Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Night Photography
Photography

Perlengkapan Kamera Yang Direkomendasikan Untuk Fotografi Malam

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Dengan melihat berbagai pilihan peralatan di dalam artikel fotografi malam sebelumnya waktunya untuk menyarankan beberapa rekomendasi pengaturan.

Sebelum saya melakukannya, saya akan menentukan kualifikasi rekomendasi ini dengan menyebutkan bahwa seiring inovasi teknologi bergerak pada peralatan yang saya rekomendasi hari ini mungkin menjadi ketinggalan di masa mendatang.

Kamera

Canon dan Nikon merupakan pemilik pangsa pasar terbesar kamera film dan digital dan memiliki pilihan yang tersedia bagi fotografer dimana sistem lainnya tidak dapat mengimbangi. Bagaimanapun juga, pemain baru muncul dan mulai menyulitkan "Dua Besar" ini.

Sony menawarkan beberapa model yang semakin menarik akhir-akhir ini. Kemampuan cahaya rendah Sony A7s merupakan daya tarik tertentu bagi fotografer malam.

Samsung juga baru memasuki ke dalam pasar dengan usaha serius pertama mereka pada kamera APS-C level pro: NX-1. Desain sensor CMOS 28 Megapixel di dalam NX-1 merupakan teknologi yang lebih maju daripada yang ditawarkan Nikon, Sony, atau Canon dan kualitas gambar serta kinerja dalam cahaya rendah dapat dibandingkan dengan sensor full frame. Kamera ini juga menggunakan CPU bertenaga dan chip pencitraan yang menawarkan tenaga komputasi yang lebih besar daripada yang pernah dibuat kamera lainnya. Banyak fungsionalitas kamera yang dapat ditingkatkan atau memiliki fitur yang ditambahkan melalui pembaruan firmware. Samsung telah memperbarui software secara cepat dan menambahkan banyak fitur baru yang menarik.

Mengingat ada berbagai pilihan bagus di luar sana saat ini, dan tidak diragukan lagi akan banyak yang hadir di masa mendatang, kriteria apa yang seharusnya kamu cari dalam sebuah body kamera untuk fotografi malam?

  • Sensor yang lebih besar: Seiring mengecilnya sensor kualitas gambar juga biasanya terdampak. Kepadatan pixel juga dapat mempengaruhi kualitas gambar.
  • Pengambilan RAW: Sebuah kamera dengan kemampuan pengambilan RAW sangat penting. Pengambilan yang hanya mampu untuk JPEG tidak akan membantu. Sumber cahaya dalam fotografi malam bercampur dan bervariasi, sehingga kemampuan untuk melakukan post-process warna setelah pengambilan gambar merupakan fitur yang sangat penting.
  • Kendali manual: Kamu juga perlu dapat mengambil kendali manual penuh kameramu dan semua pengaturan exposurenya.

Lensa

Lensa merupakan salah satu komponen sistem yang memerlukan beberapa perencanaan jangka panjang jika kamu ingin itu tidak ketinggalan jaman. Kamu perlu tahu dengan tepat jenis subyek apa yang akan kamu foto sebelum memutuskan untuk membelinya.

Sebelum kamu membeli sebuah lensa lakukan beberapa riset dan pastikan itu cocok dengan body yang ingin kamu gunakan. Sebagai contoh, jika kamu memilih sebuah body kamera full-frame (135mm) kamu juga akan perlu sebuah lensa yang menghasilkan gambar yang cukup besar untuk mengimbangi sensor full frame. Kamu mungkin ingin membaca dua artikel saya tentang lensa di sini di Tuts+ sebelum melompat ke dalam lensa. Di dalamnya, saya membahas fitur-fitur yang berguna di dalam sebuah lensa, kepantasan lensa dengan focal length zoom versus fixed, dan lensa manual versus autofocus.

Nikkor 80-200mm lens
Lensa zoom autofocus seperti Nikkor 80-200mm AF-S ini dapat menjadi pilihan yang serbaguna dalam mengimbangi berbagai focal length...

Focal Length

Kebanyakan situasi dapat ditangani dengan focal length setara full frame sekitar 20mm pada sudut lebar hingga 200mm pada telephoto. Terserah padamu untuk menentukan pilihan lensa apa yang terbaik untuk menangani rentang ini.

