Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Photo & Video
  2. Photography
Photography

Bagaimana Memotret Kembang Api Yang Memukau Dalam 10 Langkah Mudah

by
Length:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Diana Mufi Pratiwi (you can also view the original English article)

Jika ada peristiwa besar yang akan hadir, kamu bisa menjamin bahwa itu akan ditandai dengan kembang api. Panduan sepuluh tahap ini akan membantumu memotret pancaran memukau tersebut!

droopy red fireworks in the night sky
Kembang Api dari Envato Elements

1. Kumpulkan Peralatan

Di samping kamera, peralatan paling berguna untuk dibawa ketika memotret kembang api adalah tripod. Tanpa sebuah tripod, sulit untuk memotret foto tajam pada shutter speed panjang yang diperlukan untuk memotret kembang api.

Jika mungkin, gunakan sebuah cable release untuk menghindari getaran dan tekanan pada kamera. Benda lain yang mungkin berguna adalah obor atau lampu senter; jika tidak kamu akan meraba-raba dalam kegelapan mencoba untuk mengubah pengaturan pada kamera!

2. Dapatkan Pemandangan Yang Bagus

Sebuah pemandangan jelas tanpa gangguan akan membuat perbedaan yang jelas antara foto kembang api biasa dan memotret sesuatu yang dramatis dan menarik. Cari titik menguntungkan yang tinggi: berada di atas atap atau lembah akan sangat cenderung memberikan titik pandang yang bagus. Jika mungkin, telusuri tempat tujuan di siang hari dan cari tahu dimana tempat terbaik untuk berdiri. Pastikan tidak ada pepohonan, bangunan atau kabel dalam area pemotretan.

Sebagai alternatif, cobalah untuk mencantumkan fitur tertentu. Apakah ada obyek khusus, seperti bangunan atau struktur terkenal, yang akan membantu framing atau memperindah fotomu? Ingatlah bahwa tiap fitur dalam foto akan cenderung berada dalam tampilan siluet, dan detailnya tidak akan tampak.

Pastikan untuk mempertimbangkan massa air yang akan memantulkan aktifitas di langit (yang bisa menghasilkan hasil dramatis yang indah). Pastikan ada banyak massa air antara kamu dan titik peluncuran dan yang kamu bisa cocokkan baik dalam air dan langit!

Fireworks in the night sky launched from a pier in the water across the beach
Fireworks di Tepi Laut oleh fotographiche/Envato Elements.

3. Perhatikan Hembusan Angin

Ada satu aspek utama kembang api yang akan sangat menghambat kesempatanmu untuk mendapatkan foto yang bagus: asap. Semua kembang api menghasilkan asap, dan tergantung pada kondisi cuaca mungkin ada kumpulan besar asap seperti kabut tebal berhembus di sekitarnya. Lakukan yang terbaik untuk memastikan kamu berdiri tegak dari titik peluncuran, yang berarti tiap asap yang dihasilkan tidak akan berada di antara kamu dan ledakan kembang api!

4. Siapkan Pengaturan

Pengaturan untuk kembang api tidak perlu rumit, hanya ada beberapa hal dasar untuk diketahui agar mendapatkan hasil terbaik dari kamera. Pertama-tama, kamu tidak perlu menggunakan flash, itu akan menyoroti latar depan area pemotretan dan akan mengurangi fokus pada ledakan kembang api.

Walaupun kamu memotret dalam gelap, pastikan ISO rendah. Ini akan menjaga kualitas gambar tetap tinggi, namun memaksamu untuk menggunakan shutter speed yang lebih panjang. Jangan khawatir, kamu sedang memotret ledakan cahaya sehingga kamu tidak benar-benar memerlukan sensitifitas cahaya yang terlalu tinggi.

Atur aperture menjadi sekitar f/8 atau f/16, atau aperture manapun yang paling tajam pada lensamu. Jika kameramu tidak memungkinkan untuk itu, coba untuk memilih preset fireworks pada kamera.

