Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Interviews

20 Pertanyaan dan Jawaban Untuk Fotografer Pemula

Scroll to top
Read Time: 10 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Setiap dua minggu, kami mengunjungi ulang beberapa postingan favorit kami dari sepanjang sejarah Phototuts+. Tutorial ini pertama kali diterbitkan di bulan Maret tahun 2010.

Megapixel, ISO, dan stabilisasi gambar adalah beberapa kata yang sering muncul dalam iklan kamera. Namun apa arti dari semua itu? Artikel ini menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering saya dengar dari pemula ketika mereka pertama kali memulai dengan sebuah DSLR, atau mereka yang tertarik dalam meningkatkan di dalam waktu dekat.


1. Apakah Megapixel Itu?

Sebuah megapixel adalah satu juta pixel, semakin banyak pixel di dalam sebuah gambar semakin detail itu seharusnya. Jadi secara teoritis semakin besar megapixel sebuah kamera, semakin lebih baik itu seharusnya. Sangat terkenal bahwa kebanyakan fotografer baru selalu mencari angka megapixel tertinggi untuk uang mereka. Namun hati-hati; sebuah fitur penting juga adalah ukuran sensor kamera. Sebagai contoh, sebuah SLR full frame 6 megapixel akan selalu mengambil foto yang lebih bagus daripada ponsel 8 megapixel yang memiliki sensor kecil.

Pada waktu penulisan ini (1/3/2010) hampir adil mengatakan bahwa kamera SLR keluaran terbaru jarang sekali dijual dengan kurang dari 8 megapixel.

Kedua foto di bawah diambil dengan menggunakan kamera 12.1 megapixel. Yang satu dari sebuah SLR, yang lainnya dari sebuah ponsel, dapatkah kamu menebak yang mana dari yang mana?

Untuk lebih banyak informasi periksa panduan dasar megapixel.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

2. Apakah ISO Itu?

Kamu mungkin pernah mendengar fotografer membicarakan tentang ISO mereka. Makna ISO adalah seberapa sensitif sensor gambar terhadap jumlah cahaya yang ada. Sebagai contoh, di dalam hari cerah kamu seharusnya tidak pernah perlu menggunakan ISO melebihi 100. Sementara di malam hari, ketika hanya ada sedikit cahaya, kamu mungkin harus mengaturnya sekitar 800.

Satu-satunya kelemahan memiliki ISO yang lebih tinggi adalah gambarnya akan memiliki lebih banyak noise.

Ketika pertama kali memulai saya akan menyarankan menggunakan mode ISO Otomatis, yang membiarkan kamera memilih ISO.

Untuk informasi lebih banyak periksa ISO dijelaskan dalam istilah sederhana.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

3. Apakah Shutter Speed Itu?

Kamu mengatur shutter speed untuk memberi tahu kamera seberapa banyak cahaya yang ingin kamu lewatkan ke dalam kamera. Sebuah shutter speed 1/100 detik lebih baik untuk memotret aksi kecepatan tinggi, paling umum dalam olahraga, dimana shutter speed 30 detik akan memungkinkanmu menangkap foto garis cahaya.

Shutter speed seringkali menjadi bagian terpenting suatu gambar - jika kamu tanpa tripod kamu mungkin menemukan bahwa kamu tidak dapat menggunakan di bawah ¼ detik tanpa gambar yang buram.

Truk di bawah dipotret dengan shutter speed 1/250 detik untuk menangkap kendaraan tanpa adanya buram.

Periksa penjelasan shutter speed untuk lebih banyak informasi.

Sebagai contoh, lihatlah dua artikel kami berikut:

Waktu Membeku: 80 Contoh Menginspirasi Dari Fotografi Kecepatan Tinggi

50 Foto Shutter Speed Lambat Yang Menawan

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

4. Apakah Aperture Itu?

Aperture merupakan salah satu hal yang membuat saya berjuang ketika pertama kali memulai fotografi, bahkan walaupun itu sangat sederhana. Aperture membiarkan lebih banyak atau lebih sedikit cahaya masuk ke dalam kamera, namun bahkan lebih penting lagi, aperture mengatur Depth of Field. Ketika mengambil portrait kamu mungkin ingin background berada di luar fokus, jadi kamu cukup memilih aperture yang lebih besar untuk melakukan ini.

