbangan, tripod besar akan memerlukan pemeriksaan terpisah di bawah "item yang tidak biasa";Hal tersebut juga bisa merepotkan untuk dibawa saat perjalanan ke tempat-tempat yang dikunjungi. Pikirkan tentang menggunakan tripod yang kokoh dan foldaway (yang dapat dilipat) yang sesuai dengan barang bawaan anda dan lebih mudah dibawa. Jika anda bepergian dengan partner atau teman (yang juga memotret), apakah layak untuk berbagi tripod?

Jangan lupa charger, baterai cadangan, dan kartu memori cadangan. Anda tidak ingin berada dalam perjalanan di sepanjang hidup hanya untuk baterai anda yang mati atau kartu memori anda penuh, sehingga anda tidak dapat mengambil foto apapun.

suitcase
Image: Photodune

Urutkan Dokumen dan Persyaratan Hukum Anda

Apakah anda memerlukan vaksinasi untuk mengunjungi negara tempat anda bepergian? Ketika saya melakukan perjalanan ke Tunisia, hal tersebut harus dilakukan dua minggu sebelum kami bepergian. Saya menghubungi kantor dokter dan bertanya apakah kami memerlukan sesuatu yang spesifik, dan diberi tahu bahwa kami harus segera datang ke sana karena ada suntikan yang harus diberikan setidaknya dua minggu sebelum kami pergi. Dokter tersebut atau klinik perjalanan mungkin juga harus memesan obat atau suntikan tertentu, jadi beri waktu untuk hal tersebut

Tentukan apakah anda memerlukan visa atau dokumen lain untuk bepergian, dan buatlah salinan dari semuanya berjaga-jaga jika anda kehilangan aslinya. Pastikan paspor anda sudah ada dan setidaknya ada enam bulan yang tersisa sebelum kadaluarsa. Itu adalah persyaratan saat bepergian ke banyak negara.

Jika anda mengemudi, apakah anda benar-benar diasuransikan? Jika itu mobil anda sendiri, apakah anda memiliki semua yang anda butuhkan untuk bepergian, seperti breathalyser,  warning triangle, dan high visibility jackets? RAC menawarkan daftar driving and travel checklist yang bagus yang memberikan anda semua yang anda butuhkan untuk berkendara di negara yang baru. Asosiasi automobile di negara tujuan anda, seperti American Automobile Association, juga bisa membantu.

Pastikan diri anda dan perlengkapan anda memungkinkan. Ini mungkin berguna melalui kebijakan yang ada untuk rumah atau mobil anda, jadi perlu diperiksa sebelum membeli asuransi terpisah. Anda dapat membaca lebih lanjut tentang jenis asuransi yang mungkin anda butuhkan dalam Cara Merencanakan Tugas Perjalanan Anda.

paperwork
Image: Photodune

Bagian 3. Travel Smart

Pikiran Keamanan dan Privasi Anda

Cobalah untuk tidak berkeliaran dengan perlengkapan yang mahal! Keamanan anda diprioritaskan. Saat mengunjungi tempat-tempat baru yang tidak biasa anda bisa mendapatkan beberapa foto menakjubkan, walau begitu tetap bijaksana untuk melakukan setiap tindakan pencegahan sebisa mungkin dan tidak mengambil risiko yang tidak semestinya untuk sebuah gambar.

Pikirkan untuk membiarkan seseorang tahu di mana anda akan berada dan check in dengan mereka pada waktu yang telah disepakati. Jagalah kamera anda di dalam tas yang tidak terlihat seperti tas kamera, seperti ransel misalnya, dan hanya mengeluarkannya saat anda benar-benar menggunakannya daripada menggantungnya di leher atau di tangan anda. Jika anda bepergian dengan seorang teman, bergantian lah mengawasi lingkungan sekitar sementara penglihatan anda terfokus dengan lensa kamera anda.

Baik agar diri anda untuk tidak "ditangkap" saat berlibur baik jika anda bisa menghindarinya! Beberapa tempat terlarang untuk dikunjungi atau tidak apa-apa untuk dikunjungi tapi dilarang untuk fotografi. Beberapa tempat, terutama situs keagamaan yang sibuk, mungkin mengharuskan anda membayar untuk mendapatkan izin mengambil foto. Jika anda tidak bisa berbicara bahasa lokal, perhatikan tanda-tanda yang jelas. Saya secara tidak sengaja melepaskan flash saat mengunjungi sebuah atraksi di Praha dan langsung dimarahi oleh penjaga.