Lensa modern dengan autofocus akan memberikan kualitas gambar yang menakjubkan dan pada umumnya merupakan pilihan yang lebih serba guna. Lensa autofocus akan menangani sebagian besar situasi fotografi yang akan kamu hadapi. Mereka tidak selalu menjadi pilihan pengeluaran terbaik, ketika itu tentang fotografi malam.

Fokus Kritis

Menjadi dapat melakukan fokus dalam pencahayaan rendah adalah sesuatu yang sangat berguna bagi saya dalam lensa fotografi malam. Inilah mengapa saya memiliki set lensa prime Nikkor di dalam peralatan saya. Saya menemukan bahwa mereka luar biasa dalam hal nilai dan kinerja. Mereka memiliki keseimbangan warna dan ketajaman yang cukup baik serta kontras yang konsisten di seluruh set. Kebanyakan lensa ini masih tersedia saat ini, terlepas dari pembuatannya yang sedikit banyak tidak berubah selama bertahun-tahun.

Lensa prime fokus manual Nikkor AIS bagus untuk fotografi malam. Mereka cepat, memiliki hard infinity stop yang terkalibrasi, fokus yang mulus dan penandaan hyperfocal. Saya menemukan bahwa fitur-fitur ini sangat berguna dan menggunakannya sepanjang waktu untuk subyek tertentu.

Melakukan fokus manual dengan lensa autofocus modern itu sulit. Pelemparan fokus pada umumnya jauh lebih pendek dengan lensa autofocus dan mekanisme fokus manual pada lensa autofocus biasanya inferior. Namun kebanyakan kamera digital terbaru memiliki live preview gambar pada display untuk mendampingi fokus manual. Secara normalnya kamu dapat melakukan zoom ke dalam tampilan ini cukup jauh untuk melakukan fokus yang sangat akurat jika ada cukup cahaya yang tersedia.

Di dalam beberapa situasi fotografi malam mendapatkan fokus kritis sangat sulit dikarenakan kekurangan cahaya yang tersedia. Sebuah contoh yang bagus dari permasalahan ini adalah ketika memotret petir di dalam area dimana terdapat sangat sedikit cahaya ambient.

Difoto di dalam gelap.
Kamera: Nikon D7000
Lensa: Nikkor 135mm f2.8 AIS prime lens
Exposure: 25 Detik @ f4.0 - ISO250

Foto petir di atas mengilustrasikan secara sempurna kekurangmampuan lensa autofocus dalam situasi fotografi malam tertentu. Tidak ada sumber cahaya ambient selain kilatan petir berselang yang mengganggu saya menentukan fokus dalam foto ini.

Saya sebelumnya pernah berada di dalam situasi dimana fotografer lainnya memotret subyek yang sama di sebelah saya menggunakan lensa autofocus. Di dalam situasi seperti ini memiliki sebuah hard infinity stop terkalibrasi akan memungkinkanmu menentukan fokus kritis dengan mudah tanpa perlu mengkonfirmasikan fokus di dalam viewfinder. Lensa autofocus tidak memiliki hard infinity stop terkalibrasi dan itu hampir tidak mungkin untuk mendapatkan fokus di dalam situasi ini. Poin utama: Saya mendapatkan foto yang tajam menggunakan lensa prime fokus manual Nikon dan orang lainnya yang menggunakan lensa autofocus tidak.

Dengan melengkapi sebuah set lensa autofocus dengan tambahan lensa prime fokus manual 50mm, 85mm, atau 135mm serta hard infinity stop kamu secara efektif menutupi celah dalam koleksi peralatan fotografi malam ini.

Elemen yang dapat dikenali lainnya di dalam gambar ini adalah adanya penyimpangan kromatis. Itu cukup tampak namun di dalam contoh ini saya rasa itu sebenarnya menambahkan beberapa karakter pada petir dengan menyelubungi itu dalam hue pink yang tampak pada kilatan utama. Terkadang defisiensi di dalam sebuah lensa dapat menambahkan beberapa bumbu dan aroma yang tidak terduga. Dalam kasus apapun, penyimpagan kromatik di dalam foto ini dapat secara mudah dihapus selama pemrosesan RAW jika diperlukan. Oleh karenanya itu merupakan sesuatu yang dapat diabaikan pada derajat tertentu.