Di dalam gambar di bawah burung hantu memiliki Depth of Field yang rendah (atau sempit) - hanya subyek yang berada dalam fokus, semua di belakangnya berada di luar fokus. Semakin tinggi DoF, semakin banyak pemandangan yang akan muncul di dalam fokus.

Sebagai kesimpulan, seiring menurunnya ukuran iris, angka f-stop meningkat. Sulit untuk dimengerti pada awalnya namun setelah kamu mulai bermain-main dengan itu maka akan cukup sederhana.

Lihatlah penjelasan aperture dan shutter speed untuk lebih banyak detail.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

5. Bagaimana Saya Menggunakannya Bersama-Sama?

Pengaturan shutter speed, ISO, dan aperture seringkali dapat menjadi cukup sulit bagi fotografer baru, namun kebanyakan kamera SLR menawarkan mode otomatis yang berbeda yang memungkinkan fotografer mengatur salah satu hal ini. Sisanya kemudian dilakukan oleh kamera.

Saya akan merekomendasikan untuk perlahan terbiasa pada tiap fitur-fitur ini, melakukan melalui mode manual sebelum mencoba mengatur semuanya.

Saya juga akan sangat merekomendasikan entah berlangganan pada majalah fotografi yang bagus, atau mengikuti kursus fotografi pemula ketika kamu pertama kali memulai. Ini seringkali akan menghemat waktu berbulan-bulan mencari tahu apa yang dilakukan tiap mode.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

6. Bagaimana Dengan Flash?

Seorang fotografer yang baik hendaklah dapat mengetahui kapan menggunakan flash atau kapan ini tidak sesuai. Kebanyakan kamera memiliki flash bawaan, namun ini seringkali membatasi dan hanya memberi cahaya pada obyek yang dekat denganmu.

Jika kamu sanggup membeli sebuah flashgun, mereka menawarkan banyak fitur lebih dan memungkinkanmu memantulkan cahaya pada permukaan lainnya seperti langit-langit dan tembok untuk mendapatkan lebih banyak cahaya natural pada sebuah subyek, daripada "cahaya keras dari flash bawaan.

Periksa Bagaimana Menggunakan Flash Dengan Shutter Lambat Untuk Membuat Gerakan dan Hantu sebagai contoh yang bagus dari cara kerja flash.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

7. Apakah Stabilisasi Gambar Itu?

Stabilisasi gambar singkatnya merupakan sebuah teknik untuk mengurangi efek pemburaman pada gambar karena goncangan kamera. Stabilisasi gambar dilakukan secara otomatis oleh kamera atau lensa.

Canon dan Nikon memilih untuk menempatkan teknologi stabilisasi gambar di dalam lensa daripada di dalam body kamera, namun perusahaan lainnya seperti Sony menempatkannya ke dalam body kamera itu sendiri.

Saat ini tidak ada yang benar atau salah, dan tidak masalah yang mana yang kamu beli. Satu-satunya kelemahan memilikinya di dalam lensa adalah seringkali kamu harus membayar lebih untuk versi lensa IS, sebagai contoh lensa canon seri L dapat menjadi lebih mahal $500 untuk versi IS.

Cara terbaik (dan termurah) untuk menghentikan gerakan buram adalah cukup dengan menggunakan tripod. Ini membuat kamera tetap diam dan meminimalkan goncangan.

Gambar di bawah diambil menggunakan sebuah lensa tanpa IS atau tripod dan, seperti yang dapat kamu lihat, ada sejumlah buram yang lumayan.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

8. Mengapa Saya Perlu Lebih Dari 1 Lensa?

Lensa benar-benar tergantung pada situasi, anggaran, dan hobimu. Kebanyakan kamera dikemas dengan sebuah lensa standar 18-55mm atau 18-80mm. Bagi pengguna rata-rata ini harusnya tidak masalah, namun tergantung pada apa yang ingin kamu potret kamu mungkin memerlukan lensa yang berbeda. Sebagai contoh, seorang pengamat burung akan sering memerlukan lensa telephoto untuk melakukan zoom dan mendapatkan gambar yang detail.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

9. Apakah Lensa Telephoto Itu?

Sebuah lensa telephoto didesain untuk memfoto jarak jauh - sebuah lensa telephoto rata-rata dapat berada dari 70-200mm atau 100-300mm, beberapa bahkan naik hingga 500mm. Kelebihannya jelas ketika memotret olahraga atau alam liar dimana kamu tidak dapat mendekati subyek.

