Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Video
Photography

Pakaian Apa yang Harus Dipakai (dan Dihindari!) Saat Menyampaikan Sesuatu Di Depan Kamera

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Haikal Kamil (you can also view the original English article)

Anda tahu apa yang banyak orang katakan: "Anda tidak pernah mendapatkan kesempatan kedua untuk membuat kesan pertama." Image dan penampilan itu hal yang penting, terutama untuk media visual seperti video. Dalam tutorial ini, Anda akan belajar tentang pakaian yang berkaitan dengan kamera video: warna, bentuk, dan pola mana yang bekerja dengan baik di depan kamera, dan apa yang harus Anda hindari.

Image Seperti Apa yang Ingin Anda Tunjukkan?

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah keseluruhan image Anda.

Ketika saya bekerja sebagai pembaca berita, saya selalu mengenakan setelan khusus karena saya perlu tampil terpoles dan profesional. Biasanya masalah yang dibahas serius, dan suatu hal yang penting bagi orang-orang yang melihat saya sebagai sumber informasi yang andal dan dapat dipercaya. Namun ketika saya mengajar online, saya lebih suka memakai pakaian casual seperti jeans dan sweater atau blus. Saya ingin tampil ramah dan mudah didekati, dan sedikit lebih santai dan banyak bicara.

Beberapa orang bahkan mengembangkan tampilan ciri khas mereka sendiri sehingga mereka tidak perlu khawatir tentang apa yang harus mereka kenakan. Contoh sempurna dari ini adalah almarhum Steve Jobs, kepala dari Apple. Dia selalu mengenakan jeans biru dan black mock turtleneck. Itu adalah tampilan khasnya.

Jadi tanyakan pada diri Anda: Bagaimana saya ingin orang lain melihat saya? Juga pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Apakah yang saya kenakan sesuai untuk apa yang saya bicarakan (subjek itu berpengaruh)?
  • Apakah yang saya kenakan sesuai untuk siapa saya berbicara (audience)?
  • Apakah pakaiannya nyaman? Bisakah saya bergerak bebas? Apakah saya merasa nyaman? Hal terakhir yang Anda perlu khawatirkan adalah apakah kerah Anda bengkok atau celana Anda sedikit terlalu ketat.

Pilih Warna yang Camera-Friendly

Hal berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah warna. Saya merekomendasikan warna-warna solid ketimbang yang warna warni atau berpola. Alasannya sederhana: Anda ingin orang-orang fokus pada Anda dan pesan yang Anda sampaikan, bukan pakaian Anda. Warna-warna solid di samping wajah Anda terlihat biasa-biasa saja. Bahkan mungkin diabaikan. Asalkan Anda memilih warna yang tepat.

Jadi warna apa yang bagus? Kamera menyukai warna jewel tone yang kaya seperti sapphire blue, emerald green, ruby red, amethyst purple, turquoise, topaz yellow.

Jewel tones

Warna-warna ini benar-benar muncul di kamera dan terlihat bagus bagi semua orang.

Hindari Pola Tegas Atau Mengganggu

Sekarang mari kita lihat tekstur dan pola. Sebagai aturan umum, hindari mereka ini. Baju kotak-kotak dan garis-garis tebal bisa saja mengganggu, dan sekali lagi ingat, Anda ingin orang-orang fokus pada Anda, bukan pakaian Anda.

Satu hal yang mutlak dihindari adalah pola berulang yang rapat seperti baju bergaris dengan pola sangat kontras seperti pinstripes, herringbone, houndstooth, dan fine checks:

Shirt with pinstripes

Seperti yang Anda lihat, pinstripes menciptakan efek moiré yang aneh pada kamera, di mana mereka tampak melakukan efek strobe dan terlihat menari-nari. Pada khususnya saya melihat banyak kejadian ini terhadap dasi (neckties). Pilihlah warna solid sebagai gantinya.

Hati-hati dengan sutra, satin, dan kain berkilau lainnya — kain-kain ini akan memantulkan cahaya dan kilauan setiap kali Anda menggerakkan tubuh Anda:

Satin shirt

Velvet, velor, dan suede memiliki efek sebaliknya — kain-kain ini menyerap cahaya, dan akhirnya malah tampak kotor di depan kamera.

Pakailah Pakian yang Bersih dari Garis dan Bentuk yang Pas

Ketika membahas ke bentuk pakaian, buat tetap sederhana. Pikirkan soal bersih dari garis-garis. Hindari detail yang berlebihan seperti kerah berenda dan banyak tombol — sekali lagi, ini bisa mengganggu:

Woman wearing frilly blouse
Foto oleh innovatedc/Photodune

Anda mungkin pernah mendengar bahwa kamera menambahkan sepuluh pon? Ya, itu benar. Jadi, jauhi pakaian yang longgar atau berbentuk kotak — Anda hanya akan terlihat lebih besar. Pakaian Anda harus pas dan mengikuti kontur tubuh Anda, tetapi tidak terlalu ketat.

Beberapa tips lainnya:

  • Berhati-hatilah berpakaian yang terlalu musiman. Pilih pakaian yang memiliki daya tarik sepanjang tahun.
  • Jangan pakai logo, kecuali itu logo Anda sendiri. Ini adalah gambar bermerek dagang.
  • Jika Anda mewawancarai seseorang dan mereka tidak yakin apa yang harus dikenakan, minta mereka untuk membawakan beberapa pakaian yang berbeda. Dengan begitu Anda memiliki beberapa opsi.

Pertimbangkan Penempatan Mikrofon

Satu hal terakhir yang perlu diingat ketika memilih pakaian adalah penempatan mikrofon. Ini penting jika Anda berencana untuk menggunakan mikrofon clip-on atau lavaliere. Mikrofon ini juga dikenal sebagai mikrofon  kerah (lapel), karena di situlah biasanya mereka dijepit: yaitu di kerah jaket.

Pastikan ketika Anda meletakkan mic lav di pakian Anda sembunyikan kabelnya — kesalahan yang umum adalah membiarkannya menggantung:

Microphone cord on outside of shirt

Cara termudah untuk menyembunyikan talinya adalah dengan menjalankan mic di dalam kaos Anda dan membawanya ke dekat bagian atas. Hindari blus yang terbuat dari kain yang sangat ringan dan tipis — bobot mic dapat membuatnya turun ke bawah dan tidak pada tempatnya.

Jika Anda menggunakan mikrofon wireless, Anda harus memiliki tempat untuk menempatkan transmitter-nya. Biasanya Anda bisa menjepitkannya ke ikat pinggang atau saku. Jika Anda berencana untuk mengenakan gaun, Anda mungkin harus lebih kreatif. Lakban atau semacamnya.

Jadi hanya untuk rekap: buatlah pakaian sederhana saja. Pakian yang bersih dari garis, warna solid, bentuk yang pas.

Di dalam tutorial berikutnya kita akan melihat apa yang boleh dan tidak boleh dalam menggunakan aksesoris seperti kacamata, topi dan perhiasan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.