7 days of unlimited video, AE, and Premiere Pro templates - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. White Balance

Quick Tip: 5 Tips untuk White Balance yang Sempurna

Read Time: 6 mins

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

White balance seharusnya bukan lagi sebuah masalah untuk saat ini, tapi terkadang masih membingungkan orang. Apakah saya harus memotret RAW atau tidak? Atau haruskah saya memilih WB yang berbeda untuk setiap situasi? Kali ini, kami akan menjelaskan beberapa trik yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan white balance yang sempurna.

whitebalance00

Memahami Kreatifitas White Balance

Sebelum melanjutkan ke tips untuk white balance yang lebih baik, biar kami jelaskan bahwa anda tidak harus selalu mencari white balance yang "benar". Ya, semua pencahayaan akan memiliki balance yang "tepat" dan saling terkait, tapi anda dapat menggunakan white balance yang berbeda untuk menciptakan efek yang berbeda.

Dua gambar langit yang ditunjukkan di sini adalah contoh yang bagus dari apa yang saya maksud. Keduanya diambil di tempat dan waktu yang sama, salah satunya menggunakan ExpoDisc Professional Digital White Balance Filter dari ExpoImaging untuk menentukan White Balance, gambar yang bernuansa lebih hangat diambil menggunakan white balance otomatis pada kamera saya.

whitebalance01

Gambar yang diambil dengan filter ExpoDisc menunjukkan satu hal: anda bisa mendapatkan putih yang sempurna pada awan jika anda mau. Lantas apakah itu gambar yang lebih bagus daripada foto matahari terbenam yang lebih hangat yang diambil dengan auto white balance (AWB)? Saya tidak berpikir demikian. Keduanya berbeda, dan punya tujuan yang berbeda. Saya pikir itu adalah salah satu pelajaran terpenting untuk dipahami ketika menyangkut soal white balance.

Jadi, setelah menyampaikan ini, sudah waktunya untuk mengungkapkan berbagai cara untuk mendapatkan white balance yang sempurna. atau hampir sempurna, seperti yang akan segera anda temukan.


Gunakan RAW

whitebalance02
Bila anda menggunakan RAW anda dapat memilih white balance pada tahap pengeditan, di Camera RAW atau Lightroom.

Cara terbaik untuk mendapatkan white balance yang sempurna adalah sederhana: gunakan RAW saat mengambil foto. Setelah itu anda bisa memilih white balance yang anda inginkan pada tahap editing.

Itulah yang kebanyakan orang akan katakan kepada anda, namun beberapa fotografer, seperti kolumnis majalah Outdoor Photographer, Rob Sheppard, tidak berkata demikian. Dia menyatakan bahwa "saat anda memotret RAW, masih ada set white balance 'yang diingat' oleh file tersebut. Itulah yang JPEG anda perlihatkan saat anda membuka file tersebut di, Photoshop, Lightroom atau program lainnya.

File RAW tidak memiliki informasi white balance, sehingga anda bisa terperdaya ketika melihat preview-nya di layar, jadi nantinya anda perlu melakukan penyesuai pada file tersebut dengan cara yang berbeda.

Apa yang harus dilakukan? Ambil jalan tengah: tembak RAW menggunakan AWB dan konfirmasikan hasilnya lewat LCD bahwa hasilnya mendekati apa yang anda butuhkan / inginkan, periksa baik-baik gambar maupun histogramnya. Percayalah apa yang mata anda lihat dengan akal sehat. Sering kali anda akan mendapati itu akan lebih tepat.

Ingat, meskipun, anda menggunakan JPEG dan anda tidak menyukai pilihan yang dibuat oleh AWB, anda harus mengatur white balance ke kondisi yang berlaku saat itu (tergantung tujuan anda dengan foto itu) karena JPEG menggunakan metadata white balance. Anda tetap bisa menyesuaikan White Balance pada tahap pengeditan, tapi lebih mudah bila dilakukan dengan RAW.


Gunakan Gray Card

whitebalance03
Selama beberapa dekade Kodak Grey Cards adalah cara yang paling umum untuk mendapatkan warna dan exposure yang tepat.

Saya sudah menggunakan gray card selama bertahun-tahun. Kodak gray card, bisa anda beli dalam berbagai ukuran, adalah alat yang digunakan saat anda ingin mendapatkan cahaya yang sempurna. Gray card ditempatkan di depan camera light meter, untuk memantulkan cahaya yang jatuh pada subjek. Anda mengukur cahaya dengan itu - ingat card atau kartu memiliki pantulan 18%, seperti abu-abu tengah atau Zona V pada Ansel Adams Zone System - dan kartu tersebut memberi anda cahaya yang tepat agar warna jatuh di tempat yang tepat.

