Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Post-Processing
Photography

Dapatkah anda memperbaiki gambar buram?

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Hilman Prihadi (you can also view the original English article)

Adakah cara untuk memperbaiki gambar buram? Jawaban singkatnya tidak juga, tapi pada beberapa kasus dapat diakali.

Opsi Utama

Pada tutorial kali ini, saya akan ajak anda melewat serangkaian teknik untuk memperbaiki gambar buram. Namun jika anda mau jalan pintas, anda bisa gunakan aksi Photoshop Sharpen Master, yang memungkinkan ada untuk menerapkan algoritma penajaman berbeda dengan sekali klik.

Sharpen Master Photoshop action

Anda juga dapat mencoba layanan edit foto premium pada Envato Studio, dimana salah seorang ahli akan memperbaiki gambar anda sesuai dengan standar profesional, termasuk penajaman dan banyak lagi.

Tipe Gambar Buram

Mari mulai dengan memeriksa empat macam "buram":

Pergerakan kamera terlihat pada saat kamera bergerak ketika gambar diambil. Bahkan jika pergerakan kamera tidak terlihat oleh anda, bukan berarti gambar tidak terekam di kamera. Tidak semua gerakan kamera salah atau tidak disengaja. Panning adalah bentuk gerakan kamera yang disengaja untuk mengikuti subjek yang bergerak dan menyimpannya dalam frame.

Panning

Panning adalah buram yang sengaja didapat melalui gerakan kamera.

Pergerakan subjek adalah ketika bagian statis dari gambar, seperti latar belakang menjadi tajam sementara bagian bergerak menjadi buram. Jika telah didapatkan efek artistik yang diinginkan, hasilnya akan menjadi sangat indah.

Subject Movement
Penari oriental, sengaja diambil buram melalui kecepatan rana yang rendah.

Cara terbaik untuk menghindari gerakan subjek yang tidak disengaja adalah dengan menggunakan kecepatan rana cukup cepat untuk menghentikan gerakan subjek. Tidak harus dengan kecepatan tertinggi. Misalnya, mungkin 1/125 detik cukup baik untuk subjek yang sedang berjalan.

Jika kamera Anda tidak membolehkan Anda mengendalikan kecepatan rana secara langsung, Anda mungkin bisa mengakalinya dengan memotret menggunakan mode pilihan seperti Sports, Action, Children atau Pets. Semua ini mendukung kecepatan rana yang cepat.

Masalah fokus adalah penyebab umum lainnya dari gambar buram. Perhatikan baik-baik, foto di bawah ini akan memperlihatkan bahwa titik fokus sempurna sebenarnya pada punggung kucing. Ini artinya secara teknis matanya tidak fokus.

Focus Problems
Kucing rumahan duduk dipagar

Difraksi muncul lebih dari satu bentuk. Pertama, dengan bukaan paling rendah hingga paling tinggi (yaitu f22), sinar dari cahaya harus dibelokkan jauh untuk melewati bukaan kecil yang menurunkan ketajaman foto secara menyeluruh.

Kedua, lensa murah dapat menyebabkan difraksi karena kualitasnya yang buruk. Kamera Holga telah memiliki penggemar karena alasan ini.

Terakhir, adanya noda pada lensa seperti kotoran, minyak, semprotan garam, kabut atau pengembunan juga dapat melembutkan gambar anda.

Condensation causes diffraction
Kupu-kupu yang diambil menggunakan lensa depan yang berembun

Sekarang karena kita telah membahasnya, mari kita benar-benar mencoba untuk memperbaiki beberapa foto yang buram!

Mari kita mulai dengan masalah yang paling sederhana untuk diperbaiki. Masalah fokus dan difraksi itu serupa karena tidak berbasis gerakan. Yang lebih sulit dari ini adalah jika hanya sebagian dari gambar yang terpengaruh.

Di foto ini, perenang, yang jelas merupakan focal point, agak melembut. Semakin besar tingkat masalahnya, semakin sulit untuk memperbaikinya. Hal ini harusnya relatif lebih mudah.

