Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Journalism

Bagaimana (dan Kapan) Merekam Video Berita dengan Smartphone

by
Read Time:5 minsLanguages:
This post is part of a series called Social and Smartphone Photography.
The Complete Guide to Instagram for Professional Photographers

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Haikal Kamil (you can also view the original English article)

Belakangan ini ketika Anda menonton konferensi pers atau media "scrum", kemungkinannya Anda akan melihat seseorang yang merekam kejadian dengan ponsel smartphone mereka.

Para jurnalis yang paham teknologi telah menemukan banyak manfaat dalam menggunakan smartphone untuk melakukan reporting. Smartphone itu kecil, ringan, dan mudah digunakan. Memiliki kamera high-definition yang mampu menangkap gambar yang bagus. Tetapi nilai lebihnya adalah smartphone terhubung ke internet.

Hal itu membuat smartphone benar-benar merubah keadaan. Para jurnalis kini memiliki kemampuan untuk merekam, mengedit, dan mengunggah video langsung dari smartphone mereka. Mereka bahkan dapat live dengan bantuan aplikasi seperti Periscope.

Tetapi hanya karena Anda dapat merekam video berita dengan smartphone, bukan berarti Anda harus terus menggunakannya. Perangkat ini memiliki keterbatasan, dan lebih cocok untuk jenis liputan berita tertentu saja.

Berikut adalah tiga situasi saat smartphone benar-benar diperlukan:

1. Liputan Acara Live

Sekali waktu jika Anda ingin menyiarkan video langsung di lokasi, Anda memerlukan satelit atau microwave truck, operator kamera, dan banyak kabel. Tapi tidak lagi.

Jurnalis dapat "hidup" hanya dengan ponsel cerdas dan aplikasi gratis seperti Periscope atau akun Facebook atau YouTube — selama mereka memiliki sinyal seluler atau WiFi.

Ahli Meteorologi Mark Robinson dari The Weather Network Kanada sering menggunakan Periscope untuk mendokumentasikan cuaca buruk, kapan pun dan di mana pun itu terjadi. Hal ini memungkinkan dia untuk memberikan informasi secara real time di lapangan kepada para pemirsa.

Screen capture of Periscope showing stormScreen capture of Periscope showing stormScreen capture of Periscope showing storm
Meteorolog Mark Robinson memberi pemirsa "kursi baris terepan" untuk badai spektakuler/Periscope

Smartphone memberi kebebasan pada jurnalis untuk menyiarkan langsung dari tempat-tempat yang sebelumnya mereka tidak pernah lakukan: sebut saja di dalam kendaraan yang bergerak, di atas perahu di tengah danau, di atas sebuah gedung.

2. Breaking News

Ketika berita begitu bersaing, kecepatan adalah esensi. Bahkan jika Anda tidak bisa atau tidak perlu melakukan siaran langsung, Anda tetap dapat menayangkan video dari kejadian tersebut lebih cepat dari sebelumnya.

Dengan smartphone, Anda dapat merekam beberapa shot dan perkataan yang mudah diingat untuk mendokumentasikan apa yang terjadi segera setelah Anda tiba, lalu mengunggah segera ke jaringan media sosial Anda atau ke ruang berita. Video tersebut tidak harus sempurna atau dipoles; dampak dan nilainya berasal dari kesegarannya, bukan kualitasnya.

Screen capture of Facebook video by Francis DSouzaScreen capture of Facebook video by Francis DSouzaScreen capture of Facebook video by Francis DSouza
Citytv reporter Francis D'Souza berbagi video dari jendela ruang berita di Toronto/Facebook

Keuntungan lain dari smartphone dalam situasi breaking news adalah smartphone ini compact dan tidak terlalu menarik perhatian. Smartphone tidak menunjukkan bahwa “Saya seorang jurnalis!” Smartphone memungkinkan Anda untuk mendekati aksi dan mengurangi kemungkinan orang akan mengubah perilaku mereka karena mereka melihat kamera video.

3. Melakukan Behind the Scene

Jurnalis dapat pergi ke berbagai tempat dan melihat banyak hal yang tidak dapat dilakukan oleh kebanyakan orang. Anda dapat membawa penonton ke dunia Anda dengan mengabadikan klip video pendek "di balik layar" dengan ponsel cerdas Anda untuk di-share di media sosial.

Mungkin yang dimaksud adalah sepatah duapatah kata dari seorang atlit bintang saat dia melakukan pemanasan untuk pertandingan besar, atau mengabadikan para penata panggung yang sedang menset panggung untuk konser, atau bahkan mengintip ke ruang berita Anda sendiri. Orang suka merasa seperti orang dalam!