Menonjol

Jika anda ingin memotret landmark yang sangat terkenal, Menara Eiffel atau Patung Liberty misalnya, maka cobalah melakukannya dengan cara yang berbeda. Telitilah sebelum anda bepergian; Lihatlah ke internet, buku, dan majalah untuk melihat apa yang telah dilakukan sebelumnya. Anda akan segera melihat gambar yang populer dan kemudian mulai memikirkan apa yang akan anda lakukan secara berbeda.

Waktu ketika anda berkunjung mungkin berdampak pada foto-foto anda, banyak atau sedikit turis, waktu beraktivitas, dan yang paling penting bagi seorang fotografer yaitu cahaya. Aplikasi seperti SunCalc benar-benar dapat membantu menangkap cahaya. SunCalc akan memberi tahu anda arah mana matahari akan bersinar di tempat tertentu pada waktu tertentu.

Hal-hal kecil dapat membantu anda membuat sebuah foto yang berbeda dari yang biasanya. Dalam beberapa kasus mungkin perlu menggunakan lensa wide angle untuk perspektif yang berbeda, atau long exposure untuk menghilangkan kerumunan orang.

Ini Tentang Perjalanan: Rileks!

Fotografi mungkin menjadi alasan anda bepergian dan mungkin itu lah yang anda sukai, tapi yang terpenting masih adanya waktu yang menyenangkan, lalu kenapa anda melakukannya?

Ketika anda bepergian dalam tugas pekerjaan, anda memiliki tujuan dan sasaran yang sangat spesifik, dan itu adalah prioritas anda. Tapi kalau itu liburan, maka segala sesuatunya bisa dan harus sedikit lebih fleksibel.

Saya telah berbicara tentang membuat rencana perjalanan, dan menurut saya penting untuk memiliki gambaran tentang apa yang ingin anda lakukan dan ke mana anda ingin pergi, agar tidak membuang waktu atau mendapatkan masalah. Tapi fleksibilitas adalah kunci. Jika anda jatuh cinta pada suatu tempat dan ingin meluangkan lebih banyak waktu untuk memotretnya, maka anda benar-benar harus melakukannya! Jangan menyesali atau membenci bagian dari perjalanan anda dengan tidak membuat diri anda meluangkan waktu untuk mengeksplorasi dan menambah pengalaman anda sepenuhnya. Salah satu alasan untuk melakukan persiapan begitu banyak sebelum anda pergi adalah agar anda dapat bersantai dan menikmati saat anda bepergian.

Alasan lain untuk fleksibilitas, tentu saja adalah cuacanya. Sejauh ini hanya bisa mengandalkan prakiraan dan anda mungkin sampai di gunung yang sempurna untuk menemukan segala sesuatunya yang kemudian dikaburkan oleh gerimis atau kabut! Pertimbangkan soal cuaca dan jauhi anggapan bahwa tidak ada yang sesuai dengan keinginan anda, namun anda tetap dapat menikmati perjalanan tersebut.

Berbicara dengan Penduduk Setempat

Bahasa mungkin menjadi penghalang, tapi meski begitu cobalah untuk berbicara dengan penduduk setempat jika memungkinkan. Anda tidak hanya akan belajar sedikit lebih banyak tentang di mana anda berada, tapi penduduk setempat juga cenderung mengetahui beberapa tempat terbaik untuk mendapatkan foto yang anda inginkan. Tidak ada yang tahu lokasi tersebut sebaik penduduk setempat lakukan dan menginvestasikan sedikit waktu dan usaha bisa menuai ganjarannya.

Orang-orang yang membuat tempat tersebut dan meluangkan waktu untuk terlibat dengan beberapa dari mereka bisa menjadi perbedaan antara mengunjungi negara dan benar-benar melihat negara tersebut. Beberapa kenangan terbaik dan cerita favorit saya ketika berada di sekitar orang-orang.

Apakah Anda Ada Di Banyak Gambar?

