Unlimited After Effects and Premiere Pro templates, stock video, royalty free music tracks & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Lighting
Photography

Apa itu Golden Hour?

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called Environmental Portraiture: How to Go Beyond the Ordinary.
6 Creative Ways to Shoot Portraits in a Tunnel
People in Places: Shooting an Environmental Portrait
This post is part of a series called Architectural Photography.
50 Ultimate Examples Of Architecture Photography
5 Inspirational Pictures of Buildings and How to Take Your Own Architecture Photos
This post is part of a series called Landscape Photography.
How To Paint with Light in a Landscape

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Abdul Mutholib (you can also view the original English article)

Sebagai fotografer dan videographer, kami selalu berkerja dengan cahaya yang tersedia. Terkadang ada departemen pencahayaan penuh dengan cahaya indah dan berubah-ubah tetapi, seringkali, cahaya natural yang ada adalah matahari.  Meskipun tidak ada hal-hal seperti cahaya buruk, beberapa jenis cahaya natural lebih mudah diolah dan memberikan jenis yang lebih baik untuk tujuan yang berbeda.

Salah satu bagian termudah dari saran para fotografer adalah memotret di saat jam-jam antara sisi matahari terbit dan terbenam. Di saat setiap pagi dan petang dimana matahari berada di posisi rendah di langit disebut the golden hour, karena ada cahaya emas lembut yang memanjakan sebagian besar subjek dan gampang dikerjakan. Sementara matahari yang dibawah kaki langit, cahayanya menjadi biru dan untuk waktu yang cukup tersisa untuk diolah, disebut the blue hour.

Pada tutorial ini saya akan melihat apa maksud blue and golden hour, mengapa keduanya sangat bagus untuk fotografi dan bagaimana menggunakannya.

Apa Arti Golden dan Blue Hour

Fotografi dan videografi, lebih dari kebanyakan bentuk kesenian lainnya, dikerjakan secara fisik. Fotografer dulunya adalah ilmuan. Apa yang cahaya lakukan dan bagaimana cahaya tersebut menunjukkan reaksinya keseluruhannya menjadi properti fisik. Golden dan blue hour adalah hasil bagaimana cahaya berinteraksi dengan atmosfer bumi dibawah lingkungan yang berbeda-beda.

Cahaya dari matahari mengandung panjang gelombang cahaya yang berbeda-beda. Mata manusia sensitif terhadap perbedaan panjang gelombang cahaya dan kami mengalami setiap perbedaan tersebut sebagai sebuah sensasi warna.

Ketika semua panjang gelombang cahaya ada pada proporsi setara secara kasar, kami menganggap ini sebagai cahaya putih. Akan tetapi, jika proporsi berubah kami mulai menyangka cahaya tersebut sebagai warna dominan panjang gelombang. Cahaya biru memiliki panjang gelombang sekitar 475 nanometer (nm), cahaya kuning memiliki panjang gelombang kira-kira 570 nm sedangkan cahaya merah memiliki 650 nm. Semua warna lain pada spektrum yang dapat dilihat memiliki panjang gelombang lainnya.

blue hour
Cahaya biru yang terpantul dari matahari yang menyinari pemandangan. Jembatan Twilight. ARTSAMUI/Photodune

Perbedaan panjang gelombang cahaya berinteraksi secara berbeda dengan atmosfer bumi. Cahaya dengan panjang gelombang yang lebih pendek (ungu dan biru muda) terpisah lebih mudah daripada cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang (kuning, jingga dan merah). Di pertengahan hari saat matahari berada di puncak langit ini tidak terlalu dipersoalkan karena jalur cahaya yang melewati atmosfer ini yang lebih pendek, tetapi, saat matahari berada di posisi rendah di langit cahayanya memasuki atmosfer pada sebuah sudut pasti dipersoalkan. Ketika matahari berada di posisi rendah cahayanya harus melintasi jarak lebih besar melaui atmosfer bumi untuk mencapai anda dan apapun yang anda potret; makin banyak atmosfer cahaya melintas lebih bagus efek yang dimilikinya pada panjang gelombang cahaya yang lebih pendek.

Pada matahari terbit dan terbenam cahaya biru dari matahai terpisah menjadi atmosfer sedangkan kuning, jingga dan merah sama sekali tidak terpengaruh. Hal ini mengurangi jumlah cahaya biru mencapai anda secara langsung dan menciptakan cahaya emas indah. Sementara matahari di bawah ufuk langit, tetapi, semakin panjang panjang gelombang melintas lurus melalui atmosfer dan keluar menuju angkasa. Cahaya biru yang lebih pendek yang terpisah melalui atmosfer dipantulkan mundur ke bumi dan menyebabkan blue hour. Pantulan cahaya inilah alasan kami dapat lanjutkan berkarya bahkan setelah matahari terbenam.

Bagaimana Berkarya selama Golden Hour

Cahaya selama golden hour adalah beberapa cara temudah dan memanjakan hampir seluruh subjek.

Selama matahari terbit dan terbenam jarak dinamis dari kebanyakan pemandangan lebih sempit dari waktu lainnya. Hal ini berarti kamera anda lebih bisa menangkap kedua sorotan dan detail bayangan pada sebuah bingkai. Pengurangan keseluruhan pada level cahaya tetap mengecek sorotan tersebut selagi angle rendah tidak menciptakan cahaya matahari secara langsung yang kasar dan tipikal bayangan gelapnya.

golden hour
Matahari yang rendah menciptakan golden hour. Matahari yang indah terbenam di laut. Anna_Omelchenko/Photodune.

