Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Composition

Tip Singkat: 5 Teknik Cropping Yang Telah Dicoba dan Benar

by
Read Time:3 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Cropping sebuah portrait dengan sesuai membutuhkan lebih banyak pikiran daripada hanya meletakkan wajah di tengah frame. Dalam tutorial singkat ini, kamu akan mempelajari lima teknik untuk memastikan kamu mendapatkan crop yang paling menarik untuk portraitmu.


Crop di Tengah Tungkai, Bukan Pada Sendi

benlucas_portrait_cropping_01benlucas_portrait_cropping_01benlucas_portrait_cropping_01

Ketika kamu melakukan crop pada sendi, itu terasa seperti kamu mengamputasi orang pada titik tersebut. Untuk menghindari itu, jangan melakukan crop sebuah foto pada ujung kaki (itu tampak seperti sebuah kesalahan), pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, siku, atau bahu. Sebagai gantinya coba melakukan crop pada tulang kering, paha, dada, atau pertengahan lengan. Dengan cara ini kita melihat bagian tungkai bersambung ke luar frame, dan lebih mudah bagi pikiran kita untuk mengisi sisanya.

benlucas_portrait_cropping_02benlucas_portrait_cropping_02benlucas_portrait_cropping_02

Sisakan Ruang Wajah

benlucas_portrait_cropping_03benlucas_portrait_cropping_03benlucas_portrait_cropping_03

Kamu harus sungguh-sungguh meninggalkan ruang di depan wajah subyek. Di sini, pria itu sedang melihat ke arah kanan. Itu berarti kamu harus meninggalkan lebih banyak ruang pada sisi kanan (di depan wajah) daripada di sisi kiri. Ini memberikan ruang yang lega, membiarkan pengamat untuk rileks, dan memberikan subjek ruang yang cukup untuk melihat.

benlucas_portrait_cropping_04benlucas_portrait_cropping_04benlucas_portrait_cropping_04

Hal yang berlawanan juga berlaku. Jika kamu ingin pengamat merasa sesak dan dekat dengan fotomu, maka dekatkan subjek dengan tepi dan hilangkan ruang yang lega.


Arahkan Mata Subyek

benlucas_portrait_cropping_07benlucas_portrait_cropping_07benlucas_portrait_cropping_07

Kamu tahu rule of thirds, bukan? Jika tidak, periksa tutorial ini. Itu juga berlaku untuk portrait. Tempatkan wajah subyek di suatu titik daya tarik dalam frame. Itu meninggalkan ruang bagi pengamat untuk menjelajah gambar, bukannnya mengamati bagian tengahnya.

benlucas_portrait_cropping_08benlucas_portrait_cropping_08benlucas_portrait_cropping_08

Arahkan Mata Pengamat

benlucas_portrait_cropping_05benlucas_portrait_cropping_05benlucas_portrait_cropping_05

Ini benar untuk foto apapun, namun pastikan untuk menghilangkan elemen yang mengganggu. Kamu ingin melihat pada apa yang dilihat pengamatmu. Hal pertama yang kita diprogram untuk melihat secara biologis adalah wajah manusia. Berikutnya, teks apapun yang membuat kita ingin membacanya. Setelah itu, kita melanjutkan ke warna tercerah atau bagian gambar dengan kontras paling tinggi.

Dalam foto ini, kita melihat wajahnya terlebih dahulu, kemudian tertarik pada botol di background. Berikutnya kita melihat tangan, dan mungkin pantulan orang pada sisi kanan, kemudian bagian kosong di sebelah kiri. Ini terlalu banyak dan gerakan matamu melihat pada gambar itu sangat tidak menentu.

Lakukan crop pada elemen yang mengganggu dan kita hanya disisakan dengan wajah, tangan, dan pola jendela. Kita tetap berkutat pada titik daya tarik dan tidak pernah terhenti.

benlucas_portrait_cropping_06benlucas_portrait_cropping_06benlucas_portrait_cropping_06

Pertahankan Garis Rambut

benlucas_portrait_cropping_09benlucas_portrait_cropping_09benlucas_portrait_cropping_09

Kecuali jika kamu melakukan headshot untuk sebuah agen casting yang mengatakan kamu tidak dibolehkan untuk melakukan crop ke dalam kepala sama sekali, oke saja untuk melakukannya selama kamu tidak melakukan crop pada garis rambut. Selama kamu meninggalkan sedikit bagian bagus rambut dalam foto, maka setiap orang tahu "ya, orang ini memiliki rambut."

Jika kamu melakukan crop pada garis rambut, tidak ada akhir visual pada dahi mereka dan itu membuatnya besar. Yang terburuk, itu membuat mereka tampak botak. Jika kamu akan melakukan crop ketat, maka pastikan kamu melakukannya sangat ketat dan melakukan hanya di atas alis untuk meminimalkan dahi. Alis ini akan menjadi garis rambut yang baru.

benlucas_portrait_cropping_10benlucas_portrait_cropping_10benlucas_portrait_cropping_10

Terapkan Aturan 8x10"

benlucas_portrait_cropping_111benlucas_portrait_cropping_111benlucas_portrait_cropping_111

Ketika kamu mengambil sebuah foto, kameramu (berasumsi kamu memotret dengan DSLR) akan berada pada rasio aspek 8x12. Jika seorang klien ingin membeli cetakan 8x10" yang populer maka kamu memiliki masalah. Kamu harus memotong bagian foto sehingga kamu secara hati-hati memotret dengan benar dalam kamera.

Dalam foto ini, saya harus melakukan crop sangat ketat untuk menghilangkan semua elemen yang mengganggu. Saya menyisakan cukup ruang di atas kepalanya dimana itu tidak memotong topinya, dan cukup ruang di sekitar tangannya sehingga kita tidak mendapatkan tampilan teramputasi.

benlucas_portrait_cropping_11benlucas_portrait_cropping_11benlucas_portrait_cropping_11

Bagaimana kamu melakukan crop pada portrait? Beritahu saya dalam komentar.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.