Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Shooting

Membuat Komposit Yang Realistis, Bagian 1: Memotret Pada Layar Hijau

by
Difficulty:AdvancedLength:LongLanguages:
This post is part of a series called Creating Realistic Composites With a Green Screen.
Creating Realistic Composites, Part 2: Processing and Compositing

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Diana Mufi Pratiwi (you can also view the original English article)

Dari imajinasi menakjubkan sutradara film fiksi ilmiah hingga fotografer diam yang berdampak besar seperti Joel Grimes, pencitraan komposit digunakan dalam membuat hal tidak mungkin tampak masuk akal. Dalam kebanyakan implementasi, itu memiliki sebuah tampilan, sebuah tampilan keren yang menarik dan sangat futuristik. Kebanyakan dari ini mengarah pada penggunaan background HDR (lingkungan CGI biasanya merupakan HDR "sejati" berdasarkan definisinya) dan efek atmosferis. Namun bagaimana dengan menangkap dua gambar? Untuk itu, kita memerlukan dua (atau lebih) plat.

Of course, if you actually used this studio lighting for this background, the result would probably look ridiculous!
Tentu saja, jika kamu benar-benar menggunakan lampu studio untuk background ini, mungkin hasilnya akan tampak konyol!

Plat merupakan gambar atau rekaman yang digunakan untuk membuat berbagai lapisan pada ilusi komposit. Dalam sebuah komposit diam dasar, ini terdiri dari sebuah plat subyek dan plat background. Plat background umumnya merupakan sebuah gambar HDR (high dynamic range) untuk memungkinkan penyesuaian pencahayaan. Itu bisa berupa pantai, pabrik yang terbengkalai, mal futuristik, apapun yang cocok dengan subyek.

Plat subyek sederhananya merupakan subyek gambar, dilepaskan dari apa yang sebelumnya merupakan latar belakangnya untuk menampilkan transparansi selain subyek itu sendiri.

Lingkungan HDR cukup jelas untuk ditangkap atau dibuat. Bagaimana dengan plat subyek? Teknik apa yang digunakan untuk membuat sebuah subyek yang bisa dipadukan secara mulus ke dalam background ini? Yah, itulah topik artikel ini.


Mengapa Hijau?

Hijau, biru, putih, hitam... komposit bisa dihasilkan dengan semuanya pada tingkatan yang lebih luas atau sempit. Mengapa saya memilih hijau? Nah, hijau chroma (lebih jelas mengenai itu beberapa saat lagi) merupakan warna yang jarang ditemukan di alam, khususnya warna kulit manusia, sehingga orang akan menonjol dengan baik di depannya.

Tidak seperti putih mulus, dimana subyek mungkin berisi sejumlah sorotan specular, kulit pucat atau pakaian putih, sebuah hue hijau tunggal memungkinkan chroma keying pada software. Pada area mulus, subyek harus dipotong secara manual, dimana keying merupakan proses yang sebagian besar adalah otomatis.

The handy "Select > Color Range..." tool in Photoshop. The black and white image is the mask it's creating.
Alat Select > Color Range yang berguna dalam Photoshop. Gambar hitam putih adalah mask yang dihasilkan.

Bagaimana bisa? Melakukan keying secara efektif memilih sebuah warna tunggal dalam sebuah gambar dan cukup menghapusnya. Itu jauh lebih rumit di masa film, dimana harus melalui proses kimiawi untuk membuat sebuah matte. Matte adalah area gambar untuk dipotong, seperti halnya sebuah layer mask dalam Photoshop.

Namun saat ini, itu sesederhana mengklik warna yang kamu ingin hapus. Terkadang ada beberapa pembersihan untuk dilakukan di sekitar detail yang lebih halus seperti rambut, namun untuk kebanyakan bagian, dengan pencahayaan yang bagus dan algoritma moderen, keying menjadi cukup sederhana.


Pemilihan dan Persiapan

Untuk sebuah layar hijau, kamu memerlukan sebuah lembar hijau chroma, atau beberapa cat hijau chroma. Cat bisa diterapkan pada dinding, properti, mobil, apapun yang kamu inginkan. Apakah hijau chroma itu? Pada dasarnya, itu adalah hijau murni, setara dengan 0,255,0 atau #00ff00 pada monitor kamu. Dengan tinta, cat dan pewarna dan hijau murni cerah yang kita kaitkan dengan Microsoft Paint tidak selalu bisa dicapai karena pencahayaan dan galmut warna, namun umumnya idenya adalah memiliki sebuah hue yang sedekat mungkin dengan hijau murni.