Out-of-Focus Swimmer
Perenang tunggal

Memperbaiki gambar buram yang tidak bergerak

1. Buka salinan dari gambar anda

Mulai dengan membuka salinan dari foto di Photoshop, selalu gunakan salinan!

Open in Photoshop
Jendela utama Adobe Photosop CS3

2. Gandakan layer Background

Dengan ide bekerja menggunakan salinan, selanjutnya, klik kanan (atau Cmd-Klik) layer Background pada palet layer.

Pilih "Duplicate Layer" dari menu pop-up.

Duplicate the layer
Duplicate Layer

3. Ganti nama layer

Secara default, Photoshop akan menamakan layer baru sebagai "Background copy", tapi anda dapat menamakannya apa saja. Untuk menyesuaikan tutorial ini, saya telah mengganti nama layer saya menjadi "Working Layer" karena ini adalah layer yang akan kita kerjakan.

Nama yang berarti akan memudahkan Anda ketika melakukan suntingan yang lebih rumit di mana Anda mungkin memiliki banyak layer, yang masing-masingnya memiliki jenis edit yang berbeda atau untuk mengedit bagian foto yang berbeda. Misalnya, saya mungkin menamakan lapisan ini "swimmer", jika saya juga memiliki layer dimana saya mengedit "water". Dengan menamakannya akan membuat lebih mudah untuk menjaga semuanya sesuai.

Klik OK untuk membuat layer.

Name the duplicate layer
Ganti nama layer

4. Sedikit tentang Layer

Sekarang seluruh modifikasi yang telah kita buat akan berada pada layer kerja ini.

Anggap sebuah layer sebagai lembar transparan yang diletakkan diatas foto Anda. Ini analogi yang kurang tepat, namun pas untuk saat ini. Jadi, kita cukup letakkan lembar transparan dan kita dapat corat-coret diseluruh lembaran. Saat kita melihat, kita melihat apa yang telah kita tulis, ditambah foto asli di bawahnya. Jika kita tidak menyukai apa yang telah kita tulis, kita bisa membuang lembaran itu dan foto aslinya tidak terluka

Lapisan yang disorot adalah salah satu di mana seluruh hasil editan akan dibuat. Sehingga pastikan lapisan kerja disorot. Dalam sistem saya, lapisan aktif disorot dengan warna biru.

Active layer
Layer aktif disorot dengan warna biru

Barangkali Anda bertanya-tanya, logo mata kecil di sebelah setiap lapisan menunjukkan apakah lapisan itu terlihat di layar atau tidak. Klik itu dan mata kecil nya menghilang dan layer menjadi tidak terlihat. Anda tidak dapat mengubah layer yang tidak terlihat. Klik sekali lagi dan logo mata akan kembali.

5. Pilih Lasso Tool

Sekarang gunakan Lasso Tool untuk melacak garis luar area yang ingin Anda perbaiki. Jika area tersebut memiliki batas yang jelas dan memiliki kontras yang kuat dari sekitarnya, Anda dapat menggunakan Magnetic Lasso. Gunakan Polygonal Lasso Tool hanya jika area yang dipilih berbentuk garis lurus seperti persegi panjang, segitiga dan lain-lain.

Untuk memilih beberapa Lasso Tools, klik dan tahan pada tool mana saja yang saat ini muncul pada posisi lasso. Ini akan memunculkan flyout toolbar dimana anda dapat memilih tipe dari lasso yang diinginkan.

Toolbar Flyout

Pilih lasso tool

6. Pilih area yang akan ditajamkan

Dengan lasso tool (atau magnetic lasso tool) yang dipilih, tandai area sekitar yang ingin diperbaiki. Anda melakukan ini dengan mengklik dan menahan tombol mouse sambil menyeret kursor mouse Anda untuk menggambar garis besar. Lepaskan tombol mouse saat Anda kembali di awal.

Seleksi yang anda tandai harusnya mendekati seperti yang ditunjukkan disini, namun jangan terlalu berpatokan dengannya.

Lasso Tool

Gambar lasso pada bagian yang anda ingin edit

7. Perhalus batasan pada area seleksi anda.

Klik Select > Modify > Feather...

