7 days of unlimited video, AE, and Premiere Pro templates - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Video

Bagaimana Menambahkan Gerakan Pada Dokumentermu Dengan Sebuah Timelapse

Read Time: 6 mins
This post is part of a series called Documentary in Motion.
Visual Vocabulary: How to Add Motion to Your Documentary Shots
How to Use a Jib to Add Motion to Your Documentary

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Di dalam seri tutorial ini, kita mencari cara untuk menambahkan gerakan kreatif pada sebuah dokumenter, dengan pandangan spesifik untuk solusi praktis dan portabel yang tidak melanggar kemampuanmu untuk menceritakan cerita yang bagus. Salah satu cara termudah untuk menambahkan gerakan dinamis pada edit dokumentermu adalah dengan seri timelapse. Jadi, sementara kameramu mungkin tetap diam selama rekaman, kemampuan untuk mempercepat jam-jam rekaman ke dalam sebuah klip pendek dapat memberikan ceritamu kebutuhan rehat visual dari rangkaian biasa.

Berikut beberapa contoh sederhana:

Menjahit Foto Untuk Sebuah Timelapse Versus Pengambilan Video Panjang

Jika kamu melakukan syuting dengan DSLR atau kamera mirrorless, kamu memiliki pilihan untuk melakukan syuting sebuah timelapse foto dengan kamera utamamu. Manfaatnya adalah fotomu dapat diambil di dalam resolusi yang jauh lebih tinggi dibandingkan video, dan pada frame rate yang lebih lambat. Itu berarti kamu dapat melakukan syuting timelapse di malam hari, sebagai contoh, dengan long exposure yang membawa detail sebuah langit malam. Atau lakukan exposure ramping, untuk memadukan perubahan di dalam pencahayaan ambient. Dan karena fotomu memiliki resolusi tinggi, kamu dapat melakukan zoom in dan crop untuk standar timeline video HD. Pada dasarnya, mengambil foto dapat memberikan lebih banyak pilihan untuk berkerja dengan timelapse videomu.

Salah satu kekurangan dengan melakukan syuting timelapse foto adalah bahwa kamu harus menjahit foto itu nantinya. Namun ada solusi software sederhana untuk membantumu melakukannya dengan cepat (termasuk di dalam Adobe Photoshop dan After Effects), jadi itu bukan permasalahan yang besar.

Yang lebih penting lagi, kelemahan utama adalah timelapse terikat pada kameramu selama berjam-jam pada satu waktu. Jika kamu hanya melakukan syuting dengan satu kamera, menentukan itu untuk sebuah timelapse berarti bahwa kamu tidak dapat menggunakan kamera tersebut untuk mengambil video utama pada waktu yang sama. Jadi jika kamu mengambil video sepanjang hari, kebanyakan timelapse akan diambil di malam hari, yang dapat membatasi pilihan untuk jenis pengambilan yang ingin kamu capai dalam waktu singkat.

Shooting a timelapse out a windowShooting a timelapse out a windowShooting a timelapse out a window

Dengan sebuah kamera video, kamu dapat mengatur kamera pada sebuah tripod dan merekam panjang, dan kemudian mempercepat itu di dalam edit. Kamu tidak perlu software penjahit khusus, dan kamu tidak perlu membawa peralatan lainnya. Namun kamu tetap memiliki permasalahan tidak dapat menggunakan kamera sementara itu mengambil sebuah timelapse. Dan kebanyakan kamera video tidak berkerja dengan baik pada syuting di waktu malam.

Solusi terbaik adalah memiliki sebuah kamera foto bersamaan denganmu yang dapat dijadikan untuk menangkap timelapse yang panjang. Kamu dapat meninggalkan kamera ini hampir tanpa didatangi lagi, sementara kamu pergi melakukan syuting cerita video pada kamera video khusus.

Dimana Menempatkan Kamera Timelapse

Paling mudah melakukan timelapse adalah menempatkan kamera di dalam kamar hotel, dan semoga kamu mendapatkan pemandangan yang bagus. Kamu dapat meninggalkan kamera sepanjang hari sementara kamu melakukan syuting, atau menyalakannya ketika matahari terbenam, terbit, atau timelapse di tengah malam.

Jika hotelmu tidak memiliki balkon atau jendela terbuka, hambatan utamanya adalah menghindari kesilauan ketika syuting melalui sebuah jendela. Ada "bungkus lensa" dengan harga terjangkau yang menangani masalah khusus ini, atau kamu dapat menyesuaikan tirai sehingga itu memeluk kameramu. Permasalahan lainnya adalah petugas kebersihan hotel salah sangka dengan menutup tirai jendela pada saat kamu pergi. Sebuah catatan sederhana yang ditempelkan pada kamera dapat memastikan bahwa tidak ada yang mengacau timelapse sementara kamu sedang pergi.

GoPro camera on a home-made kitchen timer pan mechanismGoPro camera on a home-made kitchen timer pan mechanismGoPro camera on a home-made kitchen timer pan mechanism

Jika kamu ingin mendapatkan pemandangan di luar hotel, sembari meninggalkan kamera selama berjam-jam, kamu akan ingin menemukan tempat seperti atap dan tempat bebas dimana kamu dapat memasang kamera. Namun berhati-hatilah secara ekstra, kamu mungkin ingin memasang kamera di suatu tempat dekat tempatmu mengambil gambar, dimana kamu dapat mengawasi itu dari waktu ke waktu. Sangat menguntungkan juga untuk menggunakan sesuatu seperti Gorillapod untuk menempelkan kamera pada tiang lampu, sebagai contoh, dimana itu tidak akan mengganggu lalu lintas orang.

