Unlimited After Effects and Premiere Pro templates, stock video, royalty free music tracks & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Panorama
Photography

Cara Membuat Photo 360 dengan Kamera DSLR

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called Immersive Photo Mapping.
Gettin' Round: How to Make a Spherical Image with Google Camera
How to Embed Google Photo Spheres on Your Blog or Website

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Haikal Kamil (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Dengan kamera DSLR Anda, Anda dapat membuat foto 360° (photo spheres) seperti yang Anda lihat saat menggunakan fungsi Street View di Google Maps. Cara ini akan memungkinkan orang untuk melihat dunia dari perspektif Anda seolah-olah mereka berdiri di tempat di mana foto itu diambil. Anda dapat menggeser ke kiri dan kanan, naik dan turun seolah-olah Anda benar-benar ada di sana. Dengan beberapa teknik dan tips mudah, Anda akan tahu cara untuk membuat foto 360° yang menakjubkan dengan kamera DSLR Anda.

Proses ini bermuara pada pembuatan gambar panorama 360° (sphere) dan mengunggahnya ke free online tool untuk membuat foto 360°. Jika Anda belum pernah membuat foto panorama sebelumnya, tutorial ini akan memandu Anda memahami semua dasar-dasarnya.

Peralatan

Untuk tutorial ini Anda memerlukan kamera, software stitching foto panorama, seperti Adobe Photoshop, Adobe Lightroom, atau tool bantu gratis lainnya seperti Hugin. Layanan online Google akan membuat photo sphere. Anda juga dapat memilih untuk menggunakan tripod atau monopod untuk membantu Anda menggerakkan kamera dengan cara yang lebih terkendali. Saya membuat photosphere saya tanpa kedua cara tersebut dan hal itu tidak menyebabkan kesulitan tambahan.

Saya memilih untuk menggunakan lensa wide angle untuk mendapatkan lebih banyak landscape di setiap exposure dan mengurangi jumlah frame yang dibutuhkan untuk membuat panorama 360°. Untuk kamera saya, adalah lensa 18mm pada sensor ukuran APS-C. Kira-kira setara dengan lensa 28mm pada kamera full-frame.

Setting

Penting untuk menjaga agar gambar-gambar sekonsisten mungkin dalam hal fokus, color balance, dan pencahayaan untuk menciptakan panorama yang bagus. Matikan kamera Anda dari white balance otomatis dan atur ke pengaturan daylight atau 5600 Kelvin. Anda dapat menyesuaikan color balance nanti tetapi Anda perlu gambar yang konsisten saat pengambilan gambar.

Anda akan menggunakan fokus manual untuk menjaga titik fokus yang sama di semua gambar. Juga biarkan pengaturan aperture yang sama, jadi gunakan mode aperture-priority atau mode manual. Saya mengatur aperture pada f5.6 untuk panorama saya.

Capturing Panorama Untuk Foto 360°

Mang-capture panorama untuk membuat foto 360° membutuhkan pembuatan panorama yang mencakup 360 derajat secara horizontal dan hingga 180 derajat secara vertikal. Untuk membuat gambar panorama ini, kita perlu meng-capture serangkaian gambar yang tumpang tindih yang dapat disatukan bersama kemudian menggunakan software komputer.

Berdiri di satu tempat dan berbelok perlahan di antara setiap bidikan, ambil serangkaian gambar yang mencakup 360 derajat. Setiap gambar harus tumpang tindih dengan sekitar 20% berikutnya. Potret satu putaran di sekitar garis horizon dengan kamera yang dipegang secara vertikal.

Capturing a sequence of overlapping images

Selanjutnya, potret satu rotasi 360° di atas garis horizon, tumpang tindih setiap bidikan dengan satu sama lain dan foto yang diambil pada langkah sebelumnya sekitar 20%. Ulangi langkah ini, arahkan kamera ke atas rotasi sebelumnya untuk menangkap lebih banyak langit.