Penghalusan akan membuat garis luar di sekitar area pilihan Anda "kabur". Tidak akan terlihat seperti itu di layar tapi efeknya bisa terlihat begitu kita mulai melakukan modifikasi pada foto

Feather

Perhalus batasan anda

8. Menggunakan Feathering

Manfaat dari feathering adalah memperhalus peralihan dan menyatukan editan anda.

Gambar di bawah menunjukkan bagaimana hasil editan Anda jika Anda tidak memperhalus area seleksi. Ini hanya suntingan tunggal tanpa mencoba menyatukannya.

Harsh transition

Hasil editan kasar (tanpa penghalusan batasan)

Tidak ada peraturan yang keras dan cepat untuk berapa banyak kita melembutkan. Prinsipnya adalah semakin halus editan anda, maka semain sedikit jumlah piksel yang anda gunakan. Namun tentu saja semakin ekstrem editan anda, semakin besar jumlah piksel yang anda butuhkan pada area transisi.

Aturan praktis yang bagus adalah 3-5 piksel. (Jumlah piksel yang paling ekstrem  saya gunakan adalah 9 piksel) Jika Anda haluskan terlalu banyak, Anda akan terlalu menghaluskan gambar keseluruhan.

Menentukan seberapa luas hasil edit Anda adalah suatu hal yang menyesuaikan pengalaman Anda. Kabar baiknya adalah, Anda bisa bereksperimen. Bagaimanapun, Photoshop hadir dengan beberapa tingkatan "Undo." Anda bekerja pada lapisan sekali pakai dan hanya dari salinan foto asli Anda. Jadi Anda selalu bisa mengulang kembali jika Anda mencoba sesuatu dan tidak berhasil.

Select transition area

Pilih berapa banyak pixel yang ingin dihaluskan

9. Menerapkan Smart Sharpen

Pepatah lama, "ada lebih dari satu cara untuk menguliti kucing" lebih-lebih lagi menggunakan Photoshop. Ada banyak cara untuk melakukan segala sesuatunya. Tidak semua dari mereka akan memberikan hasil yang sama, namun pada umumnya serupa.

Dengan pemikiran tersebut, saya akan tunjukkan satu cara untuk mempertajam area buram yang lembut karena masalah fokus atau difraksi.

Click Filter > Sharpen > Smart Sharpen

Ini adalah kesalahpahaman umum di antara pengguna Photoshop bahwa smart filter hanya dapat digunakan dengan smart object atau smart layer. Ini tidak benar dan kebetulan saya menyukai bagaimana Smart Sharpen bekerja.

Select smart sharpen

Hanya salah satu dari banyak cara mempertajam gambar

10. Pratinjau hasil editanmu

Saat kotak dialog muncul, pastikan "preview" dicentang. Ini akan menjadikan Anda dapat melihat perubahan yang telah anda lakukan Ini sangat penting karena Anda harus membuat perubahan Anda "kasat mata." Artinya, Anda menyesuaikan slider dan melihat bagaimana hasilnya di gambar Anda.

Smart sharpen preview

Atur pratinjau sehingga anda dapat melihat hasil editanmu

11. Mengerti Opsi dan Kontrol dari Smart Sharpen's

Saya hanya bisa memberikan panduan untuk melakukan penyesuaian karena setiap gambar berbeda.

Salah satu teknik yang berguna saat melakukan penyesuaian dengan mata adalah mengatur slider "Amount" di atas 150%. Anda menginginkan sesuatu yang jauh lebih ekstrim daripada yang sebenarnya Anda gunakan dalam pengeditan terakhir Anda.

Sekarang ketika Anda mengatur penggeser "Radius", Anda dapat lebih mudah melihat perbedaan di tampilan pratinjau. Secara umum, saya ingin tetap membatasi pixel dalam radius kecil. Jarang sekali digunakan di atas 2 pixel dan yang paling sering digunakan adalah kurang dari 1 pixel.

Disini saya tetapkan pada 0.4 pixel, berdasarkan apa yang terlihat pada pratinjau.