Perfect chroma green and blue aren't reproducible in such saturation outside of a monitor... Maybe all green screens should be LCD displays?
Hijau dan biru chroma sempurna tidak bisa dihasilkan dalam saturasi di luar sebuah monitor. Mungkin di masa mendatang semua layar hijau akan berupa display LCD raksasa.

Layar hijau tersedia dalam berbagai ukuran dan harga. Saya membeli sebuah layar yang tergantung pada rel backdrop, sekitar 10x6 kaki, dengan harga sekitar $20. Kamu bisa mendapatkan yang lebih mahal yang secara teoritis memiliki hue yang konsisten, berukuran lebih besar, berjenis popup untuk satu orang yang berguna, namun sedikit lebih mahal, atau segalon cat hijau chroma berkisar $60.

Apa yang kamu seharusnya perlukan tergantung pada kebutuhan pribadi. Untuk tujuan latihan ini, saya memotret diam satu orang, namun menginginkan ukuran ekstra untuk kemungkinan penggunaan video di masa mendatang. Oleh karenanya yang cukup murah, meskipun saya terlebih dahulu memeriksa ulasan karena murah tidak seharusnya berarti tidak berguna.

My green screen on its first hanging.
Layar hijau saya saat pertama kali digantung.

Milik saya tiba dalam keadaan terlipat, sehingga perlu disetrika. Kerutan menimbulkan permasalahan pada key, karena mengganggu pencahayaan. Algoritma keying mencari hue dan nada tunggal. Membuat bayangan dan titik terang berarti bahwa background dipecah menjadi berbagai nada, yang akan mengganggu key dan kamu akan harus terus menambahkan nada pada key.

Ini akan mengurangi akurasi dengan meningkatkan peluang sesuatu dalam subyek tertangkap dalam key. Sebagai contoh, sebuah batu permata atau pita berwarna hijau gelap bisa masuk dalam layar hijau selama layar diterangi secara merata dan keyer tidak mencari variasi nada dan hue hijau.

Those folds really didn't help the key. Ironing it took quite a long time.
Lipatan ini benar-benar tidak membantu kunci. Menyetrikanya memerlukan waktu yang cukup lama.

Area berbayang pada layar akan mengambil temperatur warna yang berbeda daripada bagian layar lainnya karena mereka akan diterangi secara ambient, yang tidak hanya meregang pada area tonal, namun juga hue. Jika pencahayaan ambient atau subyek berupa tungsten, kamu memasukkan oranye-kuning pada bayangan hijau, yang mendorong itu menuju warna kulit. Jelas sekali, ini tidak bagus. Jadi pastikan layarmu sedatar mungkin agar mendapatkan penyinaran yang benar-benar rata.


Pencahayaan

Perbedaan utama antara pengambilan pada layar hijau yang bagus dan jelek adalah pencahayaan yang digunakan untuk memotretnya. Penting untuk memiliki pencahayaan bersih dan bagus agar membuat subyek terpisah sebaik mungkin.

Aturan pertama pencahayaan layar hijau adalah menyinari subyek dan background secara terpisah, untuk beberapa alasan. Pada dasarnya, pencahayaan layar yang ideal dan pengaturan pencahayaan subyek yang ideal untuk keying optimal sepenuhnya berbeda, jadi rig pencahayaan terpisah yang digunakan.

Menyinari Layar

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya mengenai kerutan, cahaya pada layar perlu semerata mungkin pada keseluruhan layar. Biasanya ini dilakukan dengan pencahayaan tepi; layar disinari dari atas, samping dan terkadang bawah dengan sumber yang lebih besar seperti KinoFlos atau stripbox yang seringkali ditandai untuk mencegah tumpahan cahaya.

The general lighting layout I'm working with for this article. Some modifiers change for different shots though.
Tata letak pencahayaan umum yang saya lakukan untuk artikel ini. Beberapa pengaturan berubah untuk pemotretan yang berbeda.