5. Bereksperimen Untuk Menemukan Shutter Speed

Kunci untuk fotografi kembang api yang sukses adalah mendapatkan shutter speed yang tepat. Kamu perlu menangkap cahaya, jejak dan ledakannya. Walaupun matamu akan melihat semuanya terjadi dengan sangat cepat, kebanyakan kamera akan kesulitan menangkap semuanya dalam kegelapan jika shutter speed kurang dari satu detik. Jadi kamu akan perlu mengatur shutter speed antara satu dan lima belas detik. Kecepatan yang tepat sangat tergantung pada kondisi sebenarnya: kamu akan perlu bereksperimen secara cepat untuk mencari tahu pengaturan yang tepat.

Timing Bebas Tangan

Pilihan lainnya pada kebanyakan kamera adalah pengaturan Bulb (B), yang mana kamu bisa tetap membuka shutter selama yang kamu perlukan. Tekan ketika kembang api meletus, dan matikan ketika itu mulai memudar. Ini bisa berkerja dengan sangat baik.

6. Buat Komposisi

Komposisi penting ketika memotret kembang api. Saya menyebutkan sebelumnya pilihan mencantumkan obyek penting namun, untuk memulainya, paling baik untuk fokus dalam memastikan kamu berhasil memotret kembang api yang meletus. Sebuah lensa sudut lebar (20-28mm) kemungkinan yang paling baik.

Pikirkan tempat titik peluncuran berada. Dimanakah kembang api akan berada di langit? Ketinggian ledakan akan bervariasi, namun kamu tidak ingin terlihat harus melompat di udara mencoba untuk menerka dimana mereka akan meledak.

4th of July fireworks in Boston
Kembang Api 4 Juli di Boston oleh edan3/Envato Elements

7. Fokus

Saya menyarankan fokus manual untuk fotografi kembang api. Atur lensa menjadi tidak terbatas, atau pada titik hiperfokal untuk memastikan Depth of Field yang maksimum bagi lansekap.

Jika kamu tidak memiliki pengaturan manual, maka pengaturan Landscape adalah yang terbaik. Gunakan ledakan pertama untuk memfokuskan lensa dan kemudian sesuaikan semestinya.

8. "Burst Mode"

Kamu juga memiliki pilihan untuk mengambil ledakan pertama atau berbagai ledakan kembang api di dalam satu frame tunggal. Sebuah frame tunggal memerlukanmu untuk membuka shutter selama durasi satu ledakan tersebut. Sebuah foto dengan berbagai ledakan memerlukanmu untuk membuka shutter selama durasi banyak ledakan tersebut, yang mana jauh lebih mudah dengan mode bulb (jika kamu memilikinya pada kameramu).

Sebuah trik yang banyak digunakan fotografer ketika memotret banyak ledakan kembang api dalam satu frame adalah menggunakan kartu tebal berwarna hitam untuk menutupi lensa di antara ledakan. Ini mengurangi jumlah cahaya yang tidak diinginkan yang masuk di antara ledakan yang diinginkan.

9. Sisakan Untuk Bagian Penutup

Sangat penting untuk diingat bahwa kembang api terbaik selalu datang di akhir pertunjukan, jadi penting bahwa kamu memiliki memori yang cukup pada kartu agar bisa bertahan hingga akhir pertunjukan. Akan sulit untuk menilai kapan akhir pertunjukannya, jadi teruslah memotret. Kamu bisa selalu membuang foto yang tak berguna, namun kamu akan sangat kesal jika melewatkan bagian akhirnya yang megah!

10. Jadilah Kreatif!

Fotografi kembang api bukanlah tugas sederhana, namun bisa sangat memuaskan ketika dilakukan dengan baik. Pepatah lama "latihan membuat sempurna" sangat benar di sini: semakin sering kamu melakukannya, kamu akan semakin mengerti pengaturan yang diperlukan dan cara membuat foto yang dramatis. Setelah kamu menguasai dasar-dasarnya, kamu bisa memikirkan tentang bereksperimen dengan exposure yang lebih lama dan mencakup struktur, orang, pantulan dan lansekap untuk membuat sendiri foto kembang api yang menakjubkan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.