Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Video

5 Tool Teratas untuk Video Jurnalisme dengan Smartphone

by
Read Time:6 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Haikal Kamil (you can also view the original English article)

Semalat datang di smartphone — perangkat seluler yang memungkinkan para jurnalis merekam, mengedit, dan mempublikasikan video lebih cepat dan lebih mudah daripada sebelumnya.

Smartphone adalah teknologi yang luar biasa yang mengubah cara jurnalis di seluruh dunia melakukan pekerjaan mereka. Tetapi smartphone memiliki keterbatasan dalam hal meng-capture video, seperti:

  • smartphone terasa janggal untuk dipegang
  • mereka memiliki daya tahan baterai yang terbatas
  • microphone bawaannya tidak cukup bagus untuk merekam wawancara
  • smartphone tidak bisa merekam video berkualitas dalam keadaan rendah pencahayaan

Kabar baiknya adalah, ada banyak aksesori smartphone yang tersedia untuk membantu mengatasi tantangan ini. Berikut adalah lima tool teratas yang harus dimiliki setiap mobile journalist untuk meningkatkan kualitas video berita mereka berikutnya:

1. Stabilizer atau Selfie Stick

Smartphones itu compact dan ringan, yang memungkinkan jurnalis untuk merekam video dengan cepat dan diam-diam. Namun kelebihannya ini juga membuat perangkat mobile ini sulit dipegang dengan stabil, terutama saat merekam video selama lebih dari beberapa detik. Meskipun banyak smartphones yang lebih baru memiliki Optical Image Stabilization (OIS) untuk membantu meratakan lonjakan dan getaran yang tidak dapat dihindari saat mengambil video, Anda masih perlu menambahkan semacam tool penstabil ke perangkat Anda.

Salah satu stabilisator paling keren di market saat ini adalah DJI Osmo Mobile. Hasil shot Anda akan halus dan stabil — bahkan saat Anda bergerak — berkat sistem three-axis gimbal pada perangkat ini.

DJI Osmo MobileDJI Osmo MobileDJI Osmo Mobile

Unduh DJI GO app dan Anda akan memiliki kontrol penuh atas perangkat kamera seluler Anda, ditambah fitur-fitur keren seperti ActiveTrack dan Motion Timelapse. ActiveTrack sangat berguna untuk para jurnalis karena memungkinkan Anda untuk mengunci fokus pada subjek (yang mungkin itu Anda sendiri) dengan sentuhan sederhana ke layarnya. Ketika subjek bergerak, Osmo Mobile pan dan tilt secara otomatis untuk menjaga objek tetap dalam bidikan.

Jika Anda tidak dapat mengeluarkan biaya untuk Osmo Mobile (dijual seharga US $399), beli saja selfie stick. Ya, saya tahu — benda ini sering jadi lelucon, dan bahkan dilarang di beberapa tempat — tetapi tongkat selfie (selfie stick) menawarkan jurnalis video seluler menghemat banyak uang.

Katakanlah Anda ingin merekam suatu wawancara, dan Anda ingin para viewer melihat Anda dan orang yang Anda wawancarai di kamera. Lengan Anda tidak begitu panjang: kemungkinannya, Anda tidak akan dapat menempatkan Anda berdua dalam shot tersebut (atau setidaknya, tidak begitu bagus). Namun, pasangkan smartphone Anda ke selfie stick dan panjangkan, dan Anda akan memiliki bidang pandang yang lebih luas.

Reporter using selfie stick with smartphoneReporter using selfie stick with smartphoneReporter using selfie stick with smartphone
Foto oleh Glenn Francis dari www.PacificProDigital.com/Wikipedia

Selfie stick memudahkan Anda memegang perangkat seluler saat merekam video. Alat ini juga memungkinkan Anda untuk mengambil foto dari titik pandang yang tinggi dan rendah. Misalnya, jika Anda merekam video pada demonstrasi atau rapat umum, Anda dapat memperpanjang tongkat selfie di atas kepala Anda untuk mendapatkan "pemandangan udara" dari kerumunan. Atau Anda bisa menggunakannya untuk menurunkan smartphone Anda ke bawah untuk menangkap bidikan kaki berbaris di trotoar.

Pilihan lain untuk stabilisasi smartphone adalah tripod dan monopod, tetapi ingat: tujuan Anda adalah tetap menjadi mobile. Semakin banyak hal yang lebih besar justru akan memperlambat Anda.

2. Mikrofon Eksternal

Audio yang bagus sangat penting untuk video berita, tetapi sulit untuk mengabadikannya dengan smartphone saja. Mikrofon internal perangkat seluler Anda sudah cukup baik, tetapi hanya jika Anda sangat dekat dengan peristiwa atau kepada orang yang berbicara. Jika Anda berada di lingkungan yang bising, mending lupakan saja. Mic built-in di smartphone adalah omni-directional, yang berarti mereka mengambil suara dari semua orang di sekitar Anda. Anda tidak akan dapat memahami apa yang Anda atau subjek Anda katakan dengan kebisingan di sekitarnya.

Jadi mikrofon eksternal adalah suatu keharusan bagi jurnalis video mobile. Ada dua tipe utama: shotgun dan lavaliere.

Shotgun Microphone

Mikrofon shotgun menempel langsung ke perangkat seluler Anda. Ini disebut mikrofon “shotgun” sebagian karena bentuknya yang panjang dan sempit, tetapi juga karena terarah (directional). Shotgun mengambil suara langsung dari arah depan, dengan meminimalkan suara dari belakang dan samping.

