Unlimited After Effects and Premiere Pro templates, stock video, royalty free music tracks & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. 360
Photography

Bagaimana Merekam Video 360 Dengan Multi-Camera Rig

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Di dalam tutorial ini kamu akan mempelajari alur kerja merekam video 360 menggunakan pengaturan multi kamera, ditambah beberapa tips khusus dan trik produksi untuk syuting.

Di Dalam Tutorial Video Ini 

  1. Kamu akan mempelajari konsep pengaturan multi-kamera untuk video 360 (0:23)
  2. Saya akan menunjukkan peralatan 360 umum yang dibutuhkan untuk pengambilan video (0:55)
  3. Kemudian kamu akan mempelajari tips alur kerja untuk syuting dengan kamera 360 (2:00)
  4. Kita akan membandingkan pro dan kontra antara pengaturan all-in-one Camera vs multi-kamera (3:50)
  5. Saya akan menunjukkan perbandingan rekaman yang diturunkan dari 8K dan rekaman 4K asli (5:03)
  6. Terakhir kita akan memeriksa proses penjahitan rekaman 360 (5:26)

Apakah Pengaturan Multi-Kamera Untuk Video 360?

Sebuah pengaturan multi-kamera adalah yang merekam ditujukan untuk video 360, dimana tiap kamera di dalam rig merupakan kamera tradisional lensa tunggal, seperti GoPro, dan video dari tiap kamera direkam ke berbagai kartu memori. Setelah video direkam, rekamana dari tiap kamera dijahit untuk membuat video 360 yang lengkap. Ini berbeda dari kamera 360 'all-in-one', seperti Theta S atau Gear 360, yang merekam semuanya dari dua atau lebih lensa pada satu file pada satu kartu.

Perlengkapan Umum Yang Diperlukan Dengan Pengambilan Multi-Kamera 360

Ada sejumlah perlengkapan ekstra yang akan butuhkan untuk merekam video dengan multi-kamera 360:

  • Kurungan pelindung kamera untuk wadah semua kameramu
  • Daya eksternal, biasanya batre V-Mount
  • Penopang kamera pendek bergaya monopod
  • Peralatan seperti hex tool dan piset untuk berkerja dengan camera rig di lapangan
  • Remote kamera wireless
  • Sejumlah kabel USB, SD card, dan adapter untuk memindahkan rekaman
  • Software video stitching

Tips Alur Kerja Video 360

Pelajaran praktis pertama yang saya pelajari tentang merekam 360 adalah selalu melakukan uji rekaman sebelum meninggalkan lokasi untuk memastikan semua kamera dipasang dengan benar dalam rangkaian. Hal terakhir yang kamu inginkan adalah berada di luar di lapangan, sepenuhnya siap, dan kemudian mendapatkan error tepat ketika kamu menekan tombol rekam!

Berikutnya, pastikan kamu memiliki solusi pemasangan kamera yang sempit namun seimbang. Sebuah monopod dengan dasar tiga kaki yang kokoh adalah pilihan yang bagus. Saya menggunakan Manfrotto Boom 3-K dengan Manfrotto Hi-Hat (itu adalah tripod yang sangat pendek).

Dasar sebuah tripod tradisional terlalu besar untuk kamera 360: tidak ada yang ingin melihat kaki tripod yang besar pada sebagian besar porsi video. Penting juga untuk memastikan kamera terpasang lurus secara vertikal, tidak bersender pada satu sisi. Saya juga mendapatkan hasil terbaik dengan kamera yang terpasang pada tinggi kepala (sekitar 6 kaki) atau lebih tinggi. Ini membantu dengan tiap permasalahan paralaks selama proses penjahitan karena biasanya bagian tanah akan menjadi area terdekat ke kamera. Semakin tinggi kamera dipasang, semakin sedikit permasalahan paralaks selama penjahitan.

