Cara Membuat Penyesuaian Warna Kreatif Dalam Adobe Lightroom
Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)
"Bagaimana cara saya mengedit foto agar tampak seperti (masukkan nama fotografer terkenal)?"
Itu adalah sebuah pertanyaan yang mendominasi forum editing.
Ada fotografer tertentu yang memiliki gaya khas dan unik yang ingin ditiru oleh yang lainnya. Ini adalah semua jenis yang masuk ke dalam siklus khas—pilihan subyek, pendekatan pengambilan gambar, peralatan—dan kumpulan dari pilihan-pilihan kecil yang pada dasarnya unik bagi setiap fotografer dan situasi mereka. Namun ada satu hal yang bisa ditiru, yaitu cara fotografer favoritmu menyesuaikan warna dan kontras dalam paska produksi.
Di dalam tutorial ini, kita akan menguraikan kendali dalam penyesuaian warna di Adobe Lightroom. Kamu akan belajar cara menggunakan panel HSL / Color untuk menyesuaikan warna pada gambarmu. Fotografer akan sering berpindah-pindah hue, atau menurunkan saturasi warna tertentu untuk memperoleh efek visual yang unik.



Sebelum kita memasuki warna, mari saya ulangi: gaya bukanlah hanya paska produksi; itu lebih terkait pada bagaimana gambar diambil. Meniru efek seperti Depth of Field yang sempit dan backlighting dalam paska produksi biasanya merupakan pengganti yang tidak meyakinkan untuk peralatan, subyek, dan teknik yang bagus. Namun, penyesuaian warna bisa membantu membuat gaya khas dirimu.
Memahami Kendali Warna Dalam Adobe Lightroom
Sebelum kita menyelami Adobe Lightroom, penting untuk mengerti warna. Ketika kita membicarakan istilah visual seperti hue, saturation, dan luminance, terkadang sulit untuk memahami bagaimana mereka mempengaruhi warna. Mari kita jabarkan dengan beberapa contoh.
Hue
Istilah hue dan warna seringkali digunakan secara bergantian. Saya benar-benar menyukai definisi sederhana hue dari Color Wheel Artists, sebagai "salah satu dari dua belas warna pada roda campuran."
Dalam Lightroom, saya memikirkan kemampuan untuk menyesuaikan hue sebagai pergantian warna. Kamu bisa memindahkan warna biru menjadi violet atau merah menjadi spektrum oranye.



Saturation
Saturation menjelaskan intensitas sebuah warna di dalam sebuah gambar. Secara teknis, itu adalah seberapa banyak abu-abu yang dicampurkan ke dalam nilai warna tertentu. Semakin banyak abu-abunya, semakin hening saturasi tersebut.
Pikirkan saturation sebagai knob volume untuk warna. Dengan menaikkan saturasi sebuah warna akan membuatnya semakin tampak jelas. Ketika kita mengurangi sepenuhnya saturasi sebuah warna, itu dihilangkan dari sebuah gambar. Sebaliknya, dengan menaikkan saturasi akan menekankan sebuah warna.



Luminance
Luminance menjelaskan kecerahan warna tertentu di dalam sebuah gambar, atau seberapa banyak hitam dalam sebuah warna. Menurunkan luminance sebuah warna akan menggelapkan semua bagian gambar yang mengandung warna tersebut (menambahkan lebih banyak hitam). Jika kamu meningkatkan luminance, itu akan menaikkan kecerahan warna tersebut di sepanjang gambar.
Penyesuaian luminance yang umum adalah penyesuaian dedaunan (biasanya rumput) atau langit (biru) di dalam sebuah gambar.



Bagaimana Menyesuaikan Warna Dalam Adobe Lightroom
Ada dua cara untuk menyesuaikan warna dalam Adobe Lightroom. Panel HSL dan Color pada dasarnya adalah dua model untuk berkerja dengan pengaturan yang sama. Kamu akan menemukan panel ini di dalam modul Develop pada aplikasi di sisi kanan persis di bawah Tone Curve.
Panel ini berlabel HSL / Color / B&W. Di dalam tutorial ini, kita akan fokus pada pengaturan HSL dan Color. Kamu bisa berkerja di mode HSL atau Color dengan mengklik pada label di atas panel.
Di dalam mode HSL, slider dibagi berdasarkan Hue, Saturation dan Luminance. Ketika dalam mode HSL, slider dikelompokkan berdasarkan Hue, Saturation dan Luminance.



