7 days of unlimited video, AE, and Premiere Pro templates - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Photography

Warna Sempurna 100% dalam Foto Produk dengan ColorChecker 

Scroll to top
Read Time: 6 mins
This post is part of a series called Product Photography.
How to Create High-Key Macro Photos With Axial Lighting
How to Get Started with Collections Photography for Fun and Profit

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Nasruddin (you can also view the original English article)

Pernahkah anda memesan sesuatu dari toko online yang sebaliknya menjadi hue yang benar-benar berbeda? Hal ini bisa dihindari hanya dengan mengkaliberasikan kamera anda dengan ColorChecker untuk memastikan warna yang sebenarnya. Teknik praktis ini akan menyelamatkan anda dari waktu dan frustrasi dan bisa diterapkan di semua tipe fotogafi. 

Gambar Luas ColorChecker

ColocChecker adalah kartu kecil yang berisi 24 contoh warna sampel yang membantu mengkaliberasikan kamera.   Kaliberasi diposisikan dengan memotret kartu sebagai target, kemudian unduh gambar ke komputer. Software terinstal di komputer otomatis akan mengevaluasi nilai warna di foto dan membuat profil berbasis gambar tersebut. Setelah profil dibuat, ia bisa diterapkan di foto manapun yang diambil di bawah kondisi pencahayaan yang sama.  Mengkaliberasi kamera terdengar teknis namun ini agak mudah dikerjakan ketika anda mengikuti langkah-langkahnya.

The ColorChecker Passport from X-RiteThe ColorChecker Passport from X-RiteThe ColorChecker Passport from X-Rite

Sasaran ColorChecker ada di dua ukuran yang berbeda. Saya memakai ColorChecker Passport dari X-Rite yang menambahkan kartu abu-abu dan menyertakan segala hal sekaligus. .  Saya suka model ini hanya karena ia kecil dan mudah dibawa di dalam tas kamera saya.  Model ini juga memiliki plugin untuk Lightroom, membuat proses mem-profil menjadi cepat dan simpel. 

Agar mendapatkan hasil lebih dalam penggunaan ColorChecker, anda akan menggunakan format file RAW ketimbang format JPEG. Hal ini dikarenakan jumlah parameter yang lebih besar bisa berubah ke berkas RAW.  Software kaliberasi yang otomatis menciptakan profil tidak akan berhasil dengan berkas JPEG. 

Penggunaan ColorChecker di Studio.

Penggunaan ColorChecker di Studio tidak menjadi lebih mudah.  Atur cahaya dan subjek anda sama seperti anda lakukan untuk projek manapun.  Saya selalu mengatur white balance dan eksposur kamera saya pada hal ini agar ia siap.  

Kemudian, tempatkan sasaran ColorChecker ke dalam frame di sebelah subjek atau buat model anda memegang kartunya. Pastikan semua kotak pada target terlihat.

Using a ColorChecker in the studioUsing a ColorChecker in the studioUsing a ColorChecker in the studio

Ambil foto. Sekarang anda memiliki gambar rujukan. Anda akan menggunakan gambarnya nanti di komputer. Untuk sekarang ini, anda bisa menghapus kartunya dari frame dan memprosesnya dengan sesi foto anda.  

Catatan, anda akan memerlukan gambar rujukan tambahan setiap saat anda mengubah sumber cahaya, seperti jika anda mengganti dari lampu tungsten ke lampu fluorosen, atau menambah lampu lain pada set anda.  Menggubah lensa juga mengubah warna, khususnya jika lensanya berbeda umur atau pabriknya, jadi buatlah foto rujukan baru saat anda mengubah lensa juga jika anda bisa.

Penggunaan ColorChecker di Lokasi

Bekerja dengan ColorChecker di lokasi ini sangat mirip seperti bekerja dengannya di studio. Akan tetapi sumber cahaya anda mungkin berubah lebih sering jika anda menggunakan cahaya alami atau berpindah ke lokasi yang berbeda karena anda mungkin berpindah ke dalam bayang-bayang atau matahari bisa berpindah ke belakang awan. 

Tempatkan sasaran ColorChecker ke dalam frame di dekat subjek atau buat model anda memegang kartunya. Seperti di studio, pastikan semua kotak-kotak pada target terlihat.  Ambil foto. Sekarang anda memiliki gambar rujukan. Anda akan menggunakan gambarnya nanti di komputer. Untuk sekarang ini, anda bisa menghapus kartunya dari frame dan memprosesnya dengan sesi foto anda. 

Saat bekerja diluar ruangan, saya sering menahan sasaran di depan kamera dan mengambil fotonya.  Saya juga menciptakan profil umum untuk hari panas, area berbayang, langit mendung dan cahaya malam.  Saya memakai kumpulan profil umum ini jaga-jaga saya tidak membawa ColorChecker dan memilih satu yang sesuai dengan cahaya yang mendekati saat saya menyesuaikan foto di Adobe Lightroom.

Reference images for creating general ColorChecker profilesReference images for creating general ColorChecker profilesReference images for creating general ColorChecker profiles
Ada beberapa gambar rujukan yang sudah saya buat untuk profil umum seperti cahaya matahari di siang hari dan cahaya malam.

Bekerja dengan Banyak Kamera

Mengkaliberasi banyak kamera dengan ColorChecker akan membuat warna dalam foto yang diambil di dua (atau lebih) kamera yang berbeda menjadi konsisten. Agar mendapat konsistensi ini, sebuah profil harus dibuat untuk setiap kamera. .  Hal ini benar apakah anda menggunakan dua brand kamera atau model yang berbeda atau jika anda menggunakan dua model kamera yang sama persis dari brand yang sama, seperti dua kamera Canon 7Ds yang identik. Dengan menciptakan profil khususnya untuk setiap kamera, akun profil anda untuk perbedaan tipis dalam memproduksi, lensa, warna lampu kilat, posisi pada suasana tertentu dan seterusnya.  