Satu catatan singkat tentang menu drop-down "Remove". yaitu hanya memiliki tiga pilihan, masing-masing mencakup jenis keburaman yang berbeda. Silakan coba masing-masing pengaturan dan melihat efeknya di panel pratinjau.

  • Gaussian blur umumnya mengacu pada masalah fokus atau keburaman secara menyeluruh.
  • Lens blur mengutamakan difraksi atau penghalusan yang disebabkan oleh lensa atau filter berkualitas rendah.
  • Motion blur adalah untuk gerakan kamera atau subjek dan juga mengaktifkan kontrol "Angle" sehingga Anda bisa memberi tahu Photoshop arah dari keburaman.

Catat juga, bahwa efek ini hanya berpengaruh dalam area seleksi. Inilah maksud dari penggunaan area seleksi.

Adjusting the radius

Trik yang sederhana untuk menampilkan pengaturan radius

12. Menyelesaikan jumlah penajaman

Sekarang dengan radius yang anda pilih, anda dapat memundurkan penggeser "Amount" sampai anda mendapatkan efek yang lebih realistik.

Hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperbesar gambar pratinjau Anda. Bahkan jika Anda tidak dapat melihat keseluruhan area seleksi, Anda dapat "grab" gambarnya dan pindahkan ke sekitar dengan mengklik dan menyeret. Perhatikan pada detil yag penting seperti mata untuk mendapatkan tampilan detil dari efek pada editan anda.

Anda pastinya tidak ingin memperbesar lebih dari 300%-400%. bahkan pada tingkatan ini, gambarnya akan memperlihatkan pixel-pixel yang sangat jelas.

Zooming in on the preview

Pecahan pixel pada pembesaran yang ekstrem

13. Double-Check hasilnya

Saat Anda kembali dari penggeser, Anda harus melihat hasilnya di panel pratinjau. Anda juga akan bisa melihat area transisi tempat Anda melakukan penghalusan.

Jika transisi tidak cukup halus maka batalkan prosesnya dan kembali ke langkah 7.

Jika pecahan pixel terlihat ekstrem di pratinjau, kurangi pembesaran untuk mendapatkan efek yang lebih baik. Jika anda senang dengan hasilnya maka klik OK untuk menerapkan perubahan.

Sekarang bandingkan sebelum dan sesudah!

Dengan berulang kali klik pada ikon mata disamping layer pekerjaan anda. Anda dapat mengganti layer menjadi on dan off. Hal ini akan menunjukkan kepada anda hasil sebelum dan sesudah pengeditan.

Dalam contoh ini, perenang itu hanya sedikit diperhalus. Contoh yang lebih ekstrem atau editan yang lebih ekstrem dapat menunjukkan hasil yang lebih jelas, namun akan sangat sulit untuk terlihat alami.

Before and After

Bandingkan sebelum dan sesudah

14. Meratakan gambar

Anda dapat menyimpan foto editan anda pada langkah apapun selama proses, namun untuk benar-benar menggunakannya, Anda mungkin harus memasukkannya ke dalam format universal. JPG dan PNG adalah dua format universal yang umum. Masalahnya keduanya adalah keduanya tidak mendukung gambar dengan banyak layer.

Sehingga sebelum  anda menyimpannya, anda harus menyatukan layer-layer menjadi satu, hal ini disebut dengan meratakan gambar.

Untuk meratakan gambar anda, klik kanan (atau Cmd-klik) pada salah satu layer. Perlu diketahui bahwa beberapa jenis layer (ada banyak jenis layer yang tidak tercakup dalam tutorial ini) tidak akan menghadirkan Anda dengan opsi rata. Klik kanan pada layer Background selalu merupakan pilihan yang aman.

Dari menu yang muncul, pilih "Flatten Image". Biasanya dibagian paling bawah.

Flatten Image

Flatten image

16. Menyimpan File akhir

Anda akan menyadari setelah Anda meratakan gambar, bahwa semua layer Anda langsung hilang, namun semua hasil edit Anda masih utuh. Mereka sekarang menjadi bagian dari gambar dasar.