Perhatikan garis jahitan kamera dan sudut kamera sehingga subyekmu tidak langsung berada pada area jahitan, atau terbelah langsung di antara dua kamera. Ini akan membantu proses penjahitan secara drastis nantinya. Saya juga merekomendasikan menjaga subyek 5-10' kaki dari peralatan kamera ketika melakukan pengambilan film, sekali lagi untuk mengurangi permasalahan paralaks di antara kamera. Jauh lebih mudah untuk memperbaiki permasalahan penjahitan ketika seseorang berada 10' kaki jauhnya, daripada berada 1' kaki dari kamera. Dan mereka tidak akan tampak seperti raksasa ketika seseorang menonton video 360 akhir. Ketika seseorang memegang peralatan kamera 360 akan menjadi satu-satunya pengecualian untuk aturan ini. Dan jika mereka harus memegang perlengkapan kamera, sesuaikan kaki tiang sehingga itu sejauh mungkin dari mereka dan tetap aman untuk mengambil film aktifitas.

Coba untuk menghindari terlalu banyak gerakan pada rig ketika merekam. Pergerakan dapat menyebabkan semakin besar kemungkinan garis jahitan dan goncangan 'jello' dalam video akhir. Sama halnya seperti kamera tradisional, goncangan kecil dapat muncul ketika adegan pengambilan film dengan terlalu banyak gerakan dan goncangan ini benar-benar dapat membuat garis jahitan menjadi tampak.

360 Rigs: Pro dan Kontra

All-in-One 360 Camera: Pro

  • Sederhana dan mudah digunakan
  • Ukuran kecil
  • Kendali aplikasi dan fungsi live preview

All-in-One 360 Camera: Kontra

  • Pilihan pengaturan yang terbatas
  • Biasanya tanpa kendali jarak jauh
  • Tidak tahan lama ketika terpapar elemen
  • Tidak ada pilihan daya eksternal
  • Kualitas video yang lebih rendah

Pengaturan Multi Kamera 360: Pro

  • Banyak pilihan pengaturan, seperti sebuah kamera video digital yang normal
  • Kendali jarak jauh yang panjang
  • Kurungan pelindung kamera yang tahan lama
  • Berbagai pilihan daya eksternal
  • Kualitas video yang menakjubkan

Pengaturan Multi Kamera 360: Kontra

  • Memakan lebih banyak waktu untuk pengaturan
  • Tidak ada kendali aplikasi atau fungsi live preview

Perbandingan Rekaman 360

Mungkin faktor pro terbesar pengaturan multi-kamera 360 adalah resolusi. Sebuah pengaturan seperti Omni dapat membuat film hingga 8K ketika semua rekaman dijahit. Rekaman 8K juga dapat diturunkan skalanya menjadi 4K, dan ketika itu dibandingkan dengan rekaman 4K asli dari kamera all-in-one perbedaan kualitasnya besar. Rekaman 8K yang diturunkan akan mempertahankan lebih banyak detail gambar, memberikanmu lebih banyak pilihan grading warna dan menahan jauh lebih baik ketika dikompres.

Menjahit Rekaman Video 360

Ini membawa kita pada langkah akhir dalam alur kerja multi-kamera dan itu adalah menjahit video 360 bersama-sama. Saya sangat merekomendasikan Autopano Video Pro untuk penjahitan video 360, itu jauh lebih sesuai dengan standar industri. Nilai tambahnya adalah mengimpor semua klip dari syutingmu dan membiarkan Autopano Video Pro membuat jahitan otomatis dari klip, kamu kemudian dapat benar-benar secara mudah menghaluskan untuk hasil terbaik sebelum menghasilkan output video 360 final.

Autopano Video Pro hadir dalam perlengkapan Omni, dan juga memiliki fitur ekstra ketika mengimpor rekaman dengan Omni. Autopano Video GoPro Omni Importer mengenali meta-data yang disimpan dalam kartu memory rekaman Omni dan itu akan secara otomatis membuat preview 360 semua syutingmu, sehingga kamu dapat mengenali secara cepat hasil terbaik yang ingin kamu import. Kamu juga dapat memberikannya ubin, melakukan stabilisasi dan grade warna pada banyak adegan pada waktu yang bersamaan menggunakan fungsi importer ini.

Semoga tutorial alur kerja ini memberikanmu beberapa pandangan ke dalam video multi-kamera 360. Silahkan meninggalkan pertanyaan apapun yang kamu punya dalam komentar!

Tautan Yang Disebutkan


Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.