Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. iPhone

Cara Menggunakan iPhone Anda Seperti Kamera Video Profesional

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called How To Use Your iPhone Like a Pro.
5 Smart Ways to Use Your iPhone in the Photo Studio
Noiseware Image Processing: Real-World Noise Reduction for iPhone and iPad

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Wasmia Mia (you can also view the original English article)

Mengambil foto-foto yang bagus dengan iPhone anda lebih mudah ketimbang merekam video berkualitas bagus. Anda pastinya bisa membuat video yang bagus dengan sebuah iPhone—para pembuat film telah menciptakan beberapa film bagus dengan perangkat ini—tetapi anda perlu mendekatinya dengan cara yang benar jika anda ingin melakukannya secara konsisten, berulang dan kreatif. Pada artikel ini anda akan mempelajari strategi utama dalam membuat video berkualitas tinggi dan bagus dengan iPhone.

Mencoba HIngga Batasannya

Sebuah gambar adalah sesuatu yang membeku dengan cepat pada waktunya. Tidak masalaha jika ada seorang bayi berteriak di latar, truk-truk melintasi frame setiap detik atau anda sedang melompat di atas trampolin; jika anda mengambil gambar di momen yang tepat tidak satupun orang yang akan mengetahuinya. Dengan video, ini berbeda: klip 30 detik diambil di lingkungan teoretis yang sama akan menjadi video truk dengan latar suara ribut yang mengerikan—dan semua orang akan menjadi sakit karena menontonnya.

Saya sudah mempertimbangkan beberapa waktu kapan anda harus atau tidak harus memakai iPhone sebagai kamera utama anda. Semua yang saya katakan itu diterapkan dalam pembuatan video juga.

filmic pro screenfilmic pro screenfilmic pro screen
FiLMiC Pro dipakai untuk memotret matahari terbenam. Gambar: FiLMiC Pro.

Akan tetapi, ada dua grup orang-orang yang mendorong batas videografi smartphone. Pertama, ada komunitas orang-orang yang mensyuting film pendek berkembang—dan bahkan film utama—dengan iPhone. Kedua, ada jurnalis yang merekam video bergaya cerita dan dokumenter. Kebanyakan orang-orang mencari rekaman bagus dari iPhone mereka bergantung terhadap salah satu dari dua kategori ini. Selagi informasi pada artikel ini akan berkaitan dengan semua orang, orang-orang di grup ini yang saya fokuskan.

Memakai Aplikasi yang Tepat

Ketika berkaitan dengan mensyuting video di iPhone, hanya ada satu aplikasinya: FiLMiC Pro. Pada konferensi terbaru di Dublin, saya mendapat kesempatan berbicara ke sejumlah pembuat film iPhone. Satu hal yang mereka semua setujui yaitu FiLMic Pro satu-satunya aplikasi yang patut dipertimbangkan. Pada sebuah blind test, para penonton menilai kualitas rekaman dari iPhone dengan FiLMiC Pro dan kamera Canon C300 seharga $13,000 benar-benar setara.  Saat iPhone bukan tanpa batasnya, di lingkungan yang tepat anda bisa menangkap rekaman yang mempesona. Setiap generasi baru menjadi lebih baik dan baik lagi.

Hal terbaik tentang FiLMiC Pro adalah ia memberi anda kendali manual atas segalanya dari white balance hingga fokus. Tanpa kendali yang sempurna ini, sangat sulit mendapat rekaman berkualitas. Jika anda ingin mengambil video mutu profesional dengan iPhone anda, anda perlu menggunakan FiLMiC Pro.

Membangun Dasar yang Solid

Mudah mengambil foto menggunakan tangan dengan iPhone anda. Selama shutter speednya lebih cepat dari 1/30 perdetik, anda tidak akan melihat blur karena getaran kamera. Merekam video ini beda cerita. Kecuali iPhone mendukung, akan menjadi sangat kelihatan bahwa anda merekam dengan tangan. Jika hal ini merupakan efek yang anda cari itu satu benda, tetapi jika anda ingin mendapat rekaman yang stabil, anda akan perlu menggunakan apakah itu monopod, tripod, atau steadicam.