Sekarang anda bisa klik File > Save (or File > Save As...) dan kemudian tutup gambar baru yang telah anda pertajam.


Memperbaiki keburaman berbasis gerakan

Keburaman berbasis gerakan ini disebabkan oleh gerakan kamera atau pergerakan subjek. Teknik yang sama digunakan untuk memperbaiki keduanya. Memperbaiki pergerakan subjek dilakukan secara selektif, seperti yang sudah kita lakukan di atas, tapi mari saya tunjukkan cara lain untuk melakukan hal yang sama.

Dimulai dengan membuka foto dan membuat layer kerja sebagaimana dijelaskan pada langkah 1-4 diatas.

3. Menggunakan layer masks

Sekarang kita akan menambahkan layer mask. Ingat pada Langkah 4 ketika saya katakan bahwa bukan hal yang pas untuk mengatakan bahwa layer itu seperti lembaran transparan? Layer yang sedang kita kerjakan sebenarnya lebih mirip salinan foto asli Anda, hanya saja sebagian darinya dapat dibuat selektif transparan. Itulah yang akan kita lakukan sekarang.

Di bagian bawah palet Layers, klik ikon yang terlihat seperti lingkaran di dalam kotak. Ini menambahkan layer mask ke lapisan yang aktif (disorot).

Layer Mask

Layer mask (perhatikan bingkai ganda)

4. Memahami cara menggunakan layer mask

Layernya masih merupakan salinan foto asli Anda, namun layer mask memungkinkan Anda membuat bagiannya menjadi transparan atau buram. Saat Anda warnai bagian mask nya menjadi hitam, maka Anda menjadikan bagian itu transparan dan lapisan di bawahnya menjadi terlihat. Sementara putih (default-nya), layer nya menjadi buram dan menutupi bagian lapisan di bawahnya.

Untuk menggambarkan hal ini, kita harus melalui beberapa langkah untuk memahami bagaimana mewarnai layer dan mask.

Perhatikan bahwa topeng (kotak putih polos pada palet Layer yang ditunjukkan oleh panah besar) memiliki garis ganda sebagai batasnya. Itu berarti jika Anda warnai "gambar" nya, maka Anda sebenarnya mewarnai bagian mask.

Semua pewarnaan dan suntingan di Photoshop dilakukan pada gambar besar yang Anda lihat di layar Anda. Hal ini dilakukan hanya dengan memeriksa palet Layer dimana Anda mengetahui layer atau mask mana yang sedang anda terapkan pewarnaan.

Maka perhatikan pada gambar di langkah ini bahwa layer gambarnya sendiri memiliki garis ganda. Itu berarti bahwa "X" kuning terang yang saya lukis ada di layer copy dari gambar itu sendiri. Anda bisa melihatnya di thumbnail layer gambar.

Yellow X

Warna kuning terang "X" diaplikasi kan pada layer

5. Pilih peralatan yang anda butuhkan

Untuk memilih layer gambar atau mask gambar, cukup klik di palet Layer. Seluruh layer yang Anda pilih akan disorot dan thumbnail yang Anda klik akan memiliki garis batas ganda. Itu akan memberitahu Anda di mana pewarnaan Anda sedang diterapkan.

Photoshop mengingat warna dan alat yang Anda gunakan pada setiap bagian gambar tertentu sehingga penting untuk pertama kali memilih layer dan/atau layer mask yang ingin Anda gunakan dan kemudian periksa kembali alat dan warna sebelum Anda mulai mengerjakannya.

Kita akan membuat bagian dari layer transparan, jadi saya telah memilih mask-nya (saya akan tunjukkan pada anda langkah selanjutnya) dan sekarang saya ingin memastikan bahwa saya menggunakan paintbrush tool dan akan warnai dengan warna hitam.

Tool and Color Selection

Pilih alat dan warna hanya setelah Anda memilih layer atau mask yang ingin digunakan

6. Mendemonstrasikan Layer terpilih yang transparan

Sekarang setelah kita mengecek semuanya, saya telah memberi warna hitam dalam layer mask pada layer yang sedang kita kerjakan. Anda bisa melihat di layer thumbnail bahwa keseluruhan "X" kuning masih ada dalam gambar. Anda juga bisa melihat gumpalan hitam yang saya gambarkan pada thumbnail layer mask.

