Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Story

Cara Membuat Cerita Foto Yang Menarik Dengan Exposure

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:
This post is part of a series called The New Photo Essay.
Snapchat in a Nutshell: Visual Storytelling in the Moment

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Exposure merupakan salah satu platform penerbit daring bertumbuh untuk esai foto atau naratif bentuk panjang—cerita-cerita disampaikan dengan kombinasi gambar dan teks. Di dalam tutorial ini kamu akan belajar cara membuat sebuah esai foto yang menarik dengan Exposure.

Secara tradisional, jenis-jenis cerita ini, walaupun memilih beberapa, diterbitkan sebagai wajah dalam majalah atau sebagai buku. Platform seperti Exposure semakin menarik sebagai alternatif penerbitan, dan sebuah cara bagi para fotografer untuk terhubung dengan audiens baru. Dengan rendisi foto dan video berkualitas tinggi, arahan seni yang terbukti dan fitur desain, dan sebuah kemampuan untuk memasuki jaringan media sosial yang telah ada ataupun yang baru, Exposure, seperti layanan lainnya yang dimuat dalam seri ini, merupakan sebuah cara menarik untuk menampilkan dan membagikan karyamu.

Kekuatan Cerita Foto

Seperti yang terakhir kali saya sampaikan, kita semua menyukai cerita:

"Kita sangat menyukai cerita sehingga kita akan membuat naratif jika itu tidak ada. Kita sangat terikat dengan itu: naratif membentuk informasi ke dalam pola, membuat informasi lebih mudah dimengerti dan diingat."

Penggunaan cerita untuk membagikan fotomu meningkatkan profil kamu sebagai fotografer kreatif dan nilai foto-fotomu. Hanya dengan menyusun foto ke dalam struktur naratif juga membantu orang-orang melihat fotografi dalam sebuah konteks baru. Cerita membantu keluarga melihat kepatutan dalam tidak hanya mengambil foto portrait, namun juga sesi keluarga lengkap yang mengungkapkan pengalaman hidup mereka. Banyak perusahaan bisa melihat kemungkinan dalam menggunakan fotografi cerita untuk menjelaskan misi mereka, menjual produk mereka, atau hanya membuat sebuah perasaan positif.

Membuat cerita dengan gambar juga membantumu bertumbuh sebagai seorang fotografer. Pertama, ada manfaat sederhana dalam menggunakan foto dan menghidupkannya melampaui hard drive kamu. Dijamin, ada banyak cara untuk menerbitkan foto di media online, namun ada manfaat ekstra dalam melakukannya dengan cerita. Keharusan menghubungkan dan menggunakan foto untuk membuat naratif yang menarik—terlepas dari seberapa banyak teks yang kamu gunakan—memerlukan jenis hubungan yang berbeda dengan foto-foto kamu.

Mencoba menempatkan foto-fotomu ke dalam sebuah konteks naratif merupakan latihan pembelajaran yang menakjubkan, tidak peduli apa tingkat pengalamanmu. Foto-foto yang mungkin tidak menahan pengawasan ketika ditampilkan sendiri bisa menjadi bagian yang esensial dari sebuah naratif. Sebaliknya, foto yang tampak bagus sebagai gambar individu mungkin tidak cocok untuk sebuah cerita. Satu-satunya cara kamu bisa menemukan potensi menarik di dalam gambarmu adalah dengan bereksperimen.

Cara Menggunakan Platform Cerita Foto Dan Agar Karyamu Dilihat

Platform cerita berorientasi fotografi seperti Exposure berguna dalam berbagai cara, namun salah satu yang terpenting adalah apa yang dijanjikannya: mereka membantumu untuk membawa karyamu kepada dunia dalam sebuah cara yang efisien, tampak bagus dan mudah digunakan.

