7 days of unlimited video, AE, and Premiere Pro templates - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Drones

Menerbangkan Drone Sesuai Aturan: Batasan Teknis

Scroll to top
Read Time: 3 mins

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Dalam tutorial ini kita akan membahas hal-hal teknis penting yang perlu Anda ketahui untuk menerbangkan drone. Mengetahui spesifikasi teknis drone Anda itu penting, karena untuk mendapatkan gambar yang bagus, Anda harus benar-benar mengerti apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh peralatan anda.

Saya akan berfokus pada drone DJI Phantom, namun segala halnya nanti hampir sama untuk semua jenis drone.

Ketahuilah Batasan Baterai Drone Anda

Salah satu pertanyaan pertama yang harus ditanyakan adalah waktu penerbangan (flight time) per baterainya. Biasanya sekitar 10 sampai 14 menit untuk kebanyakan model. Pabrikan mengklaim lebih banyak waktu terbang pada spesifikasi mereka, dari 20 sampai 23 menit, namun jika Anda benar-benar menguras baterai, yang mana pasti tidak disarankan untuk kebanyakan penerbangan. Sudah menjadi kebiasaan umum untuk mulai mendaratkan drone dengan baterai sekitar 35% yang tersisa, hal tersebut dapat memperpanjang umur baterai sekaligus anda memiliki sisa waktu penerbangan jika terjadi sesuatu yang mana Anda tidak dapat segera mendarat.

Perhatikan juga bahwa baterai drone memiliki umur simpan (shelf life) yang terbatas. Baterai-baterai tersebut akhirnya akan 'mengembung' dan kadaluarsa. Tidak mau kan drone Anda tiba-tiba jatuh dari langit suatu hari nanti, karena baterainya mengembang dengan penggunaan berulang-ulang. Begitu mencapai tingkat inflasi tertentu, Anda harus membuangnya dengan benar karena bisa menimbulkan bahaya kebakaran yang serius. Tidak mau kan drone Anda tiba-tiba jatuh dari langit suatu hari nanti, karena baterainya mengembang dengan penggunaan berulang-ulang. Begitu mencapai tingkat inflasi tertentu, Anda harus membuangnya dengan benar karena bisa menimbulkan bahaya kebakaran yang serius. Baterai harus disimpan dengan muatan sekitar 50%. Dengan perawatan yang tepat Anda dapat mengharapkan baterai bertahan satu atau dua tahun, atau sekitar 200 penerbangan. Beberapa bisa bertahan lebih lama, dan yang lainnya bisa berakhir lebih cepat. (Semuanya tergantung banyak pada penggunanya!)

Ketahui Batas Transmitter FPV Anda

Bergantung pada drone yang Anda pilih, Anda memiliki berbagai metode untuk mengamati footage Anda dari controller Anda. Untuk sebagian besarnya, tujuan orang ada dua tipe utama: antena digital dan sinyal wifi.

Antena digital pastinya pilihan yang kurang unggul dari keduanya ini. Antena digital utamanya digunakan dengan kamera Phantom 2 dan GoPro. Menurut saya metode pengamatan ini sekarang sudah ketinggalan jaman, namun sejauh ini cara termurah untuk melihat rekaman atau footage Anda secara live jika Anda menggunakan kamera GoPro ya dengan cara ini.

Solusi yang jauh lebih baik adalah pemancar yang menggunakan sinyal wifi, seperti pada DJI Phantom 4 dan DJI Inspire 1. Sinyal wifi bekerja dengan cara sinyal nirkabel yang dikirim ke perangkat Anda, tablet atau smart phone, yang terpasang pada controller. Sinyalnya biasanya jauh lebih kuat, high-definition, dan memiliki jangkauan yang jauh lebih luas.

Ketahui Jarak Penerbangan Maksimum Anda

Typically your drone's FPV signal is going to cut out long before your radio control signal does. This is both good and bad. It is good because as the video signal begins to go out, this can act as a good indicator that it may be time to turn around and fly back to a closer range. It is bad however if the signal cuts off completely, because then you are "flying blind" and unless you can physically see your drone (and the direction it is pointing toward) this can make it more difficult to navigate back into range.

GPS Fail-Safe Systems

All of the DJI drones I've mentioned in this lesson have GPS Fail-Safe systems. With a GPS Fail-Safe a drone will automatically fly back to where it originally took off if it completely loses radio signal. It may also do this if the drone battery gets dangerously low.

Mentioned in this tutorial


Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.