Gray card bekerja, tapi jika kartu itu tidak sama persis dengan sudut subjeknya, anda mungkin tidak dapatkan hasil terbaik. Dan selain itu, kartu abu-abu cenderung bisa rusak karena penggunaan yang lama, terutama jika anda membawanya ke mana-mana.


whitebalance05 Anda bisa memotret gray card dan menggunakannya sebagai Custom WB pada kamera anda.

Gunakan Custom WB

Anda selalu dapat memilih opsi WB yang telah disediakan di kamera anda (Daylight, Shadow, Tungsten, Fluorescent, dll.). Anda juga bisa mengatur temperatur warna tertentu menggunakan Kelvin, unit yang digunakan untuk mengukur warna. Dan anda bisa mengatur custom white balance.

whitebalance06

Kamera memiliki cara yang berbeda untuk mengatur custom WB, namun proses yang umum adalah memotret sesuatu yang ingin anda gunakan sebagai referensi, dan memberi tahu kamera untuk menggunakan gambar itu sebagai Custom WB. Jika anda memotret Gray Card dan mengatur gambar sebagai sumber custom WB, semua gambar yang diambil kemudian akan mengikuti WB yang ditetapkan, sampai anda mengubahnya lagi atau memilih salah satu opsi lainnya.

Ini menunjukkan ada potensi untuk berkreatifitas dari fungsi ini. Jika anda memotret dinding atau kertas berwarna, itu bisa didefinisikan sebagai white balance untuk serangkaian foto. Coba ini dengan warna berbeda. Anda akan belajar banyak tentang bagaimana kamera anda bekerja.


Gunakan Live View

whitebalance07 Live View di kamera DSLR memungkinkan anda untuk melihat bagaimana setiap pengaturan White Balance mempengaruhi foto tersebut

Jika anda melihat LCD pada kamera compact digital saat anda mengubah White Balance, anda akan melihat bagaimana warnanya berubah. Dengan DSLR kita cenderung berpikir kalau ini tidak bisa dilakukan, karena sebagian besar kita melihat melalui viewfinder untuk memotret. Tapi karena DSLR mulai memiliki pilihan live view, ini hal yang berbeda.

Saat dihadapkan pada situasi cahaya yang rumit, gunakan live view pada DSLR anda untuk memeriksa bagaimana scene tersebut bekerja di bawah pengaturan yang berbeda.


Gunakan ExpoDisc

whitebalance08 Cara terbaik untuk mendapatkan warna adalah dengan menggunakan ExpoDisc dan mengukur incident light atau cahaya yg jatuh ke subjek.

Lebih baik dari gray card, ExpoDisc Professional Digital White Balance Filter diletakkan di depan lensa anda dan ini terlihat serupa seperti dome pada incident light meter. Ini tersedia dalam berbagai ukuran. Beli yang lebih besar sehingga anda bisa menggunakannya ke semua lensa yang anda punya. Ini mengubah reflective meter pada kamera menjadi incident light meter.

Ini berarti anda mengarahkan kamera ke arah cahaya yang jatuh pada subjek di tempat subjek itu berada, dan mulai lah mengambil. Ingatlah untuk mengatur eksposur yang tepat sesuai kondisi pencahayaan. Matikan autofocus pada lensa akan berupaya memusatkan perhatian pada disc. Ikuti instruksi kamera anda untuk mengatur custom white balance.

Setelah selesai, anda bisa terus melakukan pemotretan dengan setting yang sama.

Gambar yang ditunjukkan di atas adalah contoh yang bagus tentang penggunaan ExpoDisc menggunakan cahaya tungsten. Warna hijau pada mangkuk menunjukkan tone yang tepat hanya saat menggunakan ExpoDisc. Menyesuaikan WB dengan pengaturan tungsten yang saya dapati hasilnya tidak mendekati.


Opsi Lain untuk Pengecekan

whitebalance04

ExpoDisc, alat-alat dan sistem lainnya yang disebutkan di sini sangat penting bagi beberapa fotografer untuk menentukan white balance. Tetapi, jika anda puas dengan hasil AWB (Auto White Balance) dan memotret terutama dalam kondisi cahaya normal, anda bisa melupakan alat ini dan hidup bahagia sepanjang sisa hidup anda.

Tapi jika anda berkecimpung di bidang fotografi kreatif, yang memotret dalam berbagai kondisi cahaya dan tidak selalu senang dengan berbagai pengaturan WB dari kamera anda, beberapa alat ini mungkin akan ditemukan di dalam tas anda.

Ada berbagai sistem yang menjanjikan white balance yang sempurna dan anda harus memeriksanya dan memutuskan mana yang terbaik untuk anda. Silahkan ikuti link di bawah ini:

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Scroll to top
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.