Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Gimbal
Photography

Bagaimana Menggunakan Gimbal: Syuting Dasar

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:
This post is part of a series called How to Shoot Video With a Gimbal.
How To Use a Gimbal: Balancing Your Camera
How To Use a Gimbal: Advanced Shots

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Sekarang setelah gimbal dipersiapkan dan seimbang, secara  teoritis kamu dapat pergi keluar dan mendapatkan syuting yang mulus dan membuat menganga yang dulunya cuma angan-angan. Namun pada level praktek, jenis syuting apa yang paling dapat dilakukan operator tunggal?

Running behind a subject with a gimbal

Syuting favorit untuk kebanyakan pemilik gimbal adalah mengikuti sebuah subyek, berjalan dengannya dan pada iramanya. Mulai dengan mengambil dari belakang, kemudian memutari dan mengambil dari samping, mendapatkan potongan kaki dan bagian dari subyek dimana kamu tidak dapat melihat wajahnya. Dengan gimbal, kamu dapat melakukan ini dalam satu gerakan, dari kaki naik ke kepala.

Dan kemudian kamu melakukan syuting di depan subyek saat mereka berjalan menujumu. Ini sedikit lebih sulit karena kamu harus berjalan mundur sembari mengoperasikan kamera dan gimbal. Ingatlah untuk tetap aman, sering melihat ke belakang untuk menghindari hambatan, atau ditemani orang lain yang berjalan di belakangmu, menyentuh punggungmu untuk membantu membimbingmu pada arah yang benar. Paling sederhana, minta subyekmu untuk melambat. Itu biasanya membuat pekerjaanmu jauh lebih mudah.

Walking in front of a subject with a gimbal

Jika kamu tidak mengikuti sebuah subyek, ada cara dimana gimbal dapat menambahkan gerakan indah daripada syuting statis. Sebagai contoh, kamu dapat menggunakan gimbal untuk mengemulasikan sebuah slider atau dolly track. Cukup temukan sudut dimana ada beberapa jenis latar depan untuk menekankan gerakan, seperti pintu atau sebuah obyek, dan kemudian secara sangat perlahan goyangkan badanmu kiri ke kanan, kanan ke kiri. Tidak masalah jika gimbal sedikit bergerak ke atas atau ke bawah, atau berputar di sekitar subyek. Nyatanya, sedikit putaran membuat jenis syuting yang tidak dapat dicapai slider tanpa menambahkan peralatan tambahan.

Kamu dapat juga menggunakan gimbal untuk mengemulasikan pengambilan gambar yang berhenti tiba-tiba—tanpa perlu bersusah payah mengatur dan menggunakan jib besar. Mulai syuting dengan gimbal di posisi atas atau bawah, dan sepanjang kamu bergerak ke atas atau ke bawah, miringkan kamera sehingga itu tetap fokus pada subyek atau area umum. Kamu juga dapat melakukan pengambilan gerakan berhenti tiba-tiba lanjutan dengan memindahkan dari sisi ke sisi saat kamu bergerak ke atas atau bawah. Jenis syuting ini sangat bagus untuk membuat syuting yang statis—atau mungkin membosankan—tampak lebih hidup, seperti pendahuluan pada eksterior bangunan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.