Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Shooting

Cara Terbaik Untuk Mempelajari Fotografi Lansekap

by
Length:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Sebagai salah satu bentuk fotografi yang paling sering diterapkan, lansekap menarik banyak orang untuk mengambil kamera dan mulai memotret. Fotografer yang tertarik untuk menangkap pemandangan unik secara konstan berusaha membuat foto yang bagus pada area di sekitar mereka. Karena hal ini, banyak fotografer mencari cara untuk meningkatkan karya mereka dalam membuat foto lansekap yang bagus, dan hari ini kita akan melihat cara memulai dalam fotografi lansekap.


Dapatkan Daya Tarik

Dengan bentuk fotografi manapun, langkah pertama adalah mendapatkan apresiasi untuk hasil karya di tangan. Setelah memilih beberapa majalah National Geographic (yang menurut pendapat saya memuat foto lansekap dan alam liar terbaik di dunia) selama semester pertama saya di kampus, saya mulai tertarik dalam fotografi lansekap. Saya terpesona dengan cara fotografer hebat tersebut menangkap pemandangan dan membuatnya tampak hidup.

Bagi saya, jalur dalam mengapresiasi foto lansekap seringkali termasuk kategori frustrasi. Walaupun saya bisa mengagumi foto lansekap yang bagus, saya seringkali ditinggalkan dengan perasaan bahwa saya menyia-nyiakan waktu saya dengan mencoba untuk menangkap foto alam dan selalu singkat saja. Tentu, tidak ada foto yang bisa menangkap secara sempurna keseluruhan pemandangan lansekap, namun kamera menyediakan kita dengan peluang untuk menggambarkan dan membagikan bagian dari pemandangan menarik tersebut yang merupakan latar belakang hidup kita.


Taman umum di areamu merupakan tempat yang bagus untuk mulai memotret. Foto oleh Cameron Knight

Pada masa itu, saya menyadari bahwa walaupun saya tidak menginginkan agar dikenal sebagai fotografer lansekap, memotret sejumlah pemandangan merupakan bagian penting dari goal pemotretan pribadi saya. Dengan mendokumentasikan sekitar saya dan menyimpan memori pemandangan saat mereka ada saat itu merupakan sesuatu yang saya anggap penting bagi koleksi pribadi saya.

Saya tidak akan pernah menjadi seorang fotografer lansekap profesional, namun membuat foto lansekap membantu saya melengkapi keahlian dan portofolio pribadi. Apa yang akan mendorongmu dalam mengejar fotografi lansekap?


Salah satu dari sebagian kecil foto lansekap yang saya hasilkan, pemandangan api unggun di rumah saya musim gugur tahun lalu membantu saya menyadari bahwa membuat foto lansekap adalah tentang mengambil adegan dalam waktu singkat.

Dapatkan Peralatan

Walaupun alat yang digunakan hanya sebaik penggunanya, tentunya sangat membantu untuk memilih peralatan yang tepat untuk tugas ini. Fotografi lansekap memerlukan peralatan tertentu untuk meningkatkan produk akhir. Dan itu mungkin bukan jenis peralatan yang langsung muncul dalam pikiranmu.

Ketika tiba waktunya membahas body kamera, ini mungkin merupakan bagian yang kurang penting dari kebutuhan tersebut. Hampir tiap DSLR - atau bahkan film SLR yang bagus - akan memuaskanmu di lapangan. Kamera generasi terakhir masih sangat cukup dalam membuat foto lansekap yang bagus. Kamu jauh lebih baik menabung untuk membeli lensa dan pengeluaran lainnya.


Grindstone Lake di barat daya New Mexico. Foto oleh Cameron Knight

Ketika waktunya membahas lensa, pilihanmu sangat banyak. Kebanyakan fotografer cenderung memilih lensa wide angle. Jika kamu memotret dengan kamera crop factor, lensa 10-24mm merupakan pilihan yang bagus untuk mendapatkan semua pemandangan di dalam frame. Foto sudut lebar ini memungkinkan kamu untuk menempatkan kamera di tengah pemandangan dan membiarkan pandangan penonton menyapu semua di sekitarnya.

