Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Interviews

Menggunakan Instagram dalam Dunia Profesional

Scroll to top
Read Time: 8 min
This post is part of a series called How to: Instagram .
How to Make the Most of Instagram as a Small Business
How to Create an Instagram Story Template: Photoshop in 60 Seconds

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Wasmia Mia (you can also view the original English article)

Apakah Instagram menghancurkan nilai industri fotografi? Aplikasi kecil yang gratis ini diyakini oleh beberapa fotografer, sementara lainnya percaya ia mampu menunjukkan karya anda ke seluruh komunitas baru. Saya disini untuk membongkar pro dan kontra di setiap sisi, untuk melihat apakah instagram ini merupakan anugrah ataukah kutukan.

Seperti yang anda ketahui, Instagram adalah aplikasi yang tersedia di kedua perangkat Apple dan Android yang mencoba membuat sistem kamera yang kuat di telapak tangan anda. Dikarenakan platform media sosialnya, Instagram dipuji dalam memperbolehkan pengguna membagikan karya mereka kepada jutaan orang dengan sekali klik, membuka bentuk media terbaru untuk para fotografer.

Photo by Jeremy CowartPhoto by Jeremy CowartPhoto by Jeremy Cowart
Foto oleh Jeremy Cowart

Kelebihan Instagram

Dengan Instagram pada selular anda, anda langsung bisa membagi karya anda, tanpa harus memuatnya ke komputer anda dan pastinya menghabiskan beberapa jam di Photoshop untuk mendapat gambar yang tepat seperti yang anda inginkan. Instagram mengganti fleksibilitas penyuntingan dengan menggunakan preset, dan menggantinya dengan kenyamanan berbagi masal dengan cepat

Sementara banyak yang mungkin membantah bahwa hal ini menurunkan kualitas dan standar fotografi, saya berpendapat bahwa ia juga ada bersama dengan manfaat yang signifikan. Kemampuan membangun brand dan menunjukkan karya anda dengan cepat ini begitu kuat, dan membiarkan anda mencapai dunia calon klien terbaru.

Photo by Thomas IngersollPhoto by Thomas IngersollPhoto by Thomas Ingersoll
Foto oleh Thomas Ingersoll

Ketika memulai bisnis, salah satu hal pertama yang akan disampaikan adalah menjualnya secara berurutan. Membuat Halaman Bisnis Facebook, memulai akun Twitter untuk memamerkan karya anda, dan membuat akun Pinterest atau Tumblr untuk mendapatkan inspirasi. Media dan interaksi sosial ini sangat penting dalam membangun bisnis. 500px dan Flickr memiliki integrasi sosial built-in, jadi mengapa anda mengabaikan Instagram sebagai sumber yang pantas untuk calon klien?


Kekurangan Instagram

Kontra yang paling utama di Instagram kemudahan penggunaan. Dengan meninggalkan kamera, lampu, dan teknik retouching, anda pastinya akan mendapat karya kualitas yang lebih kurang saat bekerja dengan perangkat iPhone atau Android.

Seringkali inspirasi datang cepat, jadi agak mudah untuk menuju rentetan karya dengan standar rendah ketika mengerjakan dengan apa yang anda punya di saku anda. Instagram tidak dirancang untuk memamerkan karya yang dipoles, ia dirancang untuk menunjukkan karya apa yang bisa anda buat saat itu juga, mengerjakan tepatnya apa yang sedang anda lakukan saat ini.

Kekurangan lainnya adalah filter. Dengan hanya pilihan 20 filter, dan opsi penyuntingan yang sangat sedikit terlepas dari itu, anda benar-benar membatasi jumlah kreatifitas yang bisa anda preset di pasca-prosesi dengan setiap gambar.

Anda sering memakai 4 atau 5 filter yang sama untuk semua teknik penyuntingan anda, jadinya banyak foto anda yang dasarnya sama dan gayanya hambar.