Video dari Smartphone itu otentik dan intim, yang menjadikannya media yang sempurna untuk terhubung dengan audiens Anda.

Reporter uses smartphone for interviewReporter uses smartphone for interviewReporter uses smartphone for interview
Foto oleh Glenn Francis dari www.PacificProDigital.com/Wikipedia

Kapan untuk "Tidak" Merekam dengan Smartphone

Perangkat ini memang menakjubkan, tetapi smartphone juga memiliki kelemahan dalam hal pengambilan gambar video. Berikut adalah tiga contoh di mana kamera video tradisional atau DSLR mungkin menjadi pilihan yang lebih baik:

Jika Anda Terlalu Jauh Dari Kejadian

Smartphone memiliki lensa fix, yang berarti satu-satunya cara Anda bisa mendapatkan bidikan yang lebih dekat adalah dengan "zoom dengan kaki Anda," atau secara fisik bergerak lebih dekat ke kejadian. Hal tersebut tidak selalu memungkinkan.

Ya, tentu Anda dapat menyentuk layar untuk memperbesar — tetapi ini yang dikenal sebagai zoom digital, bukan zoom optik. Yang Anda lakukan hanyalah memperbesar dan memotong gambar, yang membuatnya lebih terlihta kotak-kotak dan buram.

Smartphone hack: Olloclip membuat berbagai lensa — dari wide angle hingga makro — yang cukup dijepit ke smartphone Anda. Tetapi lensa ini tidak dapat bersaing dengan lensa profesional, tetapi mereka lebih baik daripada tidak ada zoom sama sekali. Lensa iPro (made by Schneider) dan Moment menawarkan kualitas yang lebih tinggi, tentu dengan harga lebih. The Wirecutter memiliki rundown yang bagus untuk opsi lensa smartphone untuk Anda.

Olloclip lensOlloclip lensOlloclip lens
Foto dari Olloclip

Jika Terlalu Gelap atau Redup

Kondisi cahaya rendah merupakan tantangan untuk kamera video jenis apa pun, terutama untuk smartphone. Itu karena perangkat seluler memiliki sensor kecil. Sensor gambar terdiri dari jutaan titik sensitif terhadap cahaya, yang disebut photosites, yang mada merekam informasi tentang apa yang dilihat melalui lensa.

Semakin kecil sensor, semakin sedikit fotosite, dan semakin padat mereka. Ketika suatu lokasi memiliki cahaya rendah, photosites tidak dapat mengambil cukup informasi untuk membuat gambar yang baik. Hasilnya adalah rekaman yang gelap atau kasar.

Smartphone hack: Lampirkan pencahayaan eksternal, seperti lampu iBower LED, ke smartphone Anda. Ini tidak akan menerangi ruangan, tetapi ini akan membantu Anda menangkap klip close up dan wawancara yang lebih baik.

External light attached to smartphoneExternal light attached to smartphoneExternal light attached to smartphone
Foto dari Bower USA

Anda Betul-Betul Membutuhkan Kualitas Suara yang Baik

Audio yang bagus sangat penting untuk video berita, tetapi sulit untuk mengabadikannya dengan smartphone saja. Mikrofon internal pada perangkat seluler Anda cukup baik, tetapi hanya jika Anda sangat dekat dengan kejadian atau kepada orang yang berbicara.

Jika Anda berada di lingkungan yang bising, lupakan saja. Mic built-in tersebut adalah omni-directional, yang berarti microfon internal itu menangkap suara dari semua orang di sekitar Anda. Anda tidak akan bisa memahami apa yang dikatakan subjek Anda dengan keadaan sekitar yang bising.

Smartphone hack: Gunakan mikrofon eksternal seperti Rode smartlav+ untuk merekam audio berkualitas, seperti yang ditunjukkan Harry Guinness dalam tes lapel mic-nya.

smartlav microphonesmartlav microphonesmartlav microphone
Foto dari Rode

Kesimpulan

Penting untuk diingat bahwa video mobile tidak dibuat untuk storytelling dokumenter yang panjang. Klip video pendek (kira-kira 30 hingga 60 detik) bekerja paling baik. Video pendek ini akan menggunakan lebih sedikit ruang pada smartphone Anda, lebih cepat untuk upload dan memublikasikan, terhubung dengan baik dengan pemirsa, dan menggunakan lebih sedikit data saat video tersebut di-download.

Bagaimana Anda menggunakan smartphone Anda untuk merekam video berita? Beri tahu kami di komentar di bawah ini!

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.