Hal ini terjadi pada fotografer di setiap saat: kita begitu sibuk mengambil gambar atau rekaman video yang ada diri kita di dalamnya. Saya mengambil gambar dengan "snappy cam" atau telepon dengan kamera setiap kali saya bepergian dan memaksa partner saya untuk melakukan serangkaian touristy shot sehingga saya juga memiliki kenangan akan kami saat liburan. Gambar pemandangan yang cantik atau gambar budaya lokal sangat menakjubkan, tapi hanya beberapa saat saja. Gambar anda di tempat tersebut dan pada saat itu tak ternilai harganya dan akan langsung membawa kembali kenangan dan pengalaman tersebut.

Membuat little home movie cara yang berbeda untuk melibatkan teman dan keluarga anda dengan perjalanan anda. Partner saya membuat film dan kadang membuat film liburan kita yang tidak hanya menunjukkan daerah yang telah kita kunjungi tapi juga dengan kita berdua yang sedikit gila! Ini adalah kenang-kenangan sempurna dalam perjalanan dan teman anda akan menyukainya dibandingkan jika mereka harus duduk berjam-jam dengan slide atau foto.

selfie
Image: Photodune

Bagian 4. Buat Foto Bagus

Perlakukan Perjalanan Seperti Perjalanan Impian Anda

Ada godaan saat travelling untuk mencoba over-schedule setiap hari, agar anda bisa melihat segala hal.

Anda tidak bisa melakukan itu. Fokus pada apa yang penting dan ingat bahwa lebih baik melakukan hal kecil yang lebih baik daripada banyak hal buruk. Melewatkan beberapa elemen adalah alasan bagus untuk kembali lagi nanti. Dan, jika anda merasa melewatkan sesuatu terlalu banyak, anda mungkin belum merencanakan cukup waktu di tempat tujuan anda.

Memiliki Jadwal Perjalanan yang Fleksibel

Saya sampaikan sebelumnya bahwa ada baiknya menjadi fleksibel, dan itu juga berlaku untuk rencana perjalanan anda. Hanya karena dituliskan tidak berarti anda terpaksa melakukannya. Bahkan jika anda sudah memesan tiket, terkadang kehilangan biaya tiket bisa lebih baik daripada kehilangan sesuatu yang kemudian anda sesali tidak melihat atau melakukannya.

Cara yang baik untuk memastikan bahwa anda memiliki semua waktu yang anda bisa adalah dengan merencanakan koneksi yang baik. Anda tidak ingin menghabiskan waktu berjam-jam duduk di sekitar bandara atau di antara perjalanan kereta api. Tidak selalu mungkin untuk mendapati susunan perjalanan yang begitu lancar, dan jika memang demikian, usahakan untuk memanfaatkan kapan saja anda harus menghabiskan waktu antara destinasi. Apakah ada pemandangan yang bisa anda ambil saat anda menunggu? Anda bisa melakukan dengan beberapa orang, melihat-lihat dan mendapatkan beberapa potret yang bagus. Cobalah memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya.

Buat Koneksi yang Nyata

Setiap orang punya cerita untuk diceritakan dan jika anda belajar menjadi pendengar yang baik, anda bisa membuat koneksi yang berarti dan mungkin juga beberapa teman seumur hidup. Orang yang hidup dalam budaya yang berbeda dengan anda bisa menjadi menarik, seperti pula halnya anda untuk mereka, jadi jangan takut untuk berbagi sebagian kecil dari diri anda.

Seorang teman saya sekarang memiliki teman di berbagai negara di seluruh dunia. Ketika dia kembali mengunjungi sebuah negara tertentu, dia tinggal dengan teman-temannya di sana atau sekelompok mereka berkumpul. Hal tersebut sangat bagus.

Saya pikir secara teratur bergaul dengan banyak orang baru dalam situasi yang berbeda menciptakan keterbukaan pikiran yang cenderung tidak kita kembangkan untuk tetap tinggal di tempat yang selalu kita kenal. Perbedaan menjadi lebih mudah diterima, dan sebagai hasilnya norma dan koneksi menjadi lebih mudah.

Saya tidak akan mengatakan ini lagi, jangan lupa luangkan waktu untuk berhubungan dengan diri sendiri. Anda tidak akan mengambil foto bagus atau menikmati diri sendiri jika anda lelah secara emosional atau fisik. Melihat hal baru, bertemu orang baru, dan berjalan dan melakukan shooting sepanjang hari bisa melelahkan. Beberapa orang membutuhkan lebih banyak waktu pemulihan daripada yang lain; kenalilah diri anda dan rencanakanlah sesuai dengan itu.