Saat cahaya memudar menuju pusat layar, itu ditingkatkan oleh cahaya yang juga memudar dari sumber lain untuk mengatur konsistensi. Sumber yang lebih dekat ini cenderung digunakan karena mereka tidak menonjol sepanjang bidang gambar ketika diarahkan menghadap layar.

Dalam beberapa kasus, sejumlah lampu sorot digunakan dan diarahkan ke seluruh layar. Meskipun pencahayaan latar akan menghemat tempat dan mencapai konsistensi yang lebih baik, itu terlalu banyak menyinari cahaya hijau, yang menyebabkan sorotan pada rambut dan permukaan mengilap lainnya.

Berbicara mengenai rambut, sangat penting bahwa layar di balik rambut subyek tidak disinari secara merata, tanpa gradien atau perubahan warna. Meskipun anggota tubuh lainnya cukup mudah untuk diterapkan masking jika perlu, rambut benar-benar perlu melalui keying dan penting untuk memiliki background yang sempurna untuk melakukan keying.

The uneven lighting here from the folds in the screen confused the keyer, so now we have these horrible blotchy artifacts.
Cahaya tidak merata di sini yang berasal dari lipatan pada layar membingungkan keyer, sehingga sekarang kita mendapatkan artifak bernoda kotor yang buruk.

Pencahayaan fluorescent popular bagi pencahayaan layar hijau karena cahaya cenderung menjadi hijau pekat, atau dalam tube spektrum penuh, berisi runcingan hijau yang lebih sedikit, yang membantu membuat layar hijau sedikit lebih banyak.

Penyinaran layar dengan tungsten atau sumber non putih dan non hijau lainnya biasanya akan menghasilkan warna berlumpur pada layar, yang menjadikan key yang kurang bersih. Jika kamu tidak memiliki cahaya flo, kamu bisa melumuri sumber cahaya putih dengan gel hijau untuk mendapatkan efek serupa. Cukup pastikan gel mendekati warna hijau, sekuat apapun itu, untuk memotong warna merah dan biru.

greenscreen_08

Menerangi Subyek

Tungsten sering digunakan untuk pencahayaan subyek dalam pengerjaan video, yang membuat background lebih hijau dan subyek lebih oranye membuat kontras yang lebih kuat untuk memalang keyer. Warna oranye ini kemudian diseimbangkan agar kamera membuat subyek tampak normal. Namun, periksa kamera kamu karena beberapa kamera video (dan kemungkinan kamera diam juga) melakukan keying dengan jelek ketika ada noise yang disebabkan tungsten dalam kanal biru.

Keuntungan lain dari studio untuk melibatkan pengaturan multicahaya ini adalah itu memungkinkan kamu untuk menggunakan kedalaman bidang yang sempit untuk meratakan tekstur yang tampak atau ketidaksempurnaan ringan dalam layar.

Dengan dikatakan demikian, jangan membuka lensa terlalu lebar karena penting untuk menjaga kedalaman subyek tetap tajam agar mengurangi penghilangan hal-hal seperti rambut yang mencuat atau pakaian bertekstur. Blur pada subyek ke dalam background akan menghasilkan tumpahan matte ke dalam subyek disusul dengan artifak aneh.

Because the green blurs into the subject, the keyer removes some them too.
Karena hijau memudar ke dalam subyek, keyer menghapus beberapa diantaranya.

Mencocokkan Pencahayaan Pada Tempat Kejadian

Pencahayaan subyek itu sendiri pada umumnya harus secocok mungkin dengan cahaya ambient lingkungan untuk komposit, dengan beberapa garis tepi untuk tampak "terangkat". Biasanya ini terdiri dari sumber besar di depannya pada ketinggian tertentu untuk mencocokkan pencahayaan lokal dan langit, dan kemudian cahaya tepi yang membuat sebuah cahaya rim yang memungkinkan mereka untuk memadu ke dalam latar belakang terang atau backlighting lokal.

Sebagai contoh, jika subyek diletakkan ke dalam adegan sinar matahari langsung, cahaya utama akan cukup keras dan terang dibandingkan dengan cahaya rim yang akan mensimulasikan sumber langit luas di baliknya, dan datang dari sudut yang sama seperti matahari dalam adegan akhir.

Layar lainnya mungkin memerlukan pencahayaan yang lebih lembut, atau pengaturan pencahayaan yang lebih kompleks tergantung pada subyek apa yang akan dimasukkan dalam komposit. Biasanya pengaturan tiga titik seperti ini merupakan cara terbaik untuk memulai, dan kemudian mengutak-atiknya untuk mencocokkan layar akhir dengan lebih dekat.