Campurkan, Cocokkan, dan Sesuaikan

Katakanlah kamu memutuskan untuk membeli body full-frame. Apakah itu berarti kamu secara otomatis membeli semua lensa agar cocok dengan model kamera tertentu tersebut? Canon, sebagai contoh, membuat banyak lensa berbeda dalam berbagai mount yang mencakup versi EF, FD, L, dan EF-S . Ini meliputi berbagai pilihan jika kamu ingin memotret dengan salah satunya dalam body kamera.

Bagaimana jika kamu ingin atau memerlukan kemampuan autofokus di dalam lensamu? Jika kamu lebih memilih lensa fokus manual maka kamu memiliki dua pilihan tambahan:

  1. Pilih pembuat lensa pihak ketiga, seperti Zeiss, Voigtlander, atau Samyang, yang menawarkan produk di dalam mount asli lensa.
  2. Sesuaikan lensa fokus manual dari pembuat lainnya, seperti Leica, Nikon, Zeiss, Olympus, Konica, Minolta, atau Contax (di antara banyak contoh) ke mount asli lensa. Ini merupakan pilihan yang sangat layak.

Lensa pihak ketiga dapat sebagus, bahkan jauh lebih baik, daripada lensa asli yang sejenis. Dengan adapter, kumpulan lensa yang tersedia menjadi luas. Jangan meremehkan lensa yang lebih tua: mereka seringkali bermutu sangat tinggi. Ada juga beberapa lensa menarik dengan kualitas yang unik di luar sana! Namun perhatikan, bahwa ada beberapa batasan dengan kombinasi lensa dan body tertentu.

Kemampuan Menyesuaikan

Sony E-mount memiliki jarak pinggiran terpendek. Ini berarti kamera Sony memiliki kumpulan kecocokan lensa terbesar bagi body full-frame dan APS-C miliknya.

Jika kamu memutuskan pada sebuah body full frame Nikon maka pilihan lensamu lebih sedikit dikarenakan F-mount miliknya. Pinggiran lensa yang panjang ke jarak bidang focal F-mount Nikon berarti bahwa body Nikon hanya akan berkerja dengan lensa F-Mount Nikon. Beberapa pilihan tersedia untuk menyesuaikan lensa ke body Nikon selain mount esoteris seperti M42 (yang pernah populer dengan buatan Rusia) atau lensa Leica tertentu.

Namun lensa F-mount Nikon dapat disesuaikan untuk digunakan pada hampir tiap body kamera! Ini termasuk body kamera 35mm film, digital full-frame, APS-C dan Micro Four Thirds dari Canon, Sony, Panasonic, Pentax dan Olympus. Lensa manual Nikon F bermutu tinggi, buatannya padat, dan tergolong terjangkau.

Kamu juga bisa mendapatkan Zeiss, Voigtlander, Samyang dan lensa prime fokus manual merek premium lainnya dalam Nikon F-mount yang dapat digunakan pada banyak sistem kamera lainnya dengan menggunakan adaptor. Lensa prime Zeiss F mount merupakan kualitas optik terbaik namun kamu membayar harga premium untuk ini. Hanya kamu yang dapat memutuskan apakah pengeluarannya layak.

Olympus, Pentax, Konica, Canon, Leica dan pembuat lensa lainnya memiliki set lensa prime fokus manual yang lebih tua dan masih tersedia. Ada beberapa permata tesembunyi di antara lensa-lensa ini yang memohon untuk dipasangkan pada DSLR modern.

Adapter

Jangan berhemat ketika berhubungan dengan adapter. Sebuah adapter yang jelek dari pembuat yang tidak memiliki reputasi (atau tanpa nama) tidak layak terhadap kesulitan karena kesalahan pemasangan atau kurang kencangnya. Adapter Voigtlander dan Rayqual adalah rekomendasinya.

Potongan-Potongan

Kebanyakan kamera DSLR memiliki rentang shutter speed antara tiga puluh detik dan 1/8000 detik. Ini cukup membatasai untuk fotografi malam. Itu tentu saja layak untuk memiliki sebuah timer remote eksternal khusus. Ini akan memungkinkanmu memprogram shutter speed jauh lebih lama dibandingkan batasan tiga puluh detik waktu yang dibentuk ke dalam kamera.