Fotografer lainnya lebih memilih lensa menengah antara 35 dan 50mm, dan beberapa lainnya akan memilih telephoto untuk menangkap lansekap jarak jauh seperti gunung. Seperti biasa, mencoba sudut pandang yang berbeda akan membantu kamu mengerti apa yang paling cocok dengan gaya pemotretanmu. Saran saya adalah memulai dengan lensa wide angle dan berkembang dari sana. Aksesoris tambahan seperti circular polarizing filter bisa meningkatkan kontras dan memangkas pantulan dari genangan air.


lensa ultra wide 14-24mm dari Nikon merupakan pilihan teratas bagi fotografer lansekap yang ingin memotret pemandangan menyeluruh.

Terakhir, sangat penting untuk memilih tripod yang bagus. Ini merupakan kunci untuk foto dan diam dan tajam dan bisa ditemukan menempel pada tas hampir tiap fotografer lansekap yang hebat. Ketika memilih sebuah tripod, jangan berhemat!

Itu bisa menjadi sebuah kesalahan besar untuk memasang SLR dan lensa seharga ribuan dollar di atas tripod plastik seharga $25. Pilih tripod yang kokoh dengan kepala yang bagus merupakan salah satu langkah terbesar yang bisa kamu ambil untuk meningkatkan foto lansekap.

Itu memungkinkan kamu untuk menggunakan aperture yang lebih kecil, dan tetap menjaga foto yang diam pada shutter speed yang lebih lambat.  Sebagai tambahan, saya menemukan bahwa dengan menggunakan sebuah tripod memperlambat proses pemotretan saya dan membuat saya lebih fokus pada proses pembuatan gambar. Dengan melihat manfaat tripod, semua ini berkontribusi pada gambar yang lebih baik.

Bersamaan dengan peralatan ini, jangan lupa untuk membeli aksesoris tambahan yang akan melindungi dan mengamankan peralatan berhargamu. Filter akan melindungi investasimu dalam lensa dengan meletakkan sebuah penghalang pada optik. Jangan menolak untuk memilih sebuah tas yang bagus yang nyaman untuk dibawa dan cukup besar untuk peralatanmu. Juga, siapkan cukup batere dan kartu memori untuk pemotretan lansekap!


Lakukan Sebuah Perjalanan!

Fotografi lansekap tidaklah seperti fotografi potret. Kamu tidak bisa membuat sebuah foto dengan menyediakan backdrop putih yang mulus. Sebelum beralih ke lensa atau filter lainnya yang kamu inginkan, bagian terpenting dari foto lansekap yang bagus adalah menempatkan dirimu di dalam lingkungan yang cocok untuk difoto. Melakukan sebuah perjalanan ke tempat-tempat indah, juga menjelajahinya sendiri, merupakan hal penting dalam mengambil foto pemandangan yang akan membuat karyamu menonjol.


Foto oleh Cameron Knight

Terkadang, itu bisa sulit sekali untuk mengapresiasi area tempat kamu tinggal. Seorang teman yang mengunjungi saya dari negara bagian begitu kagum dengan Pegunungan Appalachian tempat saya dibesarkan. Karena selalu tinggal di daerah ini, saya tidak pernah mengerti bahwa tidak setiap fotografer memiliki kesempatan istimewa seperti saya dengan jalur gunung menakjubkan, air terjun, dan pemandangan indah. Dengan mendapatkan apresiasi terhadap sekitarmu, juga menjelajahi keluar area merupakan cara bagus untuk memperluas cakrawalamu di bidang lansekap.


Kesabaran Adalah Sebuah Kebaikan

Ketika saya memikirkan fotografi lansekap, saya memikirkan ketekunan fotografer National Geographic yang saya baca. Mereka adalah tipe pemotret yang akan berkemah berhari-hari mencari hewan untuk difoto, atau bertengger menunggu kondisi cuaca yang tepat untuk lansekap yang telah mereka bayangkan.


Foto oleh Cameron Knight

Jenis dedikasi inilah yang menjadi kekurangan saya, dan yang pasti memisahkan antara penghobi fotografi lansekap seperti diri saya dan pemotret handal.