Gunakan Sekedarnya untuk Jurnalis Mobile

Jika anda seorang jurnalis atau pembuat film dokementer ingin membuat rekaman stabil tetapi masih bisa bergerak dengan cepat, maka monopod yang sesuai. Ketika ia pastinya tidak akan sestabil tripod penuh, ia masih lebih baik daripada hanya menggenggam iPhone di tangan anda. Jurnalis mobile menyukai fleksibilitas monopod untuk pekerjaan di lapangan.

Mendapat Tripod untuk Pembuatan film Smartphone

Untuk rekaman dimana anda perlu direkam, atau tidak boleh ada gerakan sama sekali, monopod tidak akan memotongnya. Malah anda akan perlu memakai tripod. Hal ini benar menurut jurnalis dan pembuat film. Ketika anda bisa mendapat tripod yang dirancang khusus untuk smartphone, biasanya tripod cenderung ringan dan lemah. Jauh lebih baik memakai tripod video biasa, atau setidaknya sesuatu seperti GorillaPod.

Bahkan ada steadicam—perlengkapan stabilisasi berbasis gimbal yang dipakai di film-film—yang dirancang untuk penggunaan bersama iPhone. Saya telah melihat perlengkapan steadicam iPhone beraksi dan saya tidak 100% yakin dengan kegunaannya. Jika anda ingin mencoba mengatur steadicam maka anda perlu mempertimbangkan apakah iPhone merupakan tool yang tepat untuk pekerjaan ini.

Buat Suara Terkunci

Perbedaan antara produksi video amatir dan profesional adalah hampir selalu kualitas suaranya. Terlalu banyak orang menyuting rekaman dengan iPhone mereka mengabaikan pentingnya menangkap suara berkualitas tinggi. Menggunakan mikropon built-in tidak cukup bagus. Maka dari itu anda perlu mencari di tingkatan paling dasar, pada penambahan mikropon seperti RØDE VideoMic GO, yang bekerja bersama FiLMiC Pro.

The RØDE VideoMic GO. Gambar: RØDE.

Sebelum anda mulai memfilm, pastikan anda uji suaranya. Menyuting berulang sesuatu karena mikroponnya tidak dipasang dengan benar, atau tingkatan audionya tidak diatur, pastinya sangat memalukan.

Ketika merekam audio, sebaiknya menaruh mikropon sedekat mungkin dengan subjek. Hal ini bisa menjadi keanehan dengan rekaman yang sedang anda tangkap. Untuk alasan tersebut, sebaiknya jika anda bisa, pakai iPhone kedua atau perekam audio eksternal untuk menangkap suara. Kemudian anda bisa mendekatkan mikropon ke subjek, tanpa membatasi opsi menyuting anda.

Penggabungan

Sebuah iPhone tidak dibatasi dalam mensyuting video biasa. Generasi terakhir semuanya bisa menangkap rekaman time-lapse dan gerak lambat. Saat anda menggunakan tool yang memiliki jenis fleksibilitas ini, pastikan memakainya. Jika anda mensyuting film pendek, time-lapse bisa menjadi jepretan yang dibuat sempurna. Ini juga membuat rekaman di balik layar yang bagus.

Rekaman gerak lambat yang luar biasa tidak lagi terbatas pada kamera ribuan dollar. Sebuah iPhone 6 bisa merekam di 240 frame per detik. Melambat ke 24 frame per detik, satu detik aksi akan memberi anda 10 detik waktu kemunculannya. Apakah anda sedang merekam aksi pendek atau dokumenter, coba dan pikirkan bagaimana anda bisa memasukkan rekaman gerak lambat. Terkadang itu tidak akan menambah apapun tetapi sering untuk hal-hal seperti cutaways, itu bisa menjadi sempurna.

Kamera adalah Kamera adalah Kamera

Ketika anda mensyuting video dengan iPhone, perlu diingat bahwa aturan membuat film belum berubah. Jika anda menggunakan iPhone anda dengan benar, tidak ada seorangpun harus berpikir rekaman datang dari sebuah ponsel pintar. Jangan mengabaikan komposisi, framing, cerita dan lainnya yang akan menjadi film pendek, dokumenter, wawancara atau apapun yang sedang anda buat, hanya karena anda sedang menggunakan ponsel anda ketimbang kamera yang lebih besar. Malah, kesederhanaan penggunaan iPhone harus membiarkan anda menghabiskan lebih banyak waktu fokus pada dasar-dasarnya.