Saya menyarankanmu membeli salah satu dengan intervalometer bawaan dan kemampuan untuk memprogram shutter speed lebih lama dari beberapa durasi jam. Ini akan memberikanmu kesepakatan yang bagus yang memungkinkanmu mengambil gambar untuk keseluruhan durasi malam atau untuk memotret seri gambar dengan durasi lebih pendek.

Yongnuo yang saya beli memungkinkankan saya untuk memprogram shutter speed kira-kira pada durasi empat hari dengan sebuah jumlah gambar yang tidak terbatas. Mereka juga tidak mahal.

Salah satu alternatif lainnya untuk sebuah remote releasae atau intervalometer untuk menggunakan aplikasi smartphone seperti perangkap umpan.

Kamu juga hendaklah mempersiapkan set filter. Ini hendaklah mencakup filter neutral density dan barangkali beberapa filter efek khusus seperti filter spektral atau filter bintang yang berkerja sangat baik dengan sumber cahaya titik seperti kembang api dan lampu kota.

Kamu dapat melihat sebuah efek filter bintang di foto pencakar langit Brisbane ini yang diambil menggunakan sistem filter Cokin.

Filter neutral density sangat berguna untuk memperluas shutter speed untuk obyek tertentu dan berguna khususnya di sekitar senja. Saya memiliki filter ND dengan 2-stop, 4-stop, 9-stop dan 10-stop untuk mengendalikan jumlah cahaya yang masuk ke dalam lensa.

Ini memungkinkanmu untuk menggunakan shutter speed berdurasi panjang tanpa perlu menurunkan stop pada lensa hingga pengaturan aperture minimum. Ini akan membantumu mencegah difraksi dari gambar yang melembut.

Sebuah ND filter sepuluh stop digunakan di sini di dalam foto ini memungkinkan sebuah shutter speed yang sangat panjang hingga beberapa menit untuk digunakan di tengah aperture dimana lensa tampil paling baik.

Ketika membeli filter maka layak untuk membeli variasi ukuran besar dan menggunakan alat konversi kamu dapat mencocokkannya dengan semua lensa kita. Ini akan menghemat uangmu dimana kamu tidak perlu memiliki banyak versi filter yang persis sama dengan ukuran thread yang berbeda. Saya memiliki set filter dengan 77mm thread dan ini dapat disesuaikan untuk digunakan dalam semua lensa saya, banyak yang memiliki filter 52 mm.

Sebagai alternatif, kamu dapat melihat cara mendapakan sebuah sistem filter seperti yang dibuat oleh Cokin, Schneider atau pembuat lainnya. Ini menggunakan sebuah pemengang filter daripada filter tradisional berulir yang dapat kamu tempelkan ke bagian depan lensanya. Saya memiliki sistem filter seri Cokin seri P ("Profesional) yang meliputi lensa hingga diameter 82 mm. Seri "L" yang lebih besar kemungkinan merupakan pilihan yang lebih baik untuk sistem kamera dimana semakin kecil diameter tiap filter dapat menyebabkan permasalahan minomi.

Sistem Kamera Yang Disarankan Untuk Fotografi Malam

Saya telah membagi pilihan saya ke dalam beberapa kategori berdasarkan pada anggaran dan harga rata-rata pada saat penulisan ini. Jangan lupa juga untuk menyisihkan sebagian uang untuk tripod, set filter dan cable release.

Sistem Full-Frame Level Awal: Anggaran $1500 USD

Jika kamu menginginkan body kamera full frame dan memiliki budget yang ketat saya menyarankan kamu mencari body kamera bekas di Ebay atau serupa.

Pilihan 1

Pilihan 2

Sistem Full-Frame Tingkat Menengah: Anggaran $5000 USD

Bagi mereka dengan uang yang lebih banyak saya menyarankan mencari salah satu dari tiga model di bawah.

  • Nikon D750 - 24MP Full Frame Digital SLR Camera Body - $2000 USD (Baru)
  • Sony A7s - 12MP Full Frame Digital SLR Camera Body - $2000 USD (Baru)
  • Canon 5D Mark3 -22MP Full Frame Digital SLR Camera Body $2000 USD (Baru)

Dan tiga lensa di bawah untuk kamera tadi dan kamu akan memiliki basis pengaturan fotografi malam yang luar biasa.