Seringkali lensa ini memiliki Depth of Field yang bagus sehingga itu juga dapat digunakan untuk menangkap beberapa portrait yang menakjubkan.

Periksa 8 Tips Untuk Mengambil Foto Olahraga Seperti Seorang Pro yang membahas penggunaan lensa telephoto.

Seperti yang dapat kamu lihat di bawah, foto di kiri dipotret pada 70mm dan yang di kanan pada 200mm. Keduanya berdiri di dalam titik yang sama.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

10. Apakah Lensa Wide Angle Itu?

Lensa wide angle singkatnya adalah sebuah lensa yang dapat memfoto sebuah area luas. Fotografer lansekap mungkin lebih memilih  ini untuk menangkap lapangan yang luas atau gunung. Sebuah lensa wide angle cenderung berada di sekitar 12mm-24mm. Kelemahannya adalah mereka tidak benar-benar merangkap untuk tujuan lain.

Gambar ini diambil pada 18mm dan memungkinkan sejumlah besar pemandangan untuk diambil.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

11. Apakah Lensa Macro Itu?

Sederhananya, fotografi macro adalah menangkap sebuah subyek pada ukuran makhluk hidup atau lebih besar. Sebuah lensa macro membantu kita mencapai ini, dan seorang fotografer yang tertarik dalam bunga atau serangga mungkin menggunakan ini untuk mengambil lebih banyak detail daripada yang dapat dilihat mata manusia secara normal.

Untuk informasi lanjutan, periksa 40 Contoh Fotografi Macro Yang Luar Biasa.


12. Apakah Lensa Fisheye Itu?

Lensa fisheye mengambil gambar hemisferis yang sangat lebar, dan sering digunakan untuk fotografi panorama atau untuk membuat fotografi olahraga lebih menarik, misalnya skateboarding. Lensa fisheye khusus cukup mahal dan tidak sangat sering digunakan.

Jika kamu ingin bermain-main dengan gambar fisheye kamu bisa mendapatkan adapter murah untuk kurang dari $25 yang ditempelkan ke lensamu.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

13. Apakah Lensa Prime Itu?

Sebuah lensa prime singkatnya adalah lensa dengan jarak tetap, misalnya 50mm. Lensa ini sangat cepat dan seringkali memiliki aperture yang sangat rendah. Kebanyakan pemula memiliki pandangan negatif tentang lensa prime dan mengira lensa ini tidak berguna dibandingkan lensa kit 18-55mm mereka.

Lensa prime mengajarimu untuk bergerak di sekitar dan tidak hanya bergantung pada lensamu; kamu seringkali bisa mendapatkan foto yang lebih baik dari berpindah beberapa langkah daripada hanya melakukan zoom in.

Lihatlah 80 Foto Menakjubkan dan Menginspirasi Yang Diambil Dengan Lensa "Nifty Fifty"

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

14. Apakah Zoom Digital Itu?

Sebuah zoom digital adalah melakukan zoom in pada suatu titik menggunakan software pada kamera alih-alih menggunakan lensa. Seringkali ini membuat gambar berpiksel dan ada pengurangan kualitas yang sangat mudah dikenali. Zoom digital cenderung ditemukan pada kamera kompak dimana mereka seringkali tidak memiliki lensa yang dapat diganti.

Jika kamu dapat melakukan zoom secara optik maka itu selalu menjadi pilihan terbaik.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

Foto oleh bobatkins.com


15. Bagaimana Saya Mencetak Gambar-Gambar Saya?

Seringkali, supermarket besar atau toko kamera memiliki departemen pencetakan dimana kamu dapat mencolokkan kamera, SD, flash card, dll dan kemudian mengunggah fotomu ke dalam sistem mereka. Kamu kemudian dapat memilih ukuran dan mereka akan mencetaknya. Mereka seringkali memasang tarif yang lebih murah jika kamu mencetak lebih banyak, jadi pastikan kamu mengambil beberapa gambar yang cukup.