Tentu saja jika kamu ingin sebuah timelapse yang bagus, kamu perlu mengusahakannya. Pemandangan kota yang sibuk, lanskap alami, dan timelapse subyek yang beraksi biasanya berarti kamu harus mempersiapkan kamera dan memastikan kamu mendapatkan apa yang kamu butuhkan. Namun, bagian menunggu dapat memakan waktu yang sangat banyak, sehingga hanya putuskan pada sebuah timelapse jika kamu tidak memiliki syuting lainnya yang dapat mengganggu kamera reguler.

ND Filter Untuk Timelapse

Jika kamu memiliki ND filter, merupakan ide bagus untuk menggunakan itu pada timelapse. Mengapa? Kamu dapat menurunkan jumlah cahaya yang mengenai kamera, yang memungkinkan untuk memperlambat shutter speed. Dengan cara ini, kamu dapat mencapai pemburaman gerakan dari orang, kendaraan, dan obyek bergerak lainnya di dalam adegan. Nyatanya, jika kamu mengatur shutter speed cukup lambat, kamu bahkan dapat menghapus orang dari pemandanganmu. Mereka hanya menjadi obyek buram yang sedikit kelihatan di dalam timelapse yang dipercepat.

Motion blur achieved with a neutral density filter and slow shutter speed Motion blur achieved with a neutral density filter and slow shutter speed Motion blur achieved with a neutral density filter and slow shutter speed
Sebuah neutral density filter memungkinkan saya menggunakan shutter speed lambat ekstra, sehingga memburamkan gerakan orang yang bergerak sepanjang lobby.

Menambahkan Gerakan Pada Timelapse

Setelah kamu mempercepat video panjangmu, atau menjahit timelapse fotomu, kamu mungkin juga ingin menambahkan sedikit gerakan pada frame keseluruhan. Dengan foto biasanya lebih mudah karena kamu memiliki begitu banyak resolusi untuk dikerjakan. Untuk sebuah timeline video HD, kamu dapat bergerak di sekitar foto cukup banyak tanpa kehilangan pixel.

Setelah kamu melakukan zoom in dan crop timelapse, itu hanya memakan sedikit waktu untuk menerapkan beberapa keyframe untuk melakukan pan sepanjang video, atau tilt, atau kombinasi kedua gerakan tersebut. Atau kamu dapat menggunakan efek "Ken Burns", yang membuatnya mudah untuk melakukan zoom in atau out sedikit selama timelapse. Kedua metode tersebut hendaklah memberikan timelapse-mu sedikit peningkatan di dalam daya tarik visual.

GoPro camera capturing a time-lapse outdoorsGoPro camera capturing a time-lapse outdoorsGoPro camera capturing a time-lapse outdoors

Sebagai alternatif, kamu tidak harus menunggu hingga edit untuk memberikan gerakan dinamis pada timelapse. Metode termudah adalah menempatkan kamera pada sebuah timer dapur yang berputar 360 derajat, sehingga memungkinkan kamera melakukan pan sepanjang pemandangan sembari menangkap foto pada periode waktu yang panjang. Timer dapur buatan sendiri hanya memberikan waktu satu jam untuk berputar, sehingga kamu mungkin menginginkan sebuah alat yang khusus dibuat untuk fotografi timelapse jika kamu ingin mencapai sebuah pan lambat selama beberapa jam.

Sebuah pan itu bagus, namun tidak sangat dinamis. Sebuah slider pengendali gerak, bagaimana pun juga, dapat mencapai perpindahan sudut pandang yang menakjubkan dimana itu bergerak maju dan mundur atau sisi ke sisi selama beberapa jam. Itu membuat pengaturan timelapse-mu jauh lebih rumit, namun hasilnya dapat memberikan timelapse yang mempesona yang menambahkan banyak ke dalam cerita dokumentermu. Kamu mungkin ingin memeriksa pembuat slider untuk melihat apakah mereka telah memiliki aksesoris bergerak. Dan beberapa slider bergerak dapat juga melakukan pan selama pergeseran lambat, yang memberikan jalur pergeseran lurus lebih melengkung pada gerakannya.

Terakhir, timelapse paling dinamis dan ampuh di luar sana tidak dibuat dengan sebuah slider. Mereka dibuat dengan kakimu. Dimana sebuah slider hanya dapat menggerakkan kamera beberapa kaki, kamu dapat mengambil kamera dan bergerak lebih jauh. Ini disebut hyperlapse, dan hasilnya bisa menakjubkan. Itu seperti sebuah gerakan gimbal yang bagus, namun kamu dapat melihat awan, orang, mobil, dan dunia bergerak cepat.

Itu memerlukan jumlah kerja yang luar biasa untuk mengerjakan sebuah hyperlapse yang mulus, termasuk mengukur dan menandai titik-titik untuk menggerakkan kamera (pada tripod). Namun bahkan sebuah hyperlapse yang sedikit aneh, sembari berjalan melalui dunia yang sibuk dapat menambahkan banyak mutu produksi pada dokumentermu.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Scroll to top
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.