Pendapat Saya Mengenai Instagram

Saya begitu segan menggunakan Instagram dalam waktu yang lama, berpikir bahwa Instagram menghilangkan nilai komunitas fotografi. Hal ini sampai saya berbicara dengan beberapa fotografer profesional lain yang menggunakan Instagram yang kemudian saya mulai melihat manfaatnya. Banyak teman saya bekerja di industri fotografi mode berkomunikasi dengan agensi model, dan agensinya sendiri melalui Instagram.

Photo by John SchellPhoto by John SchellPhoto by John Schell
Foto oleh John Schell

Sistem tagar Instagram ini yang paling inovatif, yang artinya ia benar-benar digunakan secara penuh ketika dibandingkan dengan Facebook atau bahkan Twitter. Dengan melabeli gambar anda dengan sesuatu seperti #fashion #modeling #NewYork, anda mampu menjangkau seluruh kalangan penonton yang melihat karya anda.

Hal ini bisa berarti calon penggemar, klien dan pekerjaan baru berdatangan dengan menggunakan sistem yang sebaliknya dianggap sebagai penghancur industri.

Itulah pengubah permainan bagi saya. Saya menaruh karya saya melalui online untuk orang melihat, memberi feedback, dan berpotensi mendapat lebih banyak klien, jadi mengapa saya harus menaruhnya di satu website dan tidak lainnya? Akan tetapi, itu bukan satu-satunya alasan saya memakai Instagram, alasan lainnya adalah wawasan yang disediakan.

Photo by John SchellPhoto by John SchellPhoto by John Schell
Foto oleh John Schell

Cara Saya Menggunakan Instagram

Satu hal yang saya lakukan dengan akun Instagram saya adalah memadu kehidupan pribadi saya dengan bisnis saya. Dengan melakukan ini, saya mampu menunjukkan tampilan nyata di balik layar seorang fotografi profesional. Dengan memasang foto kehidupan sehari-hari, begitu juga dengan foto-foto di balik layar, dan projek akhir, saya bisa terhubung dengan penonton saya.

Dan ya, saya memasang foto yang telah saya ambil dengan DSLR ke feed Instagram saya Saya pikir ini penting karena saya menunjukkan setiap langkah lainnya dalam pemotretan. Saya pikir saya juga harus mampu menunjukkan produk akhir juga.

Photo by Caleb HillPhoto by Caleb HillPhoto by Caleb Hill
Foto oleh Caleb Hill

Instagram mendapat serangan dengan beberapa kritik dari waktu ke waktu, tapi itu membantu mendirikan bisnis dan brand saya, jadi mengapa tidak? Saya melakukan ini dengan hanya menggunakan Copy atau akun Dropbox, dan mendorong gambar akhir di sana, jadi saya bisa dengan mudah mengaksesnya di selular untuk diunggah.


Apa Kelebihan Lain yang Di Katakan Orang Tentang Instagram

Jeremy Cowart (http://instagram.com/jeremycowart | 26792 Followers)

Umumnya, saya pikir fotografi mobile ini bagus untuk fotografer profesional. Kamera adalah kamera. Tidak masalah apa jenisnya. Kamera mobile membiarkan pro untuk menjaga ketajaman mata mereka dan terus berlatih. Dan saya pikir pro yang berpengalaman bisa belajar banyak dari pikiran segar yang lebih mudah dan sebaliknya. Saya segalanya untuk apapun yang menegakkan lebih banyak komunitas di fotografi ketimbang kompetisi.

Photo by Jeremy CowartPhoto by Jeremy CowartPhoto by Jeremy Cowart
Foto oleh Jeremy Cowart

Thomas Ingersol (http://instagram.com/thomasingersoll | 1235 Followers)

Saya segalanya untuk Instagram. Beberapa mengatakan Instagram mengurangi atau mengancam fotografi. Saya yakin Instagram membuka pintu untuk seniman baru atau yang tidak dikenal. Orang-orang yang gelisah dengan suara mereka kalah karena outlet seperti Instagram biasanya yang fokus pada produk bukan senimannya.