Shotgun mic attached to smartphoneShotgun mic attached to smartphoneShotgun mic attached to smartphone

Mikrofon Lavaliere

Mikrofon lavaliere (lav) juga dikenal sebagai lapel atau clip mic. Anda hubungkan salah satu ujungnya ke smartphone Anda, lalu pasang mic ke pakaian orang yang berbicara. Anda juga dapat memegangnya di tangan Anda dengan dekat mulut mereka jika perangkat mobile Anda melekat pada tripod atau selfie stick.

Lav mic attached to smartphoneLav mic attached to smartphoneLav mic attached to smartphone

Ada banyak jenis mikrofon smartphone yang dapat dipilih, pada berbagai titik harga. AJ+, misalnya, merekomendasikan agar jurnalis video menggunakan Audio-Technica ATR3350IS Lavalier Microphone. Pilihan populer untuk mikrofon shotgun adalah Rode's VideoMic Me. Pilihan terbaik Anda akan tergantung pada merek dan model perangkat seluler Anda dan juga anggaran Anda.

3. Pencahayaan Eksternal

Para jurnalis tidak punya kendali atas kapan dan di mana berita terjadi, jadi mereka harus siap untuk merekam video di semua jenis lingkungan — termasuk ruang remang-remang dan di malam hari. Kondisi kurang cahaya menjadi tantangan untuk setiap kamera video, tetapi terutama untuk smartphone, yang memiliki sensor kecil.

Banyak perangkat mobile dilengkapi dengan lampu built-in kecil yang dapat diaktifkan dari dalam pengaturan kameranya:

Smartphone using built-in flashSmartphone using built-in flashSmartphone using built-in flash

Lampi ini dapat membantu Anda dalam keadaan darurat, tetapi untuk hasil terbaik Anda benar-benar perlu berinvestasi ke pencahayaan eksternal. Lebih banyak cahaya berarti kontras yang lebih baik, detail yang lebih baik, dan noise gambar yang lebih sedikit.

Ada berbagai macam lampu portabel kecil yang didesain khusus untuk smartphone. Beberapa terpasang ke jack headphone perangkat seluler Anda, sementara yang lain dapat dilampirkan dengan berbagai cara (yang berguna jika Anda sudah menggunakan jack untuk mikrofon).

Salah satu lampu favorit saya adalah iBowerSmartphone LED Video Light. Lampu ini menawarkan beberapa opsi untuk mengendalikan cahaya dan melampirkannya ke smartphone Anda, sekaligus lebih menghemat uang Anda:

Baterai iBower bisa hingga 18 jam dengan sekali pengisian, yang lebih dari cukup untuk menyelesaikan pekerjaan.

4. Accessory Mount

Sekarang Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana Anda seharusnya memasang dan membawa semua aksesori ini ketika smartphone Anda hanya memiliki satu jack headphone dan Anda hanya memiliki dua tangan. Di sinilah aksesori "mount" atau case smartphone yang dirancang khusus diperlukan.

Salah satu case pertama dikembangkan — dan masih dianggap oleh banyak jurnalis video seluler sebagai standar penting — adalah iOgrapher.

iOgrapher smartphone mountiOgrapher smartphone mountiOgrapher smartphone mount

Casing polikarbonat yang tahan lama memiliki beberapa cold shoe mount untuk pencahayaan dan mikrofon, dan dapat dipasang ke tripod atau monopod standar apa pun. Handle sampingnya memungkinkan pegangan yang stabil saat merekam video handheld. Anda bahkan dapat menambahkan lensa opsional iOgrapher ke kamera smartphone Anda untuk wide angle atau tampilan makro.

Jika Anda merasa iOgrapher agak terlalu besar, Anda mungkin perlu memeriksa mCAM dari Action Life Media.

5. Pengisi Daya Baterai Portabel

Akhirnya, shooting video menjadi pekerjaan sangat menguras power. Jika sekarang Anda berpikir baterai smartphone Anda cepat habis, tunggu hingga Anda mulai merekam atau melakukan streaming video live. Anda tidak boleh kehabisan power di tengah story yang penting, jadi power bank portabel untuk mengisi ulang baterai smartphone Anda saat bepergian adalah suatu keharusan.

Portable power bankPortable power bankPortable power bank

Ketika memutuskan power bank mana untuk dibeli, Anda perlu mempertimbangkan:

  • jenis perangkat seluler yang Anda gunakan
  • berapa kali Anda perlu mengisi daya
  • berapa besar dan berat yang ingin Anda bawa

The Wirecutter telah menjalankan pengujian ekstensif pada lusinan USB power bank, dan menawarkan rundown yang sangat baik di mana power bank terbaik tergantung pada smartphone dan situasi khusus Anda.

Lakukan Riset Sendiri

Jadi hanya untuk merangkum, lima tool teratas untuk jurnalisme video smartphone adalah stabilizer atau tongkat selfie, mikrofon eksternal, pencahayan eksternal, aksesori mount atau case khusus, dan pengisi daya baterai portabel. Ada banyak pilihan yang tersedia untuk masing-masingnya, jadi lakukan riset Anda sendiri. Apa yang Anda beli pada akhirnya akan bergantung pada apakah Anda menggunakan perangkat iOS atau Android, berapa usia perangkat itu, dan jenis storie video apa yang Anda harapkan untuk dihasilkan.

Advertisement
Did you find this post useful?
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.