Unlimited AE and Premiere Pro templates, videos & more! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Shooting
Photography

Membuat Video Time Lapse Cahaya Bintang

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called Time-Lapse and Long Exposure.
Bramping: Making Advanced Time-Lapse With TriggerTrap
Trigger Time: Intervalometer Basics for Time-Lapse and Long Exposures

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Di tutorial ini, kami akan menelusuri bagaimana memotret dan mengolah video time-lapse bintang. Karena bumi berotasi, bintang bergerak melewati langit di malam hari, tetapi bintang-bintang bergerak begitu lambat sehingga satu-satunya cara untuk sangat menghargai fenomena ini adalah melalui rekaman time lapse. Kami akan rangkum pencarian lokasi, memilih peralatan anda, mengatur kamera anda dan melakukan produksi.


Hasil Akhir



Lokasi

Menyuting video time lapse cahaya bintang ini sangat seru dan menarik, namun sayangnya anda tidak bisa menyutingnya dimana-mana. Jika anda tinggal di kota besar, anda harus meninggalkan kota dan pergi setidaknya 40-50 km jauhnya karena kota menghasilkan polusi cahaya. Jika anda mencoba menangkap bintang-bintang sekitar, semua cahaya gambar anda akan tersamarkan karena langitnya terlalu terang.

Saya merekomendasikan pergi dan menyuting langit dari gunung jauh dari kota-kota besar. Anda akan memiliki kesempatan terbaik menangkao rentetan starlapse yang indah dan bersih. Saat anda memilih lokasi, pastikan pergi kesana sebelum matahari terbenam maka anda akan memilikii cukup waktu mengintai tempat dan memilih tempat terbaik menyuting bintang.

01_Foreground

Pastikan anda memiliki sesuatu di latar depan saat anda membingkai potretan anda. Memiliki objek di latar depan membantu memberi kedalaman lebih pada foto. Hal ini juga membuat pergerakan bintang menjadi lebih jelas. Jadi carilah pohon, batu, sebuah rumah tua atau apapun yang bisa membantu meningkatkan jepretan anda saat anda menaruh subjek di latar depan.

Hal lainnya yang harus disebutkan adalah anda perlu memeriksa ramalan cuaca untuk memastikan langit malam hari akan bersih tanpa awan. Jika anda tidak bisa melihat bintang, tentunya time lapse tidak akan baik hasilnya.


Perlengkapan

Anda dapat memakai berbagai macam alat untuk pemotretan ini. Saya secara pribadi memotret dengan kamera Canon 550D tua milik saya yang memakai 10-20mm f/4-5.6 Sigma, namun saya kini menyesalinya. Saya sangat merekomendasikan memakai kamera full frame dengan lensa wide angle cepat. Kamera full frame menghandel pengaturan ISO tinggi lebih baik dari pada kamera crop sensor. Di contoh saya, saya menggunakan ISO 6400 dan menghasilkan noise yang mengerikan. Jika anda tidak mempermasalahkan noise-nya, atau anda memiliki salah satu kamera crop sensor generasi terbaru, anda akan mendapat bentuk yang lebih baik dari pada saya.

Lensa wide angle cepat juga penting. Contohnya, 11-16mm f/2.8 Tokina akan sempurna untuk kamera crop sensor. Perbedaan antara f/2.8 dan f/4 yang aperturnya lebih lebar dari lensa Sigma saya, adalah satu penuh stop yang banyak saat berkaitan dengan menyuting bintang. Jika anda menggunakan kamera full frame, lensa 16-35mm f/2.8 akan bekerja dengan baik untuk anda. Lensa wide angle membiarkan bintang-bintang tetap di frame lebih lama membuat penontonnya benar-benar mengikutinya.

02_Gear

Setelah anda memiliki kamera dan lensa, anda perlu intervalometer agar dapat memicu kamera secara otomatis di interval tertentu. Beberapa kamera memiliki pemasang ini, namu anda dapat menemukan lainnya sekitar $30 di online. Hanya pastikan agar mendapat satu yang bekerja dengan kamera anda.

Gunakan kartu memori berkapasitas besar pula. Kapasitas kartu bergantung pada seberapa lama anda ingin memotret dan formatnya JPG atau RAW. Saya sangat menyarankan memotret dengan format RAW atau kualitas maksimum dan opsi pasca-prosesi.

Terakhir tapi bukan akhir, anda perlu tripod yang stabil. Perlu diingat kemungkinan akan menjadi berangin. Harus dipastikan tripod anda serendah dan sestabil mungkin.


Pengaturan Kamera

Saat berhubungan dengan memilih pengaturan untuk kamera anda, anda perlu menyeimbangkan beberapa hal. Pertama, anda ingin membiarkan cahaya masuk ke kamera sebanyak mungkin agar mendapat eksposur bintang-bintang yang bagus. Anda kerjakan dengan apertur lebar, kecepatan rana yang lambat dan ISO tinggi. Dua dari hal-hal ini lebih mudah ditentukan di akhir.