Selama di waktu ini level cahaya dapat berubah-ubah, berhenti sejenak sedikitnya sepuluh menit. Jika anda tidak berhati-hati dan secara konstan mengevaluasi pengaturan kamera anda maka foto anda jadinya terlalu terang atau terlalu gelap. Satu cara untuk menjawab ini adalah untuk berkarya menggunakan mode aperture priority.

Keseluruhan level pencahayaan juga menjadi agak rendah selama golden hour. Meskipun mata anda dapat melihat dengan jelas, kamera anda mungkin sulit mendapat pencahayaan yang tepat. Menggunakan kecepatan rana yang lebih lambat, aperture yang lebih lebar atau ISO yang lebih cepat dari yang akan anda lakukan selama siang hari dapat membantu.

Pada kursus di pencahayaan lingkungan untuk video, Jordy Vandeput melihat pada variasi scenario pencahayaan natural. Pelajaran gratis dari kursus di bawah ini mencakup pekerjaan selama golden hour.

Bagaimana Berkarya selama Blue Hour

Selama blue hour masih ada sejumlah cahaya yang bisa dikerjakan selama anda bergerak cepat—seperti golden hour, keseluruhan level pencahayaan akan berubah dengan cepat. Sedangkan hal tersebut tidak ideal untuk potret, beberapa pemandangan terbaik, dan khususnya pemandangan laut, gambar yang diambil selama waktu ini.

Untuk menangkap gambar luar biasa selama blue hour, sebaiknya gunakan tripod dan kecepatan rana yang lebih panjang. Jika anda ingin memotret dengan tangan anda harus meningkatkan ISO anda.

Dengan level pencahayaan yang rendah, blue hour adalah waktu yang sempurna untuk mengambil gambar jarak jauh. Bahkan tanpa filter kepadatan netral, anda dapat kecepatan rana 10 detik lebih hanya dengan menggunakan aperture sedang dan ISO rendah. Pada Envato Tuts+ kami telah mengeksplor cukup banyak detail mengenai long exposure. Tutorial Kevin Gater dalam penggunaan intervalometer yang akan anda mulai. Salah satu subjek terbaik untuk pemotretan long exposure adalah air yang mengalir dan Marie Gardiner memiliki tutorial bagus yang meliput dasar-dasarnya. Saya juga telah menulis tentang penggunaan smartphone anda untuk mengontrol kamera anda yang cocok untuk gambar long exposure.

Karena pencahayaan berlanjut peralihan ke malam hari, anda tidak perlu berhenti memotret. Jika anda tertarik dengan pekerjaan di malam hari anda harus mengecek tutorial Anthony James.

Menghindari Klise

Salah satu masalah dengan pekerjaan selama golden hour ada hal yang begitu populer; banyak gambar matahari terbit dan terbena dengan klise buruk. Aturan yang paling penting dalam menghindari klise adalah pastika gambar anda memiliki sebuah subjek. Jika hanya sebuah foto langit merah dan matahari didekat ufuk langit, maka foto tersebut tidak pernah menonjol dari keramaian fotonya. Daripada memotret pencahayaan, gunakan cahaya tersebut untuk menciptakan sesuatu yang mengisahkan sebuah cerita.

Simon Bray menulis sebuah tutorial dimana dia menjelaskan dengan detail pada alasan foto-foto matahari terbit dan terbenam menarik kita dan yang paling penting bagaimana menghindari klise

Memalsukan Golden Hour

Hanya karena anda kehilangan golden hour di saat anda sedang memotret, bukan berarti anda tidak dapat menambah beberapa kualitas pencahayaan pada foto anda pasca produksi. Apakah anda akan melakukannya atau tidak tergantung pada bagaimana level mengedit yang anda lakukan pada foto anda. Terkadang anda akan menangkap apa yang seharusnya muncul adalah foto matahari terbenam untuk klien tetapi karena lingkungan yang diluar kontrol anda tidak dapat melakukannya. Orang-orang lain mungkin ingin membuar potret tersebut lebih menarik.

Mungkin saja memalsukan golden hour di Adobe Photoshop tetapi saya cenderung menggunakan Knoll Light Factory yang telah saya liput sebelumnya. Program tersebut merupakan alat yang luar biasa untuk menambah efek pencahayaan pada gambar anda.

Kesimpulan

Golden hour dan blue hour menciptakan beberapa pencahayan yang paling menarik pada fotografi. Ketika matahari bersinar rendah di langit jalur terpanjang melalui atmosfer menyebabkan cahaya bitu tersebar. Sementara ketika matahari masih berada di atas ufuk langit hal ini berarti anda mendapat cahaya emas yang tepat; sekali matahari berada di bawah ufuk langit, cahaya biru yang tersebar ini yang mendominasi pemandangan.

Berkarya selama golden hour dan blue hour semuanya tentang memaksimalkan kesempatan pada waktu yang sedikit. Jarak dinamis rendah dan pencahayaan datar membuat gambar menjadi lebih menyenangkan. Tetapi level pencahayaan dapat berubah-ubah dengan cepatnya jadi anda harus bersiap menyesuaikan kamera anda dengan cepat. Keseluruhan level pencahayaan juga khususnya selama blue hour bisa jadi lebih rendah. Hal ini baik untuk gambar long exposure tetapi itu artinga anda harus meningkatkan ISO-nya jika anda memotret dengan tangan.

Foto matahari terbenam bisa menjadi klise. Daripada memotret sumber cahara selama golden hour, bekerjalah dengan pencahayaan yang baik dan subjek lainnya. Jika anda tidak dapat memotret golden hour pada kamera lebih baik menambah beberapa karakteristik pada pencahayaan pasca produksi.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.