Akhirnya, potret satu rotasi 360° di bawah garis horizon. Tumpang tindih setiap shot satu sama lain dan foto yang diambil pada langkah sebelumnya sekitar 20%. Ulangi langkah ini, arahkan kamera di bawah rotasi sebelumnya untuk menangkap lebih banyak latar depan (foreground).

Satukan Semua Gambar

Sekarang Anda telah mengambil semua gambar untuk panorama Anda, inilah saatnya untuk menyatukannya bersama. Anda dapat menggunakan Adobe Photoshop, Adobe Lightroom, atau program lain seperti Hugin. Saya akan mendemonstrasikan proses ini menggunakan Adobe Lightroom untuk menyatukan foto-foto saya karena software ini menghasilkan blending yang sangat baik saat bekerja dengan gambar mentah.

Penggabungan semua foto dapat memakan banyak waktu. Semakin banyak foto yang Anda coba gabungkan sekaligus, semakin banyak waktu yang dibutuhkan. Anda tidak perlu membuat gambar besar yang dapat dicetak dalam skala besar, hanya satu yang cukup besar untuk dilihat di web.

Pertama, impor semua gambar Anda ke Lightroom dan pilih gambar yang ingin Anda gabungkan. Ekspor pilihan Anda sebagai file kecil seperti tif atau jpeg, 1200 piksel di sisi panjang akan berfungsi dengan baik, dan impor kembali ke katalog Anda.

Selanjutnya, klik kanan di tengah salah satu thumbnail dan pilih Photomerge. Kemudian pilih Panorama dari sub-menu. Kotak dialog akan muncul dan Lightroom akan menghasilkan preview panorama-nya. Preview-nya mungkin memerlukan beberapa waktu untuk muncul tetapi penggabungan sebenarnya akan jauh lebih cepat dengan file yang lebih kecil.

Merging photos to panorama in Adobe Lightroom

Pilih proyeksi Spherical, karena Anda akhirnya akan membuat bola (sphere) dari gambar tersebut. Biarkan kotak centang Auto-Crop tidak dicentang sehingga Anda dapat lebih mengontrol cara melakukannya nanti. Lanjutkan dan tekan tombol Merge dan Anda akan memiliki panorama Anda sekarang.

Merging photos dialog in Adobe Lightroom

Anda sekarang harusnya sudah memiliki panorama 360° seperti ini:

A panoramic photo covering a full 360 degrees

Perbaiki Tempat yang Kosong

Saya memiliki beberapa area kosong (blank) yang tidak teratur di sekitar tepi panorama saya yang tidak memiliki informasi fotografi untuk menutupi area itu. Saya memiliki dua opsi bagaimana bekerja dengan area kosong tersebut. Saya cukup meng-crop-nya, yang akan mengurangi area yang mencakup gambar. Atau saya bisa mencoba mengisinya dengan Adobe Photoshop. Opsi ini membantu saya menjaga cakupan area yang lebih luas sehingga saya akan melakukan yang terakhir ini. Ini bekerja sangat baik dengan banyak gambar.

Buka gambar di Photoshop dan mulailah dengan memilih salah satu area kosong dengan Polygonal Lasso tool. Yang harus Anda lakukan adalah menggambar poligon di sekitar area kosong. Pastikan Anda sudah memiliki area kosong yang dipilih berikut beberapa piksel yang tidak kosong.

Selecting blank areas with the polygonal lasso

Cara paling sederhana untuk mengisi area ini adalah dengan menggunakan fungsi Fill. Klik pada menu Edit dan pilih Fill. Dari kotak dialog, pilih Content Aware dan tekan tombol OK. Sekarang Photoshop akan mengkalkulasi konten gambar dan mengisi area yang dipilih. Jika tidak dapat mengisi area tersebut, Anda mungkin akan memilih untuk meng-cropping gambar tersebut. Jika sudah mengisi area, Anda tinggal menyimpan gambarnya di Photoshop.

Filling a blank area with content aware fill

Membuat Foto 360°

Ekspor panorama pada 6000 piksel di sisi panjang. Kemudian gunakan browser web Anda untuk menavigasi ke aplikasi Google Photo Sphere. Klik Choose File dan pilih panorama Anda yang tersimpan di komputer.