Atur apertur selebar yang akan dijalankan. Kami menggunakan lensa wide angle terfokus pada infinitas, maka ruang tajam akan menjadi dalam terlepas dari pengaturan apertur yang anda pilih. Selanjutnya, atur ISO anda setinggi mungkin tanpa memasukkan terlalu banyak jumlah noise. Ini akan berbeda-beda dari kamera ke kamera.

Pengaturan kecepatan rana anda adalah yang paling sulit karena anda perlu memasukkan cahaya yang cukup, tetapi anda juga harus menjaga eksposur anda cukup rendah untuk mengeliminasi munculnya jejak bintang. Jika anda membiarkan kecepatan rana terbuka terlalu lama, bintang akan muncul menjadi garis daripada titik-titik, dan kami tidak ingin seperti itu.

Ada sebuah formula yang dikenal sebagai “500 peraturan” untuk mengkalkulasi berapa lama anda dapat mengekspos tanpa mendapat jejak bintang. Formulanya 500/panjang fokal dari lensa anda = jumlah detik yang dapat anda ekspos tanpa mendapat jejak bintang. Sebagai contoh kamera full frame menggunakan lensa 16mm, formulanya 500/16 yang setara dengan 31 detik waktu eksposur. Mengekspos di jumlah waktu ini atau kurang akan menjada bintang-bintang terlihat tajam dan bundar.

Jika anda menggunakan kamera crop sensor, maka anda perlu mengganti panjang fokal lensa anda dengan 35mm/full frame yang setara sebelum melakukan kalkulasi. Dalam hal ini, saya telah menggunakan lensa 10mm yang setara dengan lensa 15mm pada kamera full frame. Menggunakan formula ini, saya dapat mengekspos gambar untuk 33 detik tanpa mendapat jejaknya.

Setelah anda mendapat angka ini, anda mempunyai tempat untuk memulai eksposur anda. Cobalah uji memotret dan lihat anda sampai dimana. Jika gambar anda terlalu terang, ubah ISO lebih rendah atau buat shutter menjadi lebih cepat. Jika gambar terlalu gelap, anda harus mengorbankan kualitas gambar dan menaikkan ISO.

03_Camera Settings

Hal selanjutnya yang perlu anda atur adalah interval di intervalometer anda, khususnya waktu antar foto-foto yang anda buat. Perlu diingat bahwa anda telah memiliki perbedaan pemasang dikarenakan kecepatan rana anda, untuk saya hampir 30 detik. Jadi, saya sarankan tahan celahnya menjadi sangat rendah, mungkin satu atau dua detik hanya memberi waktu ke kamera anda untuk memroses dan menyimpan gambar anda di kartu anda.

Perhatian akhir anda adalah white balance. Menyuting melawan latar gelap di situasi tanpa banyak tone putih akan menyebabkan pengaturan white balance anda menjadi berubah-ubah. Anda ingin menggunakan pengaturan white balance Kelvin manual. Saya akan memilih sesuatu sekitar 5500K. Anda akan mampu mengubah white balance anda menjadi lebih tepat selama pasca-produksi, tetapi tujuan saat menyuting adalah konsistensi jadi anda dapat memroses gambar pertama anda dan memasang pengaturan tersebut ke semua foto lainnya.


Pasca-Proses

Setelah kami siap dengan time lapse, kami akan unduh semua file ke komputer dan loncat ke Adobe Lightroom untuk memroses rentetannya.


Setelah anda menyelesaikan proses gambar pertama anda, klik tombol Copy di sebelah kiri monitor. Pastikan anda punya semua area yang anda buat salinannya menjadi tidak tercek, kemudian klik Copy di bawah boks dialog. Selanjutnya, pilih semua gambar di potongan film anda kecuali foto pertama yang anda buat suntingannya. Kemudian, klik tombol Paste di sebelah kiri monitor untuk memasang suntingan anda ke semua gambar di rentetan anda.

Terakhir, ganti kembali ke modul Library dan ekspor semua rangkaian gambar yang telah diproses.


Membuat Video

Ada lusinan cara mengubah rentetan gambar menjadi video time-lapse. Anda bisa menggunakan Photoshop, Final Cut Pro, Avid, After Effects, Quicktime, iMovie dan program lainnya agar pekerjaan selesai. Khususnya anda sedang mengubah setiap gambar menjadi satu bingkai video.

Contohnya, di iMovie, anda hanya mengikuti langkah-langkah ini.

  • Buat projek baru
  • Klik tombol Camera di sebelah kanan jendela
  • Temukan folder gambar anda, dan tarik ke timeline di area atas kiri di monitor
  • Klik klip untuk dibawa ke jendela inspektor
  • Ubah kecepatan klip ke mana saja dari 200 ke 2000 persen. Anda mungkin harus mengetik secara manual dalam persen lebih dari 800.
  • Lihat videonya dan ubah kecepatan klip sampai video anda memiliki panjang yang tepat dan terlihat mulus.
  • Ekspor video.

Bahkan di iMovie ada banyak cara yang berbeda untuk membuat time lapse. Hanya tentukan program apa yang akan bekerja dengan baik.


Video yang Telah Selesai


Saya sangat mengharapkan melihat video time lapse cahaya bintang anda. Jika anda berkesempatan membuatnya, tinggalkan tautannya di kolom komentar!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.