Pada gambar utama, Anda dapat melihat bahwa efeknya adalah untuk "menghapus" bagian dari kuning X. Pada kenyataannya, semua yang saya lakukan adalah membuatnya menjadi transparan sehingga gambar yang mendasarinya dapat dilihat. Karena gambarnya identik, sepertinya saya sudah menghapusnya.

Mask Demo

Secara ajaib menjadi tidak terlihat

7. Kembali ke jalur

Sekarang setelah saya menunjukkan bagaimana layer mask bekerja, kita akan mundur dari jalan memutar yang kecil dan terus mencoba membersihkan motion blur pada gambar ini.

Bagian pembersihan memerlukan penghapusan layer kerja yang telah kita gunakan, karena saya hanya menggunakannya untuk menunjukkan bagaimana layer bekerja. Saya telah menggantinya dengan layer kerja bersih dan baru.

Perhatikan bahwa latar depan dan latar belakang pada gambar saya tajam, namun subjeknya bergerak dan buram.

Subject Blur

Layer kerja baru

8. Memperbaiki Motion Blur

Alih-alih menggambar area pilihan, kita akan menghilangkan seluruh layer dan kemudian menutupi bagian-bagian yang tidak diperlukan. Lalu aku bisa mengaplikasikan Smart Sharpen. Bedanya, sekarang saya mengaturnya untuk memperbaiki motion blur dan menggunakan kontrol Angle untuk memberi tahu Photoshop arah dari pergerakan.

Perhatikan bahwa saya menggunakan pengaturan yang jauh lebih tinggi di sini daripada contoh sebelumnya. Itu karena:

  1. Tingkat keburaman lebih besar sehingga saya perlu koreksi lebih kuat untuk memperbaikinya, dan
  2. Inilah pengaturan terbaik menurut saya, sebagaimana hal detil seperti ikatan pada helm dan kerutan pada kemeja.
Smart Sharpen

Pengaturan Smart Sharpen

9. Menutupi bagian yang belum buram dengan yang asli

Anda mungkin memperhatikan di panel pratinjau dari langkah sebelumnya, bahwa suntingan saya menghasilkan bagian yang tidak buram, terutama pada latar belakangnya, terlihat jauh lebih buruk. Di situlah layer mask masuk!

Jadi saya pilih layer mask, dan beri warna hitam di bagian yang tidak ingin saya beri smart sharpen.

Jika diamati lebih teliti, Anda bisa perhatikan di thumbnail layer mask yang saya warnai hitam, putih dan abu-abu. Itu benar, Anda bisa berikan warna apapun yang Anda inginkan pada layer mask. Saya biasanya hanya menggunakan warna abu-abu. Warna yang diberikan pada layer mask TIDAK akan dibubuhkan pada gambar Anda. Sebagai gantinya, Photoshop pada dasarnya mengubah warna menjadi B & W untuk kemudian menggunakan nada nada warna itu seolah-olah warnanya abu-abu.

Pewarnaan dengan abu-abu akan menyebabkan area yang diwarnai menjadi semi transparan. Jadi penggunaan 50% abu-abu pada asap di latar depan berarti sekitar 1/2 dari efek penajaman diperbolehkan untuk dilihat. This little trick gives you tremendous control over how your edits are applied to your images.

Edits Applied

Painting black, white and shades of grey on the layer mask for subtle gradation

10. Efek terakhir

Gambar akhir masih belum sempurna tapi jauh lebih baik.

Final Image Comparison
Proses penajaman gambar terakhir, sebelum dan sesudah

Semoga tutorial ini memberikan Anda beberapa wawasan bagus tentang keburaman dan bagaimana cara menyembunyikannya. Kita juga telah mencari tahu penggunaan layer dan layer mask untuk memberikan Anda kendali lebih besar atas pasca produksi Anda.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau metode penajaman alternatif, kirimkan komentar di bawah ini!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.