Photo by Thomas IngersollPhoto by Thomas IngersollPhoto by Thomas Ingersoll
Foto oleh Thomas Ingersoll

Saya pikir ia memberikan orang-orang alternatif yang murah dalam mengeksplor fotografi. Instagram juga memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk mendengarkan suara mereka. Memiliki aplikasi seperti Instagram bisa menjadi alat yang kuat. Saya membuat perusahaan Motocross menyukai karya saya karena tagar. Jika bukan karena Instagram, perusahaan tersebut tidak akan pernah melihat nama saya.

Tidak, perusahaan atau orang-orang yang menyukai gambar saya tidak secara langsung mewujudkan hingga mendapatkan lebih banyak pekerjaan, tetapi ia bisa menaruh nama saya di kepala mereka. Jadi jika saya mendapat kontrak dengan mereka, saya mungkin menjadi selangkah lebih dulu dari orang lain.

Jika anda membuat gambar yang cantik, metode atau perlengkapan yang anda gunakan untuk meraihnya ini tidak berkaitan bagi saya. Dan anda tidak dibatasi dengan 15 preset, aplikasi seperti VSCO, Mextures, dan Snapseed memberi pengguna kemampuan membuat gambar yang mempesona.

Photo by Thomas IngersollPhoto by Thomas IngersollPhoto by Thomas Ingersoll
Foto oleh Thomas Ingersoll

Saya sering mengunggah potretan dari kamera Canon saya ke Instagram juga, mengapa membatasi diri saya sendiri di fotografi iPhone? Kali lain saya memiliki kesempatan mengikuti komunitas fotografi yang saya lakukan, seperti grup Flickr, 500px, Instagram, Facebook, dll.

Saya ingin nama saya jadi dikenal, saya ingin sebanyak mungkin orang yang bisa melihat nama saya. Inilah mengapa saya pengguna Instagram rajin. Apakah anda suka atau tidak, Instagram sangat terkenal. Anda bisa melompat ke kereta api, atau melihatnya pergi.


John Schell (http://instagram.com/johnschell | 2719 Followers)

Selama setahun terakhir, saya benar-benar telah membuat upaya nyata untuk membangun dan mengembangkan halaman Instagram. Dan bahkan dengan pengikut yang relatif sedikit yang saya baru miliki, saya mengetahui bahwa saya bisa menarik pengikut saya, mencari teman, dan berhubungan dengan kawan sebaya lebih mudah ketimbang dengan Facebook, Facebook Pages, Tumblr, dan/atau melalui website saya sendiri; intinya dimana sebagian besar penyelidikan dan booking saya sekarang melalui halaman melalui Instagram saya.

Untuk hal ini dan alasan lainnya, saya pikir Instagram yang diatur dengan baik bisa menjadi aset yang besar bagi seorang fotografer, atau untuk siapapun, benar-benar karena ia membiarkan anda menampilkan karya dalam gaya visual yang murni dengan sangat sedikit campur tangan sisi luar.

Photo by John SchellPhoto by John SchellPhoto by John Schell
Foto oleh John Schell

Saya menganggap halaman Instagram saya menjadi 'portofolio hidup' yang saya memperbaharui sedikitnya sekali sehari dengan karya baru, foto-foto di balik layar, foto anjing saya dan bermacam-macam hal lain yang terjadi di kehidupan saya (kadang termasuk foto selfie iPhone yang hampir tidak fokus) semua tanpa kekacauan dan selingan yang datang dengan beberapa platform jaringan sosial lain.

Saya tahu ada beberapa komplain mengenai Instagram dan filter yang mendampingi menurunkan "kualitas" fotografi, tetapi sejujurnya, sebagai seorang fotografi dan sebagai seniman, saya secara konstan mencari inspirasi dan Instagram memberi saya kesempatan dengan cepat melihat kehidupan lainnya; untuk melihat apa yang mereka buat, melihat siapa yang mereka ikuti, melihat apa yang sedang trending, dan tentu saya, dan mungkin yang paling penting melihat apa makan malam setiap orang.


Caleb Hill (http://instagram.com/calebjohnhill | 1586 Followers)

Sejujurnya, saya dulunya menganggap Instagram sebagai lelucon. Ia hanya sekumpulan amatir jadi-jadian menagar foto-foto mereka berharap mendapatkan ekstra 'suka'.

Tetapi sekarang ia menjadi komunitas seniman dan fotografer berkembang yang semuanya bagus dan sangat menginspirasi. Ini mungkin bukan dimana saya mendapatkan klien, tetapi inilah cara mudah membagi hari-hari kehidupan saya dengan cara yang menurut saya cantik.

Photo by Caleb HillPhoto by Caleb HillPhoto by Caleb Hill
Foto oleh Caleb Hill

Pastinya, saya akan memasang karya klien di sana atau 'di balik layar', tetapi saya tidak mengharap keberuntungan dan berharap klien atau pengantin yang ideal kebetulan melihat foto yang saya ambil dan memesannya dengan saya.

Bagi saya, itulah rilisan artistik yang menunjukkan dirinya sendiri tanpa situasi tekanan yang menurunkan komunitas, bukan keuntungan untuk bisnis saya.


Bethany Olsen (http://instagram.com/bethanyolson | 41,356 Followers)

Saya hanya bisa berkata kata-kata positif tentang Instagram dan bagaimana ia memengaruhi karir fotografi saya. Instagram telah sangat membantu karir profesional saya. Karena Instagram, saya telah mampu membangun pengikut dan pelanggan, dan orang-orang selalu terbaharui dengan apa yang saya potret.

Photo by Bethany OlsonPhoto by Bethany OlsonPhoto by Bethany Olson
Foto oleh Bethany Olson

Saya baru-baru ini direkrut dengan sebuah agensi foto di New York bernama Tinker Street untuk mengerjakan kampanye mobile dan/atau projek untuk brand besar karena mereka menyukai foto saya di Instagram. Di masa depan, inimungkin bisa menjadi karya DSLR. Dengan itu, saya juga mampu berkomunikasi dan bekerja dengan beberapa brand favorit seperti Madewell dan Aritzia.

Saya juga mendapat pekerjaan dengan pernikahan, pertunangan, lookbook, dan sesi portrait yang berbeda karena Instagram. Saya pikir ini hanya cara yang bagus membagi karya anda dan membangun komunitas.

Photo by Bethany OlsonPhoto by Bethany OlsonPhoto by Bethany Olson
Foto oleh Bethany Olson

Lebih Baik atau Buruk

Suka atau tidak, Instagram itu populer. Saya pikir penting mengingat itu benar-benar dua alat terpisah. Pertama mesin media sosial yang kuat yang memberikan semua fotografer yang telah anda ketahui dari hari ini berkomunikasi dengan klien dan mendapatkan inspirasi. Hal ini sesuatu yang saya yakini sebagian besar fotografer bisa tertinggal.

Alat lain, dan apa yang beberapa fotografer komplain tentang filter, yang sering dianggap sebagai tipuan yang menyangga foto-foto buruk. Akan tetapi, anda mendengar dari banyak orang disini bahwa mereka memasang gambar dari DSLR dan menggunakan aplikasi pasca-produksi lain, jadi hal ini sangat diperhatikan bagi para penggemar.

Suka atau tidak, Instagram memiliki dampak pada industri fotografi. Itulah pilihan anda memutuskan apakah itu untuk kebaikan atau untuk kekeliruan, dan jika anda ingin menjadi bagiannya.

Photo by Bethany OlsonPhoto by Bethany OlsonPhoto by Bethany Olson
Foto oleh Bethany Olson
Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.