Kita semua tahu bahwa kunci fotografi yang bagus adalah cahaya yang bagus. Sekali lagi, fotografi lansekap begitu unik karena melakukan pencahayaan pada sebuah ngarai, gunung, atau air terjun tidak sesederhana meletakkan sebuah lampu di dalam softbox dan melakukan pencahayaan sebuah potret. Fotografer lansekap bergantung pada kondisi alam, walaupun teknik luar biasa dan sebuah kepekaan yang bagus dalam menggambarkan pemandangan adalah kunci untuk berkutat dengan alam sesuai kemauanmu.

Jika kamu merupakan tipe orang yang suka berkemah dan bergadang, kamu akan meningkatkan peluangmu memotret foto dalam cahaya yang bagus. "Golden hours" ini - baik yang baru muncul maupun menghilang - telah mengatur tempat bagi begitu banyak foto lansekap terbaik dalam sejarah. Melakukan sebuah perjalanan dan mendorong dirimu untuk memotret pemandangan pada jam-jam ini barangkali merupakan metode teratas dalam memotret foto lansekap yang bagus.

Mengutip dari Ansel Adams, "Tidak ada aturan untuk foto yang bagus, hanya ada cahaya yang bagus." Sulit untuk mengukur seperti apa cahaya yang bagus itu. Tidak ada persamaan untuk cahaya yang sempurna, namun kita semua tahu bahwa ada beberapa pencahayaan yang lebih baik dari lainnya. Saya kira kita semua tahu seperti apa foto yang bagus ketika melihatnya, dan karena cahaya yang bagus adalah kunci untuk foto yang bagus, tempatkan dirimu pada posisi untuk sebuah cahaya yang bagus dan kamu akan berhasil.


Foto oleh Cameron Knight

Lakukan retouching

Di era alur kerja digital, post processing merupakan bagian penting bagi hampir setiap peralatan fotografer. Walaupun foto lansekap memiliki sedikit bagian untuk retouching, ada berbagai teknik yang digunakan untuk meningkatkan tampilan foto lansekap.

Banyak fotografer lansekap akan melakukan bracketing pada pemotretan. Ini berarti bahwa mereka akan mengambil foto pada berbagai exposure, dan kemudian menggabungkannya dalam tahap paska produksi. Salah satu cara paling umum dalam melakukannya adalah HDR, atau fotografi High Dynamic Range. Jenis fotografi ini menggunakan berbagai exposure untuk meningkatkan rentang data digital yang bisa ditangkap dalam sebuah foto.

Bahkan dengan teknik lanjutan, penting juga untuk memoles keahlian dasar post processing. Dengan memahami efek dan kendali terhadap contrast, brightness, exposure dan fitur-fitur seperti sharpening akan meningkatkan hasil foto manapun. Tidak terkecuali lansekap.

Kebanyakan fotografer merasa bahwa untuk melakukan retouching foto lansekap pada tingkatan tertentu sama dengan curang, atau merupakan cara tidak adil dalam memperbaiki sebuah foto. Bagaimana pun juga, bahkan ahli klasik seperti Ansel Adams akan menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kamar gelap, melakukan dodging dan burning pada cetakan film untuk membentuk foto akhir persis seperti yang diinginkannya.

Nyatanya, apa yang dilakukan Adams sangat mirip dengan bentuk fotografi high dynamic range (HDR), dengan menggabungkan exposure terang dan gelap untuk meningkatkan rentang yang bisa ditangkap kamera.


Gambar ini mendemonstrasikan sebuah cara berbeda dalam menangani situasi dengan kontras tinggi. Di dalam gambar ini, kontrasnya berlebihan. Foto oleh Cameron Knight

Kesimpulan

Fotografi lansekap menarik dan membuat ribuan fotografer melakukan perjalanan untuk menangkap pemandangan alam terbaik. Jika kamu memiliki minat dalam fotografi lansekap, langkah-langkah dan tips-tips yang disebutkan di atas merupakan cara bagus dalam mengembangkan minat dan meningkatkan hasilmu.

Memotret pemandangan merupakan proses yang mengasyikkan, dan bahkan jika kamu tidak bisa menangkap pemandangan persis seperti kamu mengingatnya, foto merupakan alat penting untuk menyimpan sebuah pemandangan dan membagikannya ke orang lain.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.