Di dalam mode Color, slider dikelompokkan berdasarkan warna. Tiap warna memiliki slider hue, saturation, dan luminance. Itu hanyalah dua metode untuk berkerja dengan warna. Sementara saat mengikuti tutorial ini, kamu bisa menggunakan mode HSL atau Color.
Temukan Warna Target
Untuk meniru tampilan tertentu, akan membantu bila berkerja berdasarkan referensi. Tekniknya serupa dalam menemukan target acuan untuk warna kulit, namun diterapkan pada pembuatan tampilan tertentu.
Pertama-tama, temukan sebuah koleksi gambar yang kamu sukai. Saya menyarankan untuk melakukan ini secara kasual: ketika kamu melihat sesuatu yang kamu sukai oleh fotografer lainnya di media online, simpan itu! Tambahkan foto tersebut ke catalog Lightroom.



Ketika kamu menemukan sebuah foto milikmu yang cocok dengan sesuatu yang kamu simpan dalam koleksi acuan, temukan gambar itu dan buka di modul Develop (D) Pilih White Balance Selector (W) dan arahkan eyedropper di atas area dalam gambar yang memiliki warna yang ingin kamu cocokkan. Ini akan memberikan pembacaan RGB, dengan persentase untuk merah, hijau dan biru. Catat persentase untuk semua area yang serupa antara acuan dan gambarmu.
Ketika kamu menyesuaikan gambarmu sendiri, kamu akan mencoba untuk mencocokkan persentase target. Lakukan penyesuaian dengan menggunakan pengamatan terlebih dahulu, untuk mendapatkan kemiripannya, kemudian sesuaikan pengaturan hingga mereka mirip seperti acuan. Gambarmu mungkin tidak tampak seperti yang kamu inginkan bahkan jika nilainya cocok, jadi setelah kamu menyesuaikan gambar lakukan evaluasi kembali untuk memutuskan apakah perlu dilakukan penyesuaian tambahan untuk mendapatkan hasil yang benar.
Penyesuaian Warna Kreatif
Sejauh ini, kita telah mengulas kendali warna dan cara menggunakan dalam Lightroom. Dengan menguasai panel warna akan memunculkan pengalaman dan mengasah gayamu sendiri. Berikut beberapa resep untuk memulai:
- Gunakan slider hue ketika kamu ingin mengubah hue menjadi warna yang mendekatinya (biru menjadi violet, oranye menjadi kuning, misalnya)
- Gunakan slider saturation ketika kamu ingin menekankan atau melemahkan sebuah warna, yang mempengaruhi intensitas warna yang diberikan.
- Slider luminance berguna dalam menyesuaikan exposure untuk hue tertentu.
Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai penyesuaian warna dalam Adobe Lightroom, periksa tutorial video singkat di bawah.
Rekap & Tetap Belajar
Tutorial ini merupakan landasan peluncuran untuk penyesuaian warna custom dalam Lightroom. Namun, ada banyak alat dan pengaturan lainnya untuk benar-benar menyesuaikan tampilan sebuah gambar. Berikut beberapa tutorial lainnya dalam membangun pengetahuan warna.
- Tutorial Harry Guiness berjudul Pemrosesan Tone Terpisah merupakan pendekatan lainnya dalam penyesuaian warna custom dengan beberapa set slider berbeda dalam Lightroom.
- Simon Plant mengurai kurva tone untuk warna kreatif dalam Lightroom, tool lainnya untuk membentuk tampilan custom.
- Saya bukanlah seorang ahli dalam teori warna, namun tutorial oleh James Thomas sangat bagus untuk mempelajari lebih lanjut mengenai seni dan ilmu warna.
Saya harap setelah kamu membaca tutorial tersebut menjadi bersemangat untuk bereksperimen dengan penyesuaian warna dalam Lightroom. Jika kamu memiliki saran mengenai penyesuaian warna yang kreatif, silahkan beritahu saya dalam komentar di bawah.