Terkadang cahaya rim dibawa setahap lebih jauh, dan cahaya kicker memadu dengan magenta (untuk layar hijau) atau kuning (untuk layar biru) digunakan untuk menghilangkan susuran hijau/biru yang sering terbentuk dalam rambut subyek, terutama untuk rambut yang sangat halus, keriting, atau dirias. Warna kicker yang tersisa dapat dihapus dengan kontrol hue / saturasi.

The composite with a random snapshot blended reasonably well here, I've left the magenta in for illustrative purposes.
Komposit dengan foto acak memadu cukup baik di sini, saya membiarkan warna magenta untuk tujuan ilustratif.

Subyek

Singkatnya, subyek itu sendiri. Secara alami, rambut, pakaian, dan rias harus mengandung hijau sesedikit mungkin agar tidak dihapus oleh keyer. Meskipun kamu biasanya bisa mengatur parameter agar lebih ketat, curamnya masking menjadi kurang alami dan mungkin memerlukan tambahan masking manual. Jadi cobalah untuk menghindari ujung hijau pada spektrum, termasuk kuning kehijauan dan cyan/hijau-biru. Jika subyek harus mengandung hijau, ini dimana layar biru muncul, dan kemudian aturan yang sama berlaku, namun untuk biru alih-alih hijau.


Pemotretan

Terakhir, mari bicarakan tentang syuting itu sendiri. Hindari blur pada lensa dan gerakan jika memungkinkan. Mereka biasanya dapat ditambahkan nantinya dalam paska pemrosesan jika perlu. Sama seperti pemotretan HDR, sangat penting bahwa kamu menangkap setiap detail subyek untuk dimanipulasi nantinya. Ini biasanya berarti menutup aperture dan menaikkan shutter speed, yang tentu saja memerlukan ISO yang lebih tinggi atau pencahayaan yang lebih terang. Sensor berukuran lebih kecil akan membantu permasalahan kedalaman bidang tanpa harus memangkas banyak cahaya.

Jika kamu melakukan syuting video, coba untuk mengambil pada resolusi yang signifikan daripada yang ingin kamu kuasai, sebagai contoh, 1080p atau 2.7K untuk 720p, atau 4K untuk 1080p. Detail ekstra yang ditangkap akan membantu proses key, dan nantinya pengubahan ukuran akan meningkatkan ketajaman dan mengurangi tampilan artifak. Ini tidak perlu terlalu diperhatikan dalam karya diam, karena kita hampir selalu memotret beberapa kali lebih besar dari gambar yang akan ditampilkan. Namun, memotret dengan kamera format medium resolusi super tinggi akan membuat komposit kamu tampak lebih baik!

Umumnya, kamu ingin menggunakan panjang fokal yang sama untuk memotret plat subyek seperti yang kamu lakukan untuk menangkap plat background, sehingga tidak ada variansi aneh dalam distorsi, yang ditangkap otak kita sebagai pencahayaan "tidak alami". Dengan dikatakan demikian, ini tidak sepenuhnya baku dan beberapa fotografer menggunakan panjang fokal yang berbeda untuk efek. Itu benar-benar tergantung pada niatmu.


Penutup

Di dalam pendahuluan komposit ini, kita telah membahas aspek pemotretan praktis dalam menggunakan layar hijau untuk membuat matte bermutu bagus tanpa harus melakukan banyak pemotongan. Kita mengetahui pilihan umum dalam membeli atau membuat sebuah layar dan cara mempersiapkan itu untuk pemotretan. Kita mengetahui pengaturan umum untuk pencahayaan, bahwa semakin banyak cahaya yang kamu miliki, semakin baik, dan cara meningkatkan kualitas matte dengan berbagai trik pencahayaan. Terakhir, kita membahas permasalahan nyata dengan penampilan subyek, dan cara memastikan kamu menangkapnya setajam mungkin.

Jadi sekarang kita telah siap untuk memotret pada layar hijau. Di dalam bagian berikutnya, saya akan membahas cara memproses hasil dan membuat komposit dalam berbagai background!

Pertanyaan? Komentar? Tekan komentar di bawah!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.