Kecuali Ketika itu sebuah Ponsel: Gunakan Mode Pesawat

Hal ini seharusnya menjadi sebuah hadiah, tetapi saya memasukkannya hanya berjaga-jaga. Ketika anda merekam video dengan iPhone anda, jadikan mode pesawat. Membiarkan kamera membuat kebisingan dan getaran di tengah rekaman bukanlah ide yang bagus.

Salinlah

Ketika berkaitan dengan rekaman, satu salinan itu bukan apa-apa, dan dua adalah satu. Sebuah iPhone ini jauh lebih rapuh dan lebih mungkin dicuri daripada kartu flash compact. Sesegera anda menangkap rekaman dengan iPhone anda, sebaiknya salin di suatu tempat.

Satu itu tidak ada, dan dua adalah satu.

Salah satu keuntungan mensyuting dengan iPhone adalah dengan perencanaan data, anda bisa menggunakan layanan cloud seperti Dropbox atau iCloud. Cukup hanya mematikan mode pesawat dan unggah video ke layanan backup anda. Jika anda telah menyetel komputer anda, anda juga bisa hanya menyalin filenya langsung.

Peringatan: Jangan Berlebihani

Phone merupakan tool yang luar biasa, dan kualitas rekaman yang bisa anda tangkap ini begitu tak terbayangkan hanya beberapa tahun lalu. Akan tetapi, ia tidak selalu menjadi tool terbaik untuk pekerjaan ini. Ia memiliki keterbatasan, khususnya saat anda bekerja di kondisi rendah cahaya. Anda juga dibatasi saat memilih lensa. Ada banyak pabrik yang membuat add-on untuk mengatasi masalah-masalah ini, walaupun kadang mereka bisa berlebihan.

Meskipun penonton tidak bisa membedakan antara rekaman yang ditangkap dengan FiLMiC Pro dan kamera Canon C300, ada alasan Canon tidak berhenti dari bisnisnya.

Jika anda memasang lima atau enam hal yang berbeda pada iPhone supaya bisa mendapatkan jenis rekaman yang anda cari, anda perlu mempertimbangkan apakah ia tool yang harus dipakai. Meskipun penonton tidak bisa membedakan antara rekaman yang ditangkap dengan FiLMiC Pro dan kamera Canon C300, ada alasan Canon tidak berhenti dari bisnisnya.

Penutup

Pada tutorial ini saya telah mencakup banyak dasar, jadi mari kami rekap intisarinya:

  • iPhone memiliki batas sebagai kamera; berhati-hatilah.
  • Satu-satunya aplikasi yang benar-benar pas merekam video adalah FiLMiC Pro.
  • iPhone anda perlu dukungan jika anda ingin mendapat rekaman yang stabil. Monopod ini sempurna jika anda ingin bisa bergerak bebas. Tripod lebih baik jika anda mencari stabilitas nyata.
  • Film yang bagus memiliki suara yang bagus Jangan mengabaikan pokok ini.
  • iPhone bisa merekam video time-lapse dan gerak lambat. Mengapa tidak pakai ini sebagai susunan jepret atau cutaways pada film anda?
  • Hanya karena anda menggunakan iPhone, jangan mengabaikan penghalang pembuatan film.
  • Mode pesawat: pakailah
  • Satu itu tidak ada, dan dua adalah satu. Salinlah rekaman anda sesegera mungkin.

iPhone tidak akan selalu menjadi yang terbaik, atau bahkan tool yang sesuai untuk pekerjaan ini. Jangan terpengaruh dengan ide menggunakan iPhone jika sesuatu yang lain yang bisa anda pakai akan menjadi lebih baik. Jangan terlalu menangkap ide penggunaan iPhone di pengeluaran segalanya.

Terakhir, iPhone memiliki keuntungan dan kekurangan tetapi ia merupakan kamera video yang mampu bahkan unik untuk uang. Jika ia merupakan kamera yang tepat untuk apa yang sedang kerjakan maka baguslah! Gunakanlah tanpa ragu. Akan tetapi, ketahuilah batas toolnya: jika ia bukan kamera yang tepat, terimalah batasannya dan jangan memaksanya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.