Trik di masa kini bukanlah agar karyamu diterbitkan, namun agar dilihat. Sebagai platform untuk fotografi, secara khusus, Exposure memberikan peluang bagi para fotografer untuk membawa karya mereka di depan audiens khusus: editor foto, fotografer lainnya, jurnalis dan penulis, dan penerbit online dan tradisional. Orang-orang ini lapar akan cerita foto yang bagus. Mereka mengikuti platform penerbitan online dan terdidik mengenai fotografi. Ini merupakan audiens yang bagus karena itu tidak perlu diyakinkan mengenai nilai karyamu jika ada mutu di situ.

Exposure juga memberikan kamu peluang untuk menghubungkan cerita yang diterbitkan ke dalam media sosial yang ada. Ini bisa membantumu membawakan karya ke klien, calon klien, dan kolega yang mungkin tidak secara aktif mengikuti platform khusus penerbitan foto namun berada di platform media sosial lainnya. Jejaring ini tetap sama namun yang dibagikan berbeda. Alih-alih (atau sebagai tambahan untuk) menyimpan portofolio gambar di website kita dan mensirkulasikan beberapa gambar dengan postingan ke platform media sosial, kita menggunakan media sosial untuk membagikan produk akhir yang menggunakan gambar-gambar kita.

Exposures home page
Halaman depan Exposure

Exposure Adalah Untuk Para Fotografer

Di dalam artikel sebelumnya, saya memperkenalkan Atavist, salah satu platform penerbitan online pertama untuk naratif bentuk panjang. Atavist bertumbuh dari Atavist Magazine, sebuah publikasi online yang memuat penulisan berkualitas yang didukung oleh gambar. Kebalikannya, Exposure—sebuah platform penerbitan online yang dibuat terutama untuk para fotografer—mendukung foto bermutu yang didukung oleh keperluan penulisan. Nyatanya, salah satu dari beberapa kategori topik Exposure adalah "My Work", sebuah koleksi dari "project, portofolio, dan usaha kreatif lainnya." Jika kamu kehabisan inspirasi, cukup melihat-lihat karya yang dimuat dalam kategori ini. Kamu akan menemukan para fotografer terkenal dan fotografer yang mulai bertumbuh dan seharusnya dikenal. Kamu juga akan mendapatkan beberapa ide tentang cara menyusun karyamu untuk penerbitan. Dan jika kamu tidak yakin tentang nilai penggunaan Exposure untuk mempertahankan dan mendapatkan klien, lihat-lihat kategori pernikahan, atau keluarga, atau acara.

Karena Exposure diutamakan bagi para fotografer, Exposure memiliki beberapa panduan jelas tentang foto apa saja yang bisa dan tidak bisa digunakan. Saya merekomendasikan untuk meluangkan beberapa menit untuk membaca panduan. Tidak ada yang mengejutkan—pada dasarnya, hanya unggah foto terbaik dan jangan menggunakan atau menyalahgunakan karya orang lain—namun dengan membaca panduan akan memberikanmu sebuah sensasi Exposure sebagai komunitas para fotografer dan pembagi cerita. Kumpulan yang kamu simpan bisa sama pentingnya dengan apa yang kamu terbitkan, sehingga meyakinkan untuk membaca ekspektasi Exposure bagi mereka yang menerbitkan pada platform ini.

Satu komentar terakhir tentang Exposure sebelum kita menyusun sebuah halaman: kamu memiliki semua yang kamu unggah ke Exposure. Karyamu mungkin ditampilkan dalam sebuah koleksi Exposure atau di dalam email fitur mingguan, namun kamu akan selalu mendapatkan kreditnya. Itu adalah janji mereka. Desain yang dimuat dalam platform juga membantu untuk melindungi foto kamu terhadap pengambilan dan pencurian data.

Exposures member page
Setelah kamu membuat akun, kamu akan memiliki sebuah halaman anggota, yang merupakan titik awal untuk membuat ceritamu.

Menerbitkan Cerita Pertamamu

Halangan terbesar dalam menerbitkan karyamu adalah inersi, jadi manfaatkan tutorial ini sebagai pendorong untuk melakukan sesuatu—apapun—bersama dan membagikannya. Exposure menawarkan keanggotaan gratis tanpa embel-embel (terbatas pada tiga cerita), sehingga kamu tidak akan rugi apapun dengan mencoba dan paling tidak mendapatkan pengalaman.