Menciptakan Profil Warna dan Menggunakannya di Adobe Photoshop Lightroom

Sekarang anda telah memiliki gambar rujukan, saatnya menggunakannya untuk menciptakan profil di dalam Adobe Lightroom.  Pastikan anda memiliki software plugin dari X-Rite terpasang dan masukkan foto anda.  Setelah dimasukkan, cari gambar rujukan dengan sasaran ColorChecker terlihat dan pilihlah.   Buka menu File dan pilih opsi Export with Preset.  Sub-menu akan muncul dengan semua preset export anda. Dari sub-menu ini, pilihlah preset ColorChecker Passport. 

Using a ColorChecker with the Adobe Lightroom PluginUsing a ColorChecker with the Adobe Lightroom PluginUsing a ColorChecker with the Adobe Lightroom Plugin

Ini memunculkan kotak dialog dimana anda bisa menamai profil anda.  Saya cenderung memasukan model kamera dan jenis cahaya di nama berkas sehingga mudah dikenal nantinya. Lightroom akan memproses gambar yang terpilih dan menunjukkan pesan yang memberitahu anda untuk memulai kembali Lightroom. Tutup programnya dan kemudian buka Lightroom kembali. Selesai, anda telah sukses mengkaliberasi profil warna kamera anda.

Sekarang kamera anda sudah terkaliberasi, mari kita lihat ia beraksi. Buka gambar rujukan di modul Develop. Temukan dan buka tab Camera Caliberation di panel pengaturan. Carilah pengaturan Profile di baris kedua dari bawah dan klik kata Adobe Standard. Ini memunculkan menu ke bawah dimana anda harus mampu menemukan profil yang baru anda buat. Klik profil anda dan lihat contoh pada perubahan ColorChecker.  Perubahan bisa berjarak dari halus ke signifikan bergantung pada kamera dan cahaya. 

Selecting your profile in Adobe LightroomSelecting your profile in Adobe LightroomSelecting your profile in Adobe Lightroom

Sekarang anda bisa menerapkan profil ini ke gambar manapun yang diambil di bawah sumber cahaya ini. Yang anda harus lakukan adalah memilih profil dari tab Camera Caliberation.    

Pembuatan Profil Warna dan Menggunakannya dengan Adobe Camera Raw

Setelah gambar rujukan anda dibuat, saatnya menggunakannya untuk membuat profil dengan software ColorChecker yang kami bisa pakai nanti di Adobe Camera Raw. Pastikan anda menginstal software dari X-Rite di komputer dan mengunduh gambar rujukan anda.  Buka program ColorChecker dan buka menu File Pilih Add Image dan lokasikan foto rujukan anda yang tersimpan di komputer anda.

Add an image to the ColorChecker softwareAdd an image to the ColorChecker softwareAdd an image to the ColorChecker software

Klik Open untuk memuat gambar.  Setelah gambar dimuat, software mencari sasaran ColorChecker dan otomatis menemukan contoh. Jika, di beberapa alasan, sasaran tidak bisa otomatis terlokasi, yang harus anda lakukan adalah klik di sudut sasaran dan contoh akan dikenali. 

Color swatches automatically recognizedColor swatches automatically recognizedColor swatches automatically recognized

Klik Create Profile untuk membuat profil anda. Ini memunculkan kotak dialog dimana anda bisa menamai profil anda.  Saya cenderung memasukan model kamera dan jenis cahaya di nama berkas sehingga mudah dikenal nantinya. Software ColorChecker akan memproses gambar rujukan anda dan menunjukkan pesan yang memberitahu anda jika sudah sukses. Kamera anda telah terkaliberasi.

Sekarang profil anda telah dibuat, mari lihat ia beraksi. Buka gambar rujukan di Adobe Camera Raw.  Temukan dan klik tab Camera Caliberation di panel pengaturan. Carilah pengaturan Profile di baris kedua dari bawah dan klik menunya. Anda seharusnya bisa menemukan profil yang baru dibuat. Klik profil anda dan lihat contoh pada perubahan ColorChecker.  Perubahan bisa berjarak dari halus ke signifikan bergantung pada kamera dan cahaya.

Using the ColorChecker with Adobe Camera RawUsing the ColorChecker with Adobe Camera RawUsing the ColorChecker with Adobe Camera Raw

Sekarang anda bisa menerapkan profil ini ke gambar manapun yang diambil di bawah sumber cahaya ini. Yang anda harus lakukan adalah memilih profil dari tab Camera Caliberation. 

Kesimpulan

Sekarang anda telah mempelajari cara mengkaliberasikan kamera anda dengan ColorChecker, anda berada di jalur anda untuk menangkap warna yang sebenarnya di semua foto anda. 

Anda bisa menyimpan banyak waktu dengan menciptakan profil untuk projek besar anda selanjutnya, Memiliki gambar dengan warna yang akurat, langsung dari kamera (hampir) berarti anda tidak harus menyibukkan diri dengan pengaturan warna pada berkas RAW anda. Anda tahu, dengan kepastian 100% gambar anda jadi akurat. Hingga pencahayaan anda benar, anda bisa percaya diri bahwa gambar akhirnya menjadi perwakilan produk yang tepat.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Photo & Video tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.