Membuat kesalahan

Ketika traveling ada kalanya memaksa batasan anda dan tidak selalu berakhir dengan keberhasilan. Beberapa pengalaman dan anekdot terbaik datang dari membuat kesalahan. Apa yang mungkin tampak seperti pengalaman mengerikan pada saat itu bisa menjadi sepele dan bahkan lucu pada akhirnya. Jika anda mendokumentasikan perjalanan anda, juga dokumentasikan hal-hal yang salah. Anda akan senang atas apa anda lakukan begitu anda mendapatkan benefit di belakangnya.

Menceritakan Suatu Cerita

Seperti halnya mendokumentasikan perjalanan anda, pikirkan tentang cerita yang ingin anda ceritakan tentang setiap tempat yang anda kunjungi. Pikirkan tentang pengambilan shot dan detail shot-nya. Dapatkah anda menunjukkan orang-orang di mana anda berada? Dapatkah anda menunjukkan bagaimana rasanya berada di sana?

Menetapkan shots memberi gambaran dan gagasan kepada audiens atas anda tentang apa yang mungkin ingin anda katakan, dengan cukup informasi untuk menarik minat mereka. Ini adalah kesempatan pertama dan mungkin hanya satu-satunya kesempatan meraih perhatian orang yang melihat, jadi manfaatkan itu sebaik mungkin!

Detil setiap shot memberi ketertarikan dan konteks pada cerita anda. Ini biasanya lebih ke shot jarak dekat terhadap hal-hal atau orang-orang yang menarik.

Katakanlah anda shooting sebuah outdoor market yang besar. Shot pertama anda bisa menjadi pasar secara keseluruhan, dari high vantage point dengan lensa wide-angle, dengan semua kios berada di depan anda. Shot detail bisa berupa closeup rempah-rempah berwarna-warni di salah satu kios.

Photography Trip Checklist

  1. Mulailah untuk research terhadap lokasi anda dan membuat list idealnya.
  2. Lihatlah gambar secara online untuk mendapatkan ide yang lebih baik tentang di daerah mana anda akan berada.
  3. Gunakan Google Maps untuk merencanakan rute anda dan melihat apa yang layak.
  4. Gunakan situs seperti Trip Advisor untuk menyingkirkan tempat-tempat yang mungkin tidak layak untuk dikunjungi.
  5. Periksa jaringan transportasi lokal dan buat catatan.
  6. Temukan tempat yang tepat untuk tinggal.
  7. Hanya membawa perlengkapan yang anda pikir anda perlukan; Jangan tergoda untuk mengemas semuanya.
  8. Urutkan dokumen yang diperlukan, termasuk dokumen asuransi dan perjalanan, dan dapatkan suntikan bila disarankan.
  9. Aman dan masuk akal. Bedakan antara perlengkapan dan uang, dan tetaplah berada di luar tempat yang seharusnya tidak anda kunjungi.
  10. Buatlah foto anda berbeda dari gambar pada umumnya. Cobalah waktu yang berbeda, sudut yang tidak biasa, atau long exposure.
  11. Rileks! Ambil hari libur dan kapan anda menginginkannya; atasi setiap kesulitan!
  12. Berbicara dengan masyarakat setempat; berbaur dan memberi. Anda akan membuat beberapa kenangan menakjubkan dan mendapatkan pengetahuan orang dalam tentang tempat terbaik untuk dikunjungi.
  13. Ingatlah untuk menyertakan diri anda dan dengan siapa anda bepergian dengan gambar dan rekaman video sesekali.

Bahkan jika anda menggabungkan perjalanan dengan sedikit kerja atau komisi, melakukan perjalanan fotografi adalah sebuah kegembiraan mutlak. Anda tidak dibatasi oleh tekanan atas laporan singkat dan ini adalah kesempatan fantastis untuk melakukan apa yang orang lain lakukan.

Ingat, meski tujuan anda adalah memotret, ini adalah hal nomor dua. Jika anda mendapatkan gambar yang bagus, itu brilian; Tapi yang terpenting adalah memastikan anda mandapatkan waktu yang luar biasa dan membuat kenangan abadi.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.