Mendaftar dan menggunakan Exposure tidaklah rumit. Cukup menuju ke website (exposure.co), mendaftar, dan tombol merah besar Create New Story akan muncul pada halaman anggota. Namun sebelum menekan tombol tersebut, luangkan beberapa saat untuk membaca panduan pemula singkat Exposure. Seperti banyak platform penerbitan online lainnya, navigasi layanan dan pilihan memerlukan waktu untuk terbiasa dan memilah layout unik pada platform. (Saya belum menemukan dua platform penerbitan yang benar-benar serupa!).

Pada Exposure, kamu mendapatkan menu bantuan dengan menuju langsung ke website pendukung atau pada kiri atas halaman anggota, pilih Menu > FAQ & Support (dalam cetakan lebih kecil, menuju bagian bawah daftar). Itu akan membuka sebuah halaman baru di dalam browser. Scroll ke bawah halaman dan pilih Getting StartedItu akan membuka daftar artikel yang membahas hal-hal dasar. (Saya bilang bahwa itu bukanlah jalur langsung.)

Saya tidak akan banyak mengulang informasi dasar yang ada di dalam panduan pemula singkat Exposure, namun saya akan membahas apa yang kamu perlukan untuk meneruskan dan menunjukkan beberapa fitur yang mungkin kamu lewatkan atau mungkin membingungkan.

Exposures member page with menu options
Tombol Menu di kiri atas halaman anggota membuka daftar pilihan. Menuju bagian bawah daftar adalah FAQ & Support.

Membuat Cerita

Ketika kamu memilih Create New Story dari halaman anggota, kamu akan ditempatkan dalam area desain. Pilihannya dasar dan tidak rumit: kamu memerlukan judul, dan secara opsional, sebuah subtitel, sebuah foto sampul, dan kategori. Kamu tidak memiliki pilihan format pada tahap ini. Tip dari saya adalah mengevaluasi dua hal tentang foto yang akan kamu gunakan untuk foto sampul: komposisi dan kepadatan.

1. Komposisi: Apakah foto cukup sederhana dimana itu tidak akan membuat gangguan visual ketika judul cerita ditambahkan di bagian atas? Secara serupa, apakah bagian penting foto terhalang atau terdistorsi ketika judul cerita ditambahkan? Misalnya menempatkan judul di tengah wajah pengantin, tidak akan mendapatkan penghargaan dari pengantin tersebut atau calon klien pernikahan.

2. Kepadatan: Judul meliputi sebuah hamparan sampul buram yang menggelapkan foto sampul. Lapisan ini biasanya memaksa foto sebagai peran latar belakang—tujuan utamanya pada poin ini. Namun, jika kamu menggunakan foto yang telah gelap, terisi dengan bayangan, atau memiliki exposure rendah, hamparan sampul akan membuat foto hampir tidak terlihat. Jika ini adalah kasusnya, pertimbangkan untuk mempersiapkan sebuah versi yang lebih terang dari aslinya.

Exposures design shell for a new story
Pilihan pertama ketika membuat sebuah cerita baru adalah menambahkan foto sampul dan judul.
Photo used for story cover without opaque overlay
Foto yang padat (atau gelap) akan tampak lebih gelap lagi dengan hamparan sampul. Gambar atas menunjukkan foto saya dengan hamparan. Gambar bawah menunjukkan foto tanpa hamparan.

Kamu memiliki pilihan untuk tidak menampilkan hamparan sampul dan judul. Di bagian atas halaman, pilih Options > Hide Cover Overlay & Titles. Itu tetap akan muncul dalam mode editing, namun akan dihapus bagi para penonton setelah diterbitkan. Pastikan untuk memilih Save Changes setelah kamu mengubah pilihan. (Pilihan lainnya di dalam menu tersebut memiliki tombol Save tersendiri). Saya merasa itu membingungkan.) Keuntungan dalam menghapus hamparan sampul adalah bahwa foto sampul sekarang ditampilkan dalam kemegahan utuhnya; kerugiannya adalah bahwa penonton kehilangan informasi navigasi penting.

Menu options for removing title and cover overlay
Item menu untuk menghapus judul dan hamparan sampul berada pada Options. Ingat untuk Save Changes setelah membuat pilihan.

Menambahkan Konten

Ketika menambahkan konten, kamu memiliki empat pilihan:

  • Text, yang mencakup sebuah heading dan teks namun tanpa foto
  • Photo group, yang mencakup sebuah heading dan teks dan hingga sembilan foto (masing-masing hingga 15MB)
  • Single photo, yang mencakup sebuah heading dan teks dan satu foto tunggal (juga hingga 15MB) yang akan menampilkan lebar utuh posting
  • Embedded content, yang mencakup sebuah heading dan teks dan kemampuan untuk menempelkan sebuah tautan video, audio, atau peta

Proses menambahkan konten cukup sederhana: di bagian bawah layar, pada Add to Your Story, klik sekal pada jenis konten yang ingin kamu tambahkan. Kotak konten akan ditambahkan pada bagian bawah konten apapun yang telah kamu buat. Cukup scroll ke atas pada kotak konten dan mulai tambahkan apapun yang kamu pilih.

Content blocks for adding content to stories
Tambahkan konten pada cerita dengan memilih salah satu dari empat pilihan kotak konten.

Saya memiliki beberapa saran untuk berkerja dengan kotak konten:

Rangkul Pilihan Desain Yang Terbatas

Pilihan desain untuk konten tambahan terbatas dan sederhana. Layout-nya tetap dan gaya telah ditetapkan. Itu mungkin membuat frustrasi bagi para desainer di sekitar kita, namun itu membuat platform mudah digunakan bagi mereka yang tidak tertarik dalam desain dengan hasil atraktif yang menarik.

Pilihan Judul dan Teks

Semua kotak konten mencakup pilihan untuk menambahkan judul dan teks. Kamu tidak harus menambahkan judul atau teks jika tidak mau. Jika kamu tidak melakukannya, isyarat tetap tampak saat kamu mengedit cerita, namun mereka akan menghilang setelah kamu menerbitkan.

Photo content box with text placeholder
Semua kotak konten, termasuk untuk foto, berisi tempat untuk meletakkan teks.

Menyusun dan Menyusun Ulang

Untuk mengubah urutan kotak konten, klik chevron di sebelah kanan kotak konten untuk memindahkan kotak ke atas atau ke bawah sebanyak satu posisi. Klik lagi untuk memindahkan satu posisi lagi.

Content boxes with chevrons
Gunakan chevron pada sisi kanan untuk menyusun ulang blok konten.

Keterangan dan Klik Terusan

Kamu bisa menambahkan keterangan dan klik terusan untuk tautan pada foto apapun. Setelah kamu menambahkan foto pada konten, arahkan mouse ke foto untuk menampilkan icon gerigi. Pilih icon gerigi untuk mengakses pilihan untuk menambahkan keterangan (di bagian bawah foto) dan arahkan lagi mouse ke foto untuk menampilkan pilihan untuk klik terusan untuk tautan.

Menu for adding captions and click-through links to images
Pilih icon gerigi di dalam sebuah foto untuk membuka menu untuk menambahkan keterangan dan klik terusan untuk tautan.

Text

Untuk membuat perubahan format pada teks, menambahkan tautan, atau membatalkan tindakan teks, kamu harus terlebih dahulu menyoroti teks yang ingin kamu ubah. Kemudian kotak pilihan format akan muncul. Kamu juga bisa menggunakan shortcut keyboard standar untuk memformat teks dengan cetak tebal atau cetak miring, atau menghapus teks.

Text formatting menu
Pilih teks untuk menampilkan menu format teks. Sebagai alternatif, gunakan shortcut keyboard standar.

Penjajaran

Kamu bisa mengubah penjajaran teks (kiri, tengah, kanan) dengan menggunakan pilihan penjajaran pada kiri judul, namun perubahan mempengaruhi semuanya—teks dan judul—di dalam kotak konten. Perubahan tidak mempengarhui kotak teks lainnya. Dengan dikatakan demikian, saya tidak tahu mengapa fotografer lebih memilih teks tengah. Teks tengah lebih sulit dibaca dan akan memperlambat penonton. Itu mungkin hanya masalah milidetik per paragraf, namun usaha yang ditambahkan akan memberikan alasan bagi penonton, bahkan jika tidak secara sada, untuk meninggalkan ceritamu tanpa menyelesaikannya. Itu cukup sulit untuk menahan perhatian penonton; jangan berikan mereka alasan tambahan.

Text alignment menus
Pilih icon penjajaran di sisi kiri untuk mengubah penjajaran teks. Perubahan hanya mempengaruhi blok individual.

Jika kamu ingin mempersiapkan konten secara offline dan kemudian memuat itu ke dalam cerita online, perhatikan bahwa format teks atau tautan yang dibuat offline tidak akan dipertahankan ketika kamu menambahkan konten ke Exposure. Secara serupa, semua format paragraf akan dihapus. Ini masuk akal karena Exposure ditujukan untuk fotografi bukan teks; bagaimana pun juga, saya merasa terganggu akan hal itu. Saya memilih untuk tidak repot-repot memformat teks sebelum menempelkannya ke dalam Exposure, dan ketika saya menempelkan teks, saya menempelkan itu satu paragraf pada satu waktu sehingga saya tidak harus mencari dimana tempat pemisahan paragraf. Tombol Remove Text menghapus kotak konten teks secara utuh, termasuk semua kontennya.

Photo Groups

Dengan memilih Add a photo group, akan membuka browser file sehingga kamu bisa memilih satu atau lebih gambar yang ingin kamu tambahkan. Kamu bisa memilih hingga sembilan gambar. Jika kamu tidak memilih kesembilannya, kamu tetap bisa menambahkan lebih banyak gambar pada group dengan memilih Add New Photos di bagian atas group gambar tersebut. Bagaimana pun juga, sekarang kamu akan menambahkan gambar dengan menarik dan meletakkan. Ketika selesai, ingat untuk memilih I'm Finished agar foto muncul.

Drag and drop option to add more photos
Tambahkan foto tambahan dengan menarik dan meletakkan gambar ke tempatnya, kemudian pilih I'm Finished.

Kamu bisa menyusun ulang foto yang muncul dalam group dengan memilih Reorder Photos di bagian atas group. Itu membuka sebuah daftar kecil—dan saya serius mengenai kecil—dari thumbnail gambar. Cukup pilih gambar yang ingin kamu pindahkan, tarik itu, dan letakkan di lokasi baru. Sekali lagi, ingat untuk memilih I'm Finished agar perubahan tersimpan.

Menu for reordering images
Menyusun ulang gambar dengan memindahkan thumbnail kecil gambar

Group foto menampilkan konten dengan lebar penuh namun tidak memenuhi jendela. Kamu bisa mengubah bagaimana foto tersusun—jumlah baris dan jumlah foto dalam tiap baris—namun agak sedikit sulit untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan. Arahkan mouse ke foto yang ingin kamu ubah dan kamu akan melihat pilihan untuk Remove Photo atau Fill Row. Dengan memilih Fill Row, foto akan dipindahkan ke baris tersendiri dan memenuhi lebar baris. Jika kamu ingin memindahkan dua foto ke dalam baris bersama, kamu harus memilih Fill Row pada foto kedua, kemudian kembali ke tiap foto pada tiap barisnya dan pilih Unfill Row. Tergantung pada dimana foto diatur, kamu juga mungkin harus mengubah urutan foto dan mengulangi beberapa tahapan. Seperti yang saya katakan, itu sedikit sulit.

Change display options for photos
Kamu bisa mengubah bagaimana foto tampak dalam group, namun memerlukan beberapa pengaturan. Icon gerigi memberikan akses ke menu untuk menambahkan keterangan dan klik terusan untuk tautan.

Single Photo

Memilih Add a full-width photo membuka browser file sehingga kamu bisa memilih gambar yang kamu inginkan. Jika kamu ingin mengubah foto untuk yang lain, pilih Replace Photo di bagian atas gambar dan kemudian, seperti pada group foto, kamu kembali menarik dan meletakkan gambar baru. Foto tunggal menampilkan lebar sebesar jendela. Jika kamu ingin sebuah gambar tunggal yang hanya menampilkan lebar konten, gunakan sebuah group foto namun hanya tambahkan satu foto.

Embedded Content

Embedded content menampilkan lebar sebesar jendela. Exposure memungkinkan kamu untuk menempelkan konten dari YouTube, Vimeo, Google Maps, Instagram, atau SoundCloud. Cukup pilih kotak Embed content dari Add to Your Story dan ikuti arahan. Namun, saya menemukan bahwa tautan yang ditempel tidak konsisten. Untuk YouTube, saya memerlukan tautan yang disediakan YouTube, namun untuk Google Maps, saya memerlukan tautan yang dibagi, bukan tautan tempelan. Jika konten kamu tidak melakukan penempelan, bersiaplah untuk sedikit bermain-main dengan tautan.

Embed content menu
Pilihan embed content bisa sedikit rewel. Coba pilihan yang berbeda jika kamu mendapatkan Exposure menolak URL kamu.

Menerbitkan Ceritamu

Salah satu fitur Exposure favorit saya adalah kemampuan untuk meletakkan ceritamu ke dalam jejaring media sosial yang ada dan menempelkan cerita pada website milikmu setelah kamu melakukan penerbitan. Untuk menerbitkan ceritamu, cukup pilih tombol merah Publish Story. Kamu akan dibawa secara otomatis ke pilihan untuk membagikan cerita. Jika kamu memilih untuk tidak membagikan cerita namun memutuskan untuk melakukannya nanti, cukup pilih cerita pada halaman anggota, kemudian pilih Share di kanan atas. Pilihan tersedia di sana.

Menu for sharing published content
Exposure menawarkan sejumlah pilihan untuk membagikan konten yang diterbitkan, termasuk kemampuan untuk menempelkan cerita pada website.

Jika kamu memutuskan untuk menggunakan Exposure dan kamu memilih layanan berbayar, manfaatkan fitur pelacak Exposure untuk melihat seberapa banyak traffic yang didapat ceritamu. Di menu kiri atas jendela, pilih Menu > Statistics. Laporannya komprehensif.

Exposures statistics page
Statistik detail tersedia bagi pelanggan berbayar.

Terus Belajar

Sebagai fotografer, kita mungkin tidak berfikir dalam kata-kata, namun kita berfikir dalam naratif. Platform penerbitan online menyediakan peluang bagi para fotografer untuk menggunakan struktur naratif sebagai cara untuk membuat profil karya kita dan mengembangkan bakat kita. Penggunaan alat naratif online juga membantu untuk meletakkan foto kita di depan audiens yang berbeda dan mempersembahkan karya kita kepada audiens dalam cara baru.

Exposure merupakan platform penerbitan online yang telah dibuat dengan pola pikir fotografer. Foto ditampilkan dengan indah; kamu bisa menggunakan teks atau tidak; dan cerita yang diterbitkan bisa ditautkan ke jaringan sosial yang lebih luas dengan mudah. Pilihan desainnya minimal, namun desain standarnya elegan dan rapi.

Jika kamu tahu bahwa kamu ingin mencoba platform penerbitan online, namun tidak yakin dengan apa yang diperlukan atau Exposure tampaknya bukan platform yang tepat untukmu, lihat artikel kami yang lain dalam koleksi Esai Foto untuk saran tambahan. Dan jika kamu menerbitkan sebuah naratif online, bagikan tautan dengan kami sehingga kita semua bisa melihatnya!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.