Bagi pemula dan kebanyakan fotografer ini seringkali lebih baik daripada membeli printer yang mahal (seringkali lebih mahal daripada kamera) dan harus membayar harga kartrid tinta yang mahal.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

16. Apakah RAW Itu?

RAW adalah mode lainnya yang dapat kamu gunakan untuk memotret, selain JPEG. RAW menawarkan banyak keuntungan daripada JPEG; itu merekam semua detail exposure, white balance dan banyak lagi. Itu membuatnya lebih mudah untuk mengedit foto setelahnya jika kamu perlu mengubah apapun.

Seringkali RAW merupakan mode yang sangat jarang untuk didapatkan pada kamera kompak namun semua SLR dapat memotretnya. Untuk detail lebih lanjut pada format file periksa Pendahuluan Format File Foto.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

17. Apakah Live View Itu?

Ketika membeli sebuah kamera, kamu mungkin menemui istilah "live view" ini berarti bahwa kamu melihat gambar yang ingin kamu foto pada layar LCD kamera, kemudian kamu cukup menekan shutter untuk menangkap gambar tersebut. Bagi beberapa orang, ini cara yang lebih dipilih untuk melihat melalui viewfinder.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

18. Bagaimana Dengan White Balance?

White balance seringkali diabaikan oleh kebanyakan fotografer amatir dan hanya membiarkan pada mode otomatis. Alasan kita menyesuaikan white balance adalah untuk mendapatkan waktu dalam gambar seakurat mungkin. Seringkali mode otomatis cukup bagus, namun itu biasanya bisa salah. kamu dapat mengatur white balance secara manual, biasanya untuk:

  • Tungsten - Untuk pencahayaan dalam ruangan, yang memberi nuansa sejuk pada foto.
  • Fluorescent – Untuk menghangatkan foto jika berada di bawah pencahayaan sejuk.
  • Cloudy – Cenderung menghangatkan semuanya.
  • Flash – Menghangatkan cahaya sejuk dari flash.
  • Shade – Ini akan sedikit menghangatkan yang disebabkan cahaya yang lebih sejuk pada nuansa.

Bagi rata-rata fotografer "arahkan dan potret", mode otomatis cukup baik, namun ingatlah mode lainnya jika fotomu tampak tidak memiliki warna yang benar di bawah lingkungan yang berbeda.

Saya mengambil tiap foto ini dari posisi yang sama dan pengaturan yang sama terlepas dari white balance. Saya tidak menggunakan flash (selain pengaturan flash):

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

19. Apakah ND Grad Itu?

ND grad merupakan cara singkat untuk menuliskan neutral density gradient filter. Ini ditempatkan di depan lensa untuk memastikan area tersebut tidak mendapatkan exposure berlebih. Penggunaan paling umum adalah dalam fotografi lansekap ketika berurusan dengan langit biru.

Seringkali kamu ingin mengambil sebuah foto dan kembali pulang untuk menemukan langitnya putih semua. Sebuah neutral density filter didesain untuk menghentikan cahaya yang lewat melalui itu dan kemudian membuat gambar tampak sempurna.

Efek yang sama dapat dibuat dalam Photoshop, dan sejumlah orang akan setuju bahwa ND filter menyusahkan untuk dibawa. Saya akan berpendapat bahwa jauh lebih baik untuk mendapatkan koreksi di dalam kamera daripada menghabiskan berjam-jam dalam paska produksi memperbaiki gambar.

Saya menggunakan ND filter untuk menggelapkan lensa saya untuk menggunakan waktu exposure yang tinggi di dalam gambar di bawah.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

20. Apakah UV Filter Itu?

Sebuah UV filter merupakan peralatan yang brilian, yang sekali lagi sering diabaikan oleh pemula. Apa yang dilakukan itu adalah melindungi ujung lensamu dari debu, air, dan goresan. Untuk sebuah investasi yang kecil kamu dapat membantu melindungi lensamu yang mahal.

Seperti semua kaca, layak membeli yang terbaik semampumu, nyatanya, sebuah kaca tanpa merek yang murah dari eBay dapat menurunkan kualitas gambar yang dapat dipotret kameramu. Saya akan merekomendasikan filter Hoya, Cokin atau LEE karena mereka yang terbaik dalam pasarannya.

new photographer beginner tipsnew photographer beginner tipsnew photographer beginner tips

Terima Kasih Telah Membaca

Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya, silahkan memposnya di dalam komentar. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menjawabnya, atau membuat postingan lainnya!

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.