Kinerja terbukti yang akan menangani rentang focal yang lebih panjang dan menghasilkan gambar yang tajam.

Sistem Full-Frame Tingkat Tinggi: Anggaran $20K+

D810 menawarkan kinerja modern dan sempurna untuk fotografi malam.

  • Nikon D810 - 36MP Full Frame Digital SLR Camera Body - $3500 USD (Baru)

Saat ini mendapatkan penilaian sebagai sensor dengan kinerja terbaik pada DXO.

Dan set lensa prime Zeiss...

Kombinasi kamera full frame resolusi tinggi dipadukan dengan lensa premium ini menawarkan kemuktahiran dalam kinerja fotografi malam. Tidak ada alasan dengan kit ini!

Sistem Kamera  APS-C

Format APS-C merupakan alternatif yang bagus untuk kamera sensor full frame dan ada banyak model untuk dipilih.

Kamu tidak mungkin salah dengan body kamera generasi yang lebih baru dari Samsung, Sony, Pentax, Fuji, Canon atau Nikon. Body kamera model dasar yang modern menawarkan kualitas gambar yang bagus. Nikon D5500 dengan lensa standar 18-55mm akan menjadi pengaturan awal yang bagus untuk fotografi malam.

Jika kamu ingin menggunakan lensa tua dengan fokus manual pada body ini saya akan menyarankan model level pro yang lebih tinggi seperti Nikon D7100, yang mendukung exposure metering dan data EXIF ketika menggunakan lensa tua.

Sistem Kamera  Micro Four Thirds

Pilih pilihan ini hanya jika kamu memerlukan kit kamera yang kompak. Saya jarang menggunakan kamera Micro Four Third untuk jenis fotografi ini karena mereka tidak memiliki dynamic range, reproduksi warna dan kinerja dalam pencahayaan rendah seperti pada body kamera dengan sensor yang lebih besar.

Perlengkapan Saya

Berikut adalah daftar peralatan kamera yang saya miliki dan gunakan. Kebanyakan peralatan ini telah diplih secara khusus untuk fotografi malam namun item lainnya telah dipilih berdasarkan pada kriteria lainnya, seperti kinerja dan kecocokan untuk video.

Body Kamera

Lensa Manual Focus Prime dalam Nikon F-Mount

Lensa Auto Focus dalam Nikon F-Mount

Lensa Lainnya

Peralatan Lainnya

Filter

Kesimpulan

Lihat gambaran besarnya. Pikirkan tentang kebutuhanmu dan jenis fotografi apa yang kamu lakukan. Apa yang dapat kamu lakukan dengan peralatan yang kamu miliki saat ini? Sebelum tertarik ke dalam ekosistem kamera yang baru lihat bagaimana kamu memotret. Apakah ada hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk memaksimalkan peralatanmu? Pikirkan tentang menggunakan adapter, sebagai contoh, untuk memperluas pilihanmu akan lensa aperture lebar.

Tidak ada sistem yang benar-benar lengkap. Selalu ada lensa yang lebih baik, lebih baru, lebih keren di luar sana. Seandainya kita memiliki itu fotografi kita akan jauh lebih baik, benar? Sulit untuk tidak terhanyut dalam godaan pemasaran dan rasa iri dengan peralatan tersebut.

Memang benar bahwa lensa berkualitas bagus membuat perbedaan yang besar pada kualitas gambar. Dan sensor saat ini memiliki sensitifitas yang menakjubkan. Namun bagaimana pun juga, lensa dengan fokus manual dari 30 tahun yang lalu, dalam banyak kasus, sama bagus dan tajamnya dengan lensa terkini. Kamera digital dari dua atau tiga generasi yang lalu lebih dari cukup untuk fotografi malam bermutu tinggi.

Seperti yang telah kamu lihat, kamu pastinya dapat membuat gambar yang  bagus dengan peralatan tua. Jika kamu memiliki kamera yang lebih tua atau  anggaran terbatas jangan merasa tidak enak tentang memiliki sesuatu yang kurang modern. Bersenang-senanglah untuk membuat gambar yang bagus! Itu yang benar-benar penting di sini.



Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.