Setelah meng-upload gambar Anda, Anda akan disajikan dengan tampilan di mana Anda dapat mengisi beberapa data meta untuk membantu menemukan foto 360° di globe. Anda dapat menggunakan pengaturan default untuk bagian Set Values. Jika Anda memiliki estimasi yang lebih baik dari nilai-nilai ini, lanjutkan dan masukkan angka-angka itu.

Selanjutnya, Anda perlu menetapkan lokasi. Anda dapat memasukkan permintaan pencarian di kotak pencarian atau geser dan zoom ke lokasi di mana foto 360° itu dibuat pada peta di bawah ini. Lalu seret penanda merah ke tempat Anda berdiri ketika gambar diambil.

Setelah lokasi di-set, klik tombol Next Step. Setelah mengekliknya, Anda akan diarahkan ke layar yang memiliki preview foto 360° dan peta tempat sphere itu berada. Jika semuanya sudah terlihat baik, klik tombol Download untuk menyimpan foto yang sudah selesai ke komputer Anda. Jika preview tidak muncul, hal itu akan tetap membuat photo sphere.

And that’s it, Anda telah membuat foto 360° with dengan foto dari DSLR Anda sendiri!

Sharing Foto 360° Anda

Karena foto-foto ini bulat, perlu mempertimbangkan ketika Anda ingin melihat atau membagikannya dengan full experience.

Melihat dan berbagi di Google+

Anda dapat berbagi foto sphere dengan mudah di Google+. Cukup klik tombol share di situs web Google+ dan unggah foto 360° Anda sebagai foto. Google+ akan mendeteksi bahwa itu adalah foto 360  dan memungkinkan viewer untuk mengekliknya dan melihatnya dengan pengalaman penuh 360°.

Melihat di Google Maps

Anda dapat mengkontribusikan foto Anda ke Google Maps agar publik dapat melihatnya. Temukan tempat di mana foto shpere diambil dan klik pada penanda lingkaran interaktif. Google tidak akan membolehkan Anda mengunggahnya ke sembarang tempat. Sebagai gantinya Anda perlu mengklik nama bisnis atau penanda tempat. Kemudian klik tautan T Add Photo di panel kiri dan unggah foto 360 Anda. Itu dia; Anda telah berkontribusi photo sphere Anda ke Google maps agar semua orang dapat melihatnya. Anda juga dapat membagikan tautan itu ke photo sphere di map.

Tips dan Trick

Foto sphere berfungsi paling baik di luar ruangan di mana tidak banyak hal kompleks yang dekat dengan Anda, seperti ranting pohon. Tetapi jika Anda dapat membuat panorama 360 derajat yang terhubung dengan baik, Anda dapat membuat photosphere darinya.

Hal-hal yang bergerak, seperti orang, mobil, dan cabang pohon juga dapat menyebabkan masalah saat membuat panorama. Kadang-kadang Anda akan melihat objek yang blur, parsial atau kabur di mana benda-benda telah bergerak atau belum disatukan dengan rapi. Jika ini terjadi, Anda dapat mengubah pixel-nya dan mencoba memperbaiki area bermasalah dengan Photoshop atau membiarkannya sebagai artefak yang funky dari proses digital.

Anda dapat membuat foto 360 dengan seseorang yang berdiri di dalamnya. Anda hanya perlu meminta mereka untuk tetap diam sampai Anda selesai menangkap bagian di mana mereka berdiri. Setelah bagian itu diambil, mereka dapat bersantai atau bergerak. Pastikan mereka tidak pindah ke bagian yang Anda tangkap atau mereka akan muncul di photo sphere itu lebih dari satu kali.

Kesimpulan

Dengan langkah-langkah sederhana ini, Anda dapat membuat foto 360° yang imersif kapan saja Anda mau menggunakan DSLR Anda. Foto 360 itu menyenangkan untuk dibuat dan memberikan pengalaman foto interaktif bagi para viewer. Sekarang Anda siap